<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Artikel Magnet &#187; Control Panel</title>
	<atom:link href="http://artikel.magnet-id.com/category/control-panel/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://artikel.magnet-id.com</link>
	<description>Kumpulan Panduan, Tutorial dan Informasi Magnet</description>
	<lastBuildDate>Thu, 22 Jul 2010 12:50:52 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Mengupdate cPanel menggunakan Screen</title>
		<link>http://artikel.magnet-id.com/control-panel/mengupdate-cpanel-menggunakan-screen/</link>
		<comments>http://artikel.magnet-id.com/control-panel/mengupdate-cpanel-menggunakan-screen/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Jul 2010 12:41:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Magnet Hosting</dc:creator>
				<category><![CDATA[Control Panel]]></category>
		<category><![CDATA[cPanel]]></category>
		<category><![CDATA[WHM]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://artikel.magnet-id.com/?p=1516</guid>
		<description><![CDATA[GNU Screen atau screen adalah free terminal multiplesking yang memungkinkan user mengakses beberapa terminal session yang terpisah di dalam satu jendela terminal atau remote session terminal. screen berguna saat kita ingin menjalankan beberapa program dari command line dalam satu waktu, sehingga program-program tersebut nanti akan berjalan terpisah dari jendela terminal utama.

Kegunaan paling penting dari screen [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">GNU Screen atau screen adalah free terminal multiplesking yang memungkinkan user mengakses beberapa terminal session yang terpisah di dalam satu jendela terminal atau remote session terminal. screen berguna saat kita ingin menjalankan beberapa program dari command line dalam satu waktu, sehingga program-program tersebut nanti akan berjalan terpisah dari jendela terminal utama.</p>
<p><span id="more-1516"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Kegunaan paling penting dari screen adalah untuk menyimpan terminal session jika dalam proses berlangsung kita logout atau koneksi remote tiba-tiba terputus, proses dalam terminal-terminal lainnya yang dibuka dibawah screen masih dapat terus berjalan. Amat sangat bermanfaat jika kita ingin melakukan proses yang berlangsung lama di server remote dimana kondisi koneksi internet yang tidak stabil.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Instalasi Screen</strong></p>
<p>Untuk Debian dan Ubuntu aplikasi screen dapat diinstall dengan menjalankan perintah berikut :</p>
<p><em>Debian</em>:</p>
<pre class="brush: bash">aptitude install screen</pre>
<p><em>Ubuntu</em>:</p>
<pre class="brush: bash">sudo aptitude install screen</pre>
<p>Jika menggunakan OS CentOS dapat diinstall dengan menjalankan perintah :</p>
<pre class="brush: bash">yum install screen</pre>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Menggunakan Screen</strong></p>
<p>Untuk menjalankan Screen, jalankan perintah berikut:</p>
<pre class="brush: bash">screen</pre>
<p>perintah tersebut akan membuka secara otomatis sebuah terminal baru yang merupakan sebuah halaman screen session.</p>
<pre><em>Shortcut </em>:
- CTRL + A C
digunakan untuk membuat sebuah screen session baru.
- CTRL + A N
digunakan untuk berpindah ke next screen session.
- CTRL + A P
digunakan untuk berpindah ke previous  screen session.
- CTRL + A D
digunakan untuk memisahkan terminal dari screen session (tanpa mematikan proses yang terdapat dalam session)
- CTRL + D
digunakan untuk mematikan/menterminasi session screen yang saat itu sedang dipilih
</pre>
<p>Untuk kembali masuk ke screen session dan melihat proses yang masih berlangsung, jalankan perintah berikut:</p>
<pre class="brush: bash">screen -r</pre>
<p>Apabila ingin keluar dari screen session terminal setelah proses di dalam screen session selesai, gunakan perintah berikut:</p>
<pre class="brush: bash">exit</pre>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Update cPanel menggunakan screen</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Akan sangat menyusahkan bila koneksi terputus pada saat kita melakukan update untuk mesin cPanel kita. Belum lagi jika cPanel kita mengalami error karena proses update yang gagal. Oleh karena itu berikut ini akan diberikan sedikit tips untuk melakukan update cPanel menggunakan screen.</p>
<p style="text-align: justify;">Seperti biasa untuk melakukan update cPanel cukup dengan menjalankan perintah berikut <em>/scripts/upcp</em>, namun bila dengan screen maka langkahnya akan sedikit berbeda.</p>
<p>Pertama buat session screen baru:</p>
<pre class="brush: bash">screen</pre>
<p style="text-align: justify;">Setelah itu bila layar sudah terbuat baru dan di judul window sudah berubah menjadi [screen 0: bash], maka tinggal jalankan perintah untuk melakukan update cPanel:</p>
<pre class="brush: bash">/scripts/upcp</pre>
</p>
<p>Tinggal menunggu sampai proses update selesai dan window SSH dapat ditutup jika diperlukan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://artikel.magnet-id.com/control-panel/mengupdate-cpanel-menggunakan-screen/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menggunakan PHP5 dan PHP4 pada Server cPanel</title>
		<link>http://artikel.magnet-id.com/control-panel/menggunakan-php5-dan-php4-pada-server-cpanel/</link>
		<comments>http://artikel.magnet-id.com/control-panel/menggunakan-php5-dan-php4-pada-server-cpanel/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 31 Aug 2009 07:55:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Magnet Hosting</dc:creator>
				<category><![CDATA[Control Panel]]></category>
		<category><![CDATA[cPanel]]></category>
		<category><![CDATA[PHP]]></category>
		<category><![CDATA[WHM]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://artikel.magnet-id.com/?p=1405</guid>
		<description><![CDATA[Easy Apache 3 (EA3), fasilitas yang disediakan oleh cPanel /WHM untuk melakukan pengelolaan konfigurasi Apache dan PHP menyediakan fitur bagi kita untuk menjalankan PHP versi 5 dan PHP versi 4 secara bersamaan.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Easy Apache 3 (EA3), fasilitas yang disediakan oleh cPanel /WHM untuk melakukan pengelolaan konfigurasi Apache dan PHP menyediakan fitur bagi kita untuk menjalankan PHP versi 5 dan PHP versi 4 secara bersamaan.</p>
<p><span id="more-1405"></span>Artikel ini mengasumsikan bahwa anda sudah memiliki pengalaman dengan EA, WHM dan cPanel, serta sudah mengetahui konfigurasi modul apa saja yang ingin dipanggil / load.</p>
<h2>Versi Default</h2>
<p>Dalam contoh ini kita akan menggunakan PHP 5 sebagai versi default, artinya apabila file yang diproses memiliki akhiran (<em>extension)</em> .php, maka PHP 5 yang akan memproses, sementara apabila file tersebut memiliki akhiran .php4, maka PHP 4 yang akan memproses.</p>
<h2>Easy Apache Versi PHP</h2>
<p>Jalankan perintah /scripts/easyapache pada shell</p>
<pre class="brush: bash">/scripts/easyapache</pre>
<p>Atau pada VPS akan membutuhkan parameter tambahan</p>
<pre class="brush: bash">/scripts/easyapache --skip-xen-broken-xm-check</pre>
<p>Apabila anda melanjutkan konfigurasi dari konfigurasi yang sudah ada silahkan mulai dari konfigurasi tersebut (pilihan default konfigurasi eksisting). Ikuti langkah konfigurasi awal, menentukan versi Apache yang ingin digunakan, kemudian pada saat anda diminta untuk memilih versi PHP yang ingin digunakan, pilih kedua-duanya (PHP 4 dan PHP 5).</p>
<p><a  href="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/php4danphp5.gif" class="thickbox no_icon" rel="gallery-1405" title="php4danphp5"><img class="aligncenter size-full wp-image-1413" title="php4danphp5" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/php4danphp5.gif" alt="php4danphp5" width="600" height="398" /></a></p>
<p>Kemudian pilih <em>minor </em>versi PHP, dalam contoh ini akan dikonfigurasikan untuk PHP 4.4.9 dan PHP 5.2.10.</p>
<p><a  href="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/versiphpminor.gif" class="thickbox no_icon" rel="gallery-1405" title="versiphpminor"><img class="aligncenter size-full wp-image-1414" title="versiphpminor" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/versiphpminor.gif" alt="versiphpminor" width="600" height="399" /></a></p>
<p>Pada langkah terakhir (option), masuk ke <em>Exhaustive Options List</em>, yang akan membuka semua direktif option yang tersedia.</p>
<p><a  href="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/exhaustiveoption.gif" class="thickbox no_icon" rel="gallery-1405" title="exhaustiveoption"><img class="aligncenter size-full wp-image-1415" title="exhaustiveoption" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/exhaustiveoption.gif" alt="exhaustiveoption" width="600" height="398" /></a></p>
<p>Pastikan bahwa anda memberikan tanda silang (memilih) pada modul-modul Apache dan PHP yang ingin diload.</p>
<h2>Concurrent DSO atau CGI?</h2>
<p>EA3 memungkinkan kita untuk memanggil libphp5 dan libphp4 secara berbarengan, direktif ini dapat anda temukan pada Option List Apache dan PHP di langkah akhir Easy Apache.</p>
<p><a  href="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/concurrent-dso.gif" class="thickbox no_icon" rel="gallery-1405" title="concurrent-dso"><img class="aligncenter size-full wp-image-1410" title="concurrent-dso" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/concurrent-dso.gif" alt="concurrent-dso" width="600" height="399" /></a></p>
<p>Apabila anda ingin menggunakan PHP sebagai Modul Apache, maka silahkan dipilih opsi ini, Kedua versi apache akan berjalan bersamaan sebagai modul Apache.</p>
<blockquote><p>Concurrent PHP Patch pada Easy Apache hanya perlu diaktifkan ketika anda ingin memanggil kedua versi PHP sebagai Modul Apache (DSO), apabila anda menggunakan SuPHP, CGI atau FCGI maka <em>option </em>ini harus didisable.</p></blockquote>
<p>Pada contoh ini kita akan menggunakan SuPHP, sehingga PHP akan berjalan sebagai proses terpisah (CGI) atas nama owner script, konfigurasi ini cukup umum digunakan meskipun memiliki kelemahan membutuhkan lebih banyak RAM, namun lebih aman karena proses berjalan sebagai user dan bukan sebagai <em>nobody</em>.</p>
<p><a  href="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/cgiphp.gif" class="thickbox no_icon" rel="gallery-1405" title="cgiphp"><img class="aligncenter size-full wp-image-1417" title="cgiphp" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/cgiphp.gif" alt="cgiphp" width="600" height="399" /></a></p>
<p>Silahkan dipilih SuPHP, dan klik OK pada layar konfirmasi. Setelah semua modul yang diperlukan sudah dipilih, silahkan lakukan kompilasi Apache dan PHP dan tunggu sampai proses selesai dilakukan.</p>
<h2>Konfigurasi Suexec dan PHP (WHM)</h2>
<p>Setelah Easy Apache selesai melakukan kompilasi ulang Apache dan PHP berserta modulnya, silahkan pastikan bahwa  penggunaan dua versi PHP sudah aktif, hal ini dapat dilakukan melalui melalui menu Main &gt;&gt; Service Configuration &gt;&gt; Apache Configuration &gt;&gt; Configure Suexec and PHP.</p>
<p><a  href="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/phphandler.gif" class="thickbox no_icon" rel="gallery-1405" title="phphandler"><img class="aligncenter size-full wp-image-1421" title="phphandler" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/phphandler.gif" alt="phphandler" width="600" height="248" /></a></p>
<p>Pilih SuPHP sebagai PHP4 dan PHP5 Handler (apabila belum) dan klik Save New Configuration.</p>
<h2>PHP Info</h2>
<p>Untuk melihat / melakukan pengetesan, silahkan buat dua buah file info.php dan info.php4 yang berisi perintah phpinfo(), kemudian panggil file tersebut melalui <em>browser</em>.</p>
<p><a  href="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/infophp.gif" class="thickbox no_icon" rel="gallery-1405" title="infophp"><img class="aligncenter size-full wp-image-1422" title="infophp" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/infophp.gif" alt="infophp" width="600" height="367" /></a></p>
<p>dan PHP4</p>
<p><a  href="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/infophp4.gif" class="thickbox no_icon" rel="gallery-1405" title="infophp4"><img class="aligncenter size-full wp-image-1423" title="infophp4" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/infophp4.gif" alt="infophp4" width="600" height="377" /></a></p>
<h2>Referensi</h2>
<ul>
<li><a  href="http://www.docs.cpanel.net/twiki/bin/view/AllDocumentation/AllFAQ/PerlFAQ#Can_I_run_PHP4_PHP5_at_the_same" target="_blank">http://www.docs.cpanel.net/twiki/bin/view/AllDocumentation/AllFAQ/PerlFAQ#Can_I_run_PHP4_PHP5_at_the_same</a></li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://artikel.magnet-id.com/control-panel/menggunakan-php5-dan-php4-pada-server-cpanel/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Implementasi Rule Modsec ASL / Gotroot di Server cPanel</title>
		<link>http://artikel.magnet-id.com/control-panel/implementasi-rule-modsec-asl-gotroot-di-server-cpanel/</link>
		<comments>http://artikel.magnet-id.com/control-panel/implementasi-rule-modsec-asl-gotroot-di-server-cpanel/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 10 Aug 2009 13:23:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Magnet Hosting</dc:creator>
				<category><![CDATA[Control Panel]]></category>
		<category><![CDATA[cPanel]]></category>
		<category><![CDATA[Modsec]]></category>
		<category><![CDATA[Security]]></category>
		<category><![CDATA[WHM]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://artikel.magnet-id.com/?p=1387</guid>
		<description><![CDATA[Modsec dapat membantu server kita menghalau abuse aplikasi web pada layer terakhir, sebagai firewall untuk http modsec juga tergantung pada rule-set yang digunakan.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Modsec dapat membantu server kita menghalau abuse aplikasi web pada layer terakhir, sebagai firewall untuk http modsec juga tergantung pada rule-set yang digunakan.</p>
<p><span id="more-1387"></span></p>
<p>Gotroot merupakan komunitas praktisi IT yang mengoperasikan situs gotroot.com untuk berbagi pengalaman sesama praktisi IT di seluruh dunia. Salah satu yang sering dimanfaatkan adalah rule firewall untuk modsec yang memberikan perlindungan di tatanan aplikasi web (http firewall). Kumpulan rule tersebut saat ini berdiri sendiri dalam bentuk di bawah bendera Prometheus Global dengan nama <strong>Atomic Secure Linux </strong>atau <strong>ASL</strong>.</p>
<p>ASL sebagai sebuah aplikasi berdiri sendiri / <em>standalone</em> memiliki prosedur instalasi terpisah dan tidak dapat digabungkan dengan mudah ke server dengan cPanel / WHM karena cPanel / WHM merupakan aplikasi independen yang berjalan di server kita serta melakukan penguncian terhadap beberapa paket aplikasi linux karena diatur sendiri oleh repo miliknya untuk disesuaikan dengan rilis aplikasi terkait.</p>
<h2>Mod Security</h2>
<p>Yang akan dilakukan saat ini adalah menggunakan rule yang dimiliki oleh ASL ke dalam modsec server cPanel yang kita kelola. ASL sendiri memberikan layanan cuma-cuma ataupun GRATIS terhadap rule modsec-nya meskipun <em>delay</em> 30 hari dari rule yang berbayar. Tentunya dengan implementasi manual ini kita tidak dapat menikmati <em>automatic update</em> yang ditawarkan oleh ASL.</p>
<blockquote><p>Pastikan bahwa modsec sudah terinstall di server cPanel anda, hal ini dapat dilakukan melalui <em>EasyApache</em> dan di WHM bagian plugin dapat kita akses interface ke pengaturan config modsec dan lognya.</p></blockquote>
<p>Apabila menu Modsec sudah ada, berarti fitur ini sudah diaktifkan melalui <em>easyapache</em>, Modsec sendiri merupakan modul dari Apache, sehingga instalasinya di server cpanel dapat dilakukan melalui <em>easyapache</em>.</p>
<p><a  href="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/modsec-menu.jpg" class="thickbox no_icon" rel="gallery-1387" title="modsec-menu"><img class="aligncenter size-full wp-image-1394" title="modsec-menu" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/modsec-menu.jpg" alt="modsec-menu" width="202" height="147" /></a>Apabila belum ada Mod Security, maka modul tersebut harus diinstall terlebih dahulu, silahkan mencari referensi di situs cpanel.net atau referensi lainnya di internet mengenai bagaimana melakukan instalasi modul Modsec di cpanel melalui <em>easyapache</em>.</p>
<h2>Layout Modsec cPanel</h2>
<p>Ketika diinstall melalui <em>easyapache</em> secara default modsec akan diisi rule default dari cpanel, hal ini dapat dilihat melalui WHM &gt; Plugins &gt; Mod Security, klik edit config.</p>
<p><a  href="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/rule-default.jpg" class="thickbox no_icon" rel="gallery-1387" title="rule-default"><img class="aligncenter size-full wp-image-1397" title="rule-default" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/rule-default.jpg" alt="rule-default" width="620" height="172" /></a></p>
<p>Rule ini nantinya akan kita abaikan, namun kita tetap memanfaatkan logging system cpanel yang diintegrasikan dengan WHM, dapat anda lihat ketika anda masuk ke dalam interface Mod Security.</p>
<p>Rule dan config apache di dalam cpanel disimpan di dalam direktori /usr/local/apache/conf/ di dalam dua file yaitu;</p>
<pre>/usr/local/apache/conf/modsec2.conf
/usr/local/apache/conf/modsec2.user.conf</pre>
<p>File modsec2.conf dipanggil ketika service httpd di load oleh cPanel, dan kita akan memanfaatkan file ini untuk memanggil rule dari ASL yang akan kita lakukan kemudian, secara default file ini akan berisi;</p>
<pre># cat modsec2.conf
LoadFile /opt/xml2/lib/libxml2.so
LoadFile /opt/lua/lib/liblua.so
LoadModule security2_module  modules/mod_security2.so
&lt;IfModule mod_security2.c&gt;
SecRuleEngine On
# See http://www.modsecurity.org/documentation/ModSecurity-Migration-Matrix.pdf
# "Add the rules that will do exactly the same as the directives"
# SecFilterCheckURLEncoding On
# SecFilterForceByteRange 0 255
SecAuditEngine RelevantOnly
SecAuditLog logs/modsec_audit.log
SecDebugLog logs/modsec_debug_log
SecDebugLogLevel 0
SecDefaultAction "phase:2,deny,log,status:406"
SecRule REMOTE_ADDR "^127.0.0.1$" nolog,allow
Include "/usr/local/apache/conf/modsec2.user.conf"
&lt;/IfModule&gt;</pre>
<p>Perhatikan direktif Include, yang memanggil file kedua yang kita sebutkan, apabila kita melakukan edit rule melalui interface WHM, di file modsec2.user.conf inilah rule tersebut diletakkan, dan akan dipanggil ulang ketika service httpd diload.</p>
<h2>ASL Modsec Rule</h2>
<p>Ikuti langkah berikut untuk menggunakan rule (delayed / gratis) dari ASL; Download rule tersebut;</p>
<pre class="brush: bash">cd /usr/local/src/
wget http://downloads.prometheus-group.com/delayed/rules/modsec-2.5-free-latest.tar.gz</pre>
<p>Extract file tersebut dan persiapkan layout untuk rule asl kita;</p>
<pre class="brush: bash">tar xzvf modsec-2.5-free-latest.tar.gz
mkdir /etc/asl
cp -Rv modsec/* /etc/asl/</pre>
<p>Perhatikan bahwa kita membuat direktori di dalam /etc/ untuk menempatkan file rule modsec dari asl, lakukan ulang langkah ini dan modifikasi selanjutnya apabila anda ingin mengupdate rule anda.</p>
<p>Disable asl_scanner rule apabila anda tidak menggunakannya;</p>
<pre class="brush: bash">cd /etc/asl/
vi 05_asl_scanner.conf</pre>
<p>Berikan tanda pagar / <em>comment</em> pada bagian rule di file tersebut menjadi seperti ini;</p>
<pre>#SecUploadFileMode 0644
#SecRule FILES_TMPNAMES "@inspectFile /usr/bin/modsec-clamscan.pl" \
#       "id:351000,rev:1,severity:2,msg:'Malicious File upload attempt',log,deny,auditlog,status:403,t:none"</pre>
<p>Kemudian kita disable rule rbl modsec, karena rule ini akan memeriksa apakah IP Address pengunjung server / situs kita masuk ke dalam database rbl / spamhouse, hal ini kita lakukan karena banyak IP Address dari Indonesia yang masuk ke dalam daftar rbl, sehingga besar kemungkinan pemeriksaan ini akan memunculkan <em>complaint</em> dari pengguna mengingat IP Address yang mereka gunakan adalah IP Address <em>dynamic</em> dari ISP.</p>
<pre class="brush: bash">vi 00_asl_rbl.conf</pre>
<p>Berikan pagar / <em>comment</em> pada rule Global RBL rules menjadi seperti ini;</p>
<pre>#Global RBL rules
#SecRule REMOTE_ADDR "!@pmFromFile /etc/asl/whitelist" \
#"chain,deny, log, id:350000,rev:2,msg:'Global RBL Match: IP is on the xbl.spamhaus.org Blacklist',severity:'1'"
#SecRule REMOTE_ADDR "@rbl xbl.spamhaus.org"</pre>
<p>Buat / kopi file whitelist.txt menjadi whitelist, file ini akan berisi url yang kita bypass dari pemeriksaan di rule selanjutnya, apabila kita tidak kopi maka mod_sec akan mengeluhkan bahwa file tersebut tidak ada;</p>
<pre class="brush: bash">cp whitelist.txt whitelist</pre>
<blockquote><p>Untuk mendisable rule di dalam kompilasi rule ASL ini kita dapat melakukan per rule, caranya adalah dengan memberikan tanda pagar di depan rule yang ingin kita disable seperti contoh di atas.</p></blockquote>
<h2>Integrasi dengan cPanel</h2>
<p>Secara sederhana hal ini dapat kita lakukan dengan memanggil kumpulan rule yang baru saja kita buat melalui file modsec2.conf.</p>
<pre class="brush: bash">vi /usr/local/apache/conf/modsec2.conf</pre>
<p>Buat menjadi sebagai berikut;</p>
<pre>LoadFile /opt/xml2/lib/libxml2.so
LoadFile /opt/lua/lib/liblua.so
LoadModule security2_module  modules/mod_security2.so
&lt;IfModule mod_security2.c&gt;
SecRuleEngine On
# See http://www.modsecurity.org/documentation/ModSecurity-Migration-Matrix.pdf
# "Add the rules that will do exactly the same as the directives"
# SecFilterCheckURLEncoding On
# SecFilterForceByteRange 0 255
SecAuditEngine RelevantOnly
SecAuditLog logs/modsec_audit.log
SecDebugLog logs/modsec_debug_log
SecDebugLogLevel 0
SecDefaultAction "phase:2,deny,log,status:406"
SecRule REMOTE_ADDR "^127.0.0.1$" nolog,allow
# Include "/usr/local/apache/conf/modsec2.user.conf"
Include "/etc/asl/*asl*.conf"
&lt;/IfModule&gt;</pre>
<p>Perhatikan direktif Include terakhir yang akan memanggil semua file dengan regex *asl*.conf dari dalam direktori /etc/asl/, kemudian restart service httpd.</p>
<pre class="brush: bash">/scripts/restartsrv_httpd</pre>
<p>Log dapat kita monitor melalui WHM, ataupun dengan melakukan <em>tailing</em> file modsec_audit.log;</p>
<pre class="brush: bash">tail -f /usr/local/apache/logs/modsec_audit.log</pre>
<p>Salah satu contoh log di WHM;</p>
<p><a  href="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/modsec-log.jpg" class="thickbox no_icon" rel="gallery-1387" title="modsec-log"><img class="aligncenter size-full wp-image-1399" title="modsec-log" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/modsec-log.jpg" alt="modsec-log" width="620" height="191" /></a></p>
<blockquote><p>Melalui log, kita dapat mengetahui rule mana yang bekerja ketika firewall aktif, log dapat kita manfaatkan untuk mencari rule yang terlalu galak dan mungkin tidak sesuai dengan kondisi yang kita inginkan.</p></blockquote>
<h2>Update Rule</h2>
<p>Rule update dapat kita ambil melalui http://downloads.prometheus-group.com/delayed/rules/, ulangi langkah di atas ketika anda melakukan update rule.</p>
<h2>Referensi</h2>
<ul>
<li><a  href="http://gotroot.com/" target="_blank">http://gotroot.com/</a></li>
<li><a  href="http://www.progllc.com/products/asl.html">http://www.progllc.com/products/asl.html</a></li>
<li><a  href="http://www.atomicorp.com/wiki/index.php/Atomic_ModSecurity_Rules" target="_blank">http://www.atomicorp.com/wiki/index.php/Atomic_ModSecurity_Rules</a></li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://artikel.magnet-id.com/control-panel/implementasi-rule-modsec-asl-gotroot-di-server-cpanel/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengupdate Lisensi cPanel di Server Anda</title>
		<link>http://artikel.magnet-id.com/control-panel/mengupdate-lisensi-cpanel-di-server-anda/</link>
		<comments>http://artikel.magnet-id.com/control-panel/mengupdate-lisensi-cpanel-di-server-anda/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 09 Aug 2009 08:55:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Magnet Hosting</dc:creator>
				<category><![CDATA[Control Panel]]></category>
		<category><![CDATA[cPanel]]></category>
		<category><![CDATA[License]]></category>
		<category><![CDATA[WHM]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://artikel.magnet-id.com/?p=1377</guid>
		<description><![CDATA[Apabila karena satu dan lain hal kita lupa untuk memperpanjang lisensi cPanel / WHM di server atau vps yang kita gunakan, ikuti langkah berikut untuk melakukan update lisensi sehingga server atau vps memperbaharui file lisensi cpanel.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Apabila karena satu dan lain hal kita lupa untuk memperpanjang lisensi cPanel / WHM di server atau vps yang kita gunakan, ikuti langkah berikut untuk melakukan update lisensi sehingga server atau vps memperbaharui file lisensi cpanel.</p>
<p><span id="more-1377"></span>Apabila lisensi cpanel kita expired, maka user tidak dapat melakukan login baik ke WHM maupun cPanel, anda akan dihadapkan pada pesan bahwa lisensi anda telah expired.</p>
<h2>Verifikasi Lisensi cPanel</h2>
<p>Apabila kita sudah melakukan perpanjangan, lakukan verifikasi terlebih dahulu melalui URL <a  href="http://www.cpanel.net/apps/verify/" target="_blank">http://www.cpanel.net/apps/verify/</a>, masukkan IP Address utama server (yang terdaftar sebagai pemilik lisensi cPanel) dan klik Verify.</p>
<p><a  href="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/verify-masukkan-ip.jpg" class="thickbox no_icon" rel="gallery-1377" title="verify-masukkan-ip"><img class="aligncenter size-full wp-image-1380" title="verify-masukkan-ip" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/verify-masukkan-ip.jpg" alt="verify-masukkan-ip" width="620" height="403" /></a></p>
<p>Perhatikan hasil dari query IP Address yang anda masukkan, secara garis besar, apabila berwarna Hijau, maka lisensi anda dalam keadaan aktif, apabila berwarna abu-abu, maka lisensi anda dalam keadaan disabled / non-aktif.</p>
<p><a  href="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/verify-history-license.jpg" class="thickbox no_icon" rel="gallery-1377" title="verify-history-license"><img class="aligncenter size-full wp-image-1383" title="verify-history-license" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/verify-history-license.jpg" alt="verify-history-license" width="620" height="167" /></a></p>
<p>Di halaman tersebut juga anda dapat memperhatikan hal-hal sebagai berikut;</p>
<ul>
<li>Sejarah / History License cPanel anda</li>
<li>Nama Paket (External, Internal, VPS / VZZO, YEAR dan TEST)</li>
<li>Partner cPanel tempat kita mendaftarkan lisensi</li>
<li>Dan tentunya Status (Active atau Expired / Deactivated)</li>
</ul>
<h2>Mengupdate Lisensi Server cPanel</h2>
<p>Apabila lisensi anda dalam keadaan aktif, silahkan login melalui ssh sebagai root, dan jalankan perintah berikut;</p>
<pre># /usr/local/cpanel/cpkeyclt
Updating Internal cPanel Information....................Done</pre>
<p>Buka kembali WHM anda, apabila semua berjalan lancar maka Lisensi Server cPanel anda sudah diperbaharui.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://artikel.magnet-id.com/control-panel/mengupdate-lisensi-cpanel-di-server-anda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Membuat dan Mengelola Child Name Server</title>
		<link>http://artikel.magnet-id.com/control-panel/membuat-dan-mengelola-child-name-server/</link>
		<comments>http://artikel.magnet-id.com/control-panel/membuat-dan-mengelola-child-name-server/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 07 Aug 2009 15:16:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Magnet Hosting</dc:creator>
				<category><![CDATA[Control Panel]]></category>
		<category><![CDATA[Domain]]></category>
		<category><![CDATA[Name Server]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://artikel.magnet-id.com/?p=1341</guid>
		<description><![CDATA[Apabila anda mendaftarkan domain melalui Magnet Hosting, anda dapat memanfaatkan fasilitas child name server yang memungkinkan anda menentukan sendiri nama name server yang ingin anda gunakan.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Apabila anda mendaftarkan domain melalui Magnet Hosting, anda dapat memanfaatkan fasilitas child name server yang memungkinkan anda menentukan sendiri nama name server yang ingin anda gunakan.</p>
<p><span id="more-1341"></span></p>
<blockquote><p>Agar domain anda dapat tetap resolve, anda harus juga memiliki zona authoritative di dalam name server yang digunakan oleh domain anda, child name server bukan untuk membantu anda melakukan hal ini.</p></blockquote>
<p>Child Name Server adalah Name Server yang didaftarkan melalui registrar domain tempat kita mendaftarkan domain, entry ini hanya dapat didaftarkan oleh pemilik domain, misalnya anda dapat mendaftarkan nsx dan nsy.domainanda.com hanya apabila anda merupakan pemilik domain domainanda.com, dan apabila anda memang memiliki hak akses untuk memanfaatkan fasilitas ini.</p>
<h2>Login ke LogicBoxes</h2>
<p>LogicBoxes merupakan solusi pengelolaan domain termasuk control panel yang digunakan oleh banyak registrar domain yang cukup besar di dunia. Salah satunya adalah Public Domain Registrar (PDR) atau DirecTI atau ResellerClub yang digunakan oleh Magnet Hosting untuk mendaftarkan domain.</p>
<p>Apabila anda mendaftarkan domain melalui Magnet Hosting, hampir dapat dipastikan anda dapat melakukan login ke Interface LogicBoxes Magnet melalui <a  href="http://access.magnet-id.com/" target="_blank">http://access.magnet-id.com/</a>. Gunakan username dalam bentuk e-mail dan password yang sama dengan yang anda gunakan untuk login ke http://manage.magnet-id.com ketika pertama kali anda melakukan pendaftaran.</p>
<p><a  href="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/login-logicbox.jpg" class="thickbox no_icon" rel="gallery-1341" title="login-logicbox"><img class="aligncenter size-full wp-image-1347" title="login-logicbox" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/login-logicbox.jpg" alt="login-logicbox" width="500" height="271" /></a></p>
<p>Setelah anda melakukan login, silahkan akses halaman domain yang ingin anda buat child name servernya, hal ini dapat dilakukan salahsatunya dengan menuliskan nama domain anda di kolom Jump To Domain dan pilih Domain Registration Service kemudian klik tanda panah.</p>
<p><a  href="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/jumptodomain.jpg" class="thickbox no_icon" rel="gallery-1341" title="jumptodomain"><img class="aligncenter size-full wp-image-1350" title="jumptodomain" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/jumptodomain.jpg" alt="jumptodomain" width="500" height="275" /></a></p>
<h2>Membuat Child Name Server</h2>
<p>Setelah anda masuk ke halaman detil domain anda, anda dapat mengakses fasilitas Child Name Server melalui link Manage Child Name Server di menu sebelah atas.</p>
<p><a  href="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/manage-child-click.jpg" class="thickbox no_icon" rel="gallery-1341" title="manage-child-click"><img class="aligncenter size-full wp-image-1351" title="manage-child-click" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/manage-child-click.jpg" alt="manage-child-click" width="620" height="292" /></a></p>
<p>Agar anda dapat menklik link tersebut, domain anda harus dalam keadaan <strong>unlocked</strong>, pastikan bahwa anda mengunci kembali domain anda setelah anda melakukan modifikasi / penambahan yang diinginkan.</p>
<p><a  href="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/addnewchild.jpg" class="thickbox no_icon" rel="gallery-1341" title="addnewchild"><img class="aligncenter size-full wp-image-1352" title="addnewchild" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/addnewchild.jpg" alt="addnewchild" width="620" height="122" /></a>Pada menu child name server, di bagian atas (Child Name Server) akan kosong apabila anda baru pertama kali menggunakan fasilitas ini. Silahkan perhatikan bagian Add New Child Name Server dan tambahkan hostname, misalnya dns1, kemudian masukkan IP Address yang ingin kita daftarkan misalnya 117.103.57.10 dan Klik Submit.</p>
<p><a  href="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/addnewchild2.jpg" class="thickbox no_icon" rel="gallery-1341" title="addnewchild2"><img class="aligncenter size-full wp-image-1353" title="addnewchild2" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/addnewchild2.jpg" alt="addnewchild2" width="620" height="135" /></a></p>
<p>Setelah kita klik submit, akan muncul di bagian Child Name Server entry yang barusan kita daftarkan, dalam hal ini kita telah membuat Child Nam Server dengan informasi dns1.magnethost.cc dan IP Address 117.103.57.10. Harap diperhatikan bahwa IP tersebut diasumsikan adalah Name Server Authoritative (salah satunya) yang menyimpan zona authoritative untuk domain magnethost.cc, apabila tidak, maka domain yang kita arahkan melalui child name server tidak akan berhasil resolve.</p>
<p>Kemudian kita tambahkan entry child name server kedua dengan informasi dns2.magnethost.cc dengan IP Address 173.45.244.46, perhatikan bahwa untuk mengarahkan domain ke name server tertentu, anda harus minimal memiliki 2 name server yang dianjurkan kedua name server tersebut terpisah secara geografis untuk menjamin <em>availibility</em> name server yang melayani domain yang kita miliki.</p>
<p>Apabila kedua entry tersebut sudah kita buat dengan baik, kita dapat mengarahkan domain tersebut, misalnya magnethost.cc ke dua child name server yang baru saja kita buat, contohnya dns1 dan dns2.magnethost.cc.</p>
<h2>Mengelola Child Name Server</h2>
<p>Pengelolaan Child Name Server dapat dilakukan misalnya apabila anda ingin menghapus, merubah IP Address ataupub merubah hostname dari Child Name Server yang sudah kita daftarkan melalui fasilitas yang sama.</p>
<h2>Informasi Lain</h2>
<ul>
<li>Satu buah entry Child Name Server dapat diasosiasikan dengan sampai dengan 13 IP Address unik, kecuali untuk .EU yang hanya bisa maksimal 9 dan .UK maksimal 10.</li>
<li>IP Address v6 (IPv6) juga dapat dimasukkan sebagai IP Address yang terasosiasi dengan child Name Server kecuali untuk .WS dan .NAME.</li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://artikel.magnet-id.com/control-panel/membuat-dan-mengelola-child-name-server/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Instalasi Fantastico De Luxe di Server cPanel Anda</title>
		<link>http://artikel.magnet-id.com/control-panel/instalasi-fantastico-de-luxe-di-server-cpanel-anda/</link>
		<comments>http://artikel.magnet-id.com/control-panel/instalasi-fantastico-de-luxe-di-server-cpanel-anda/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 06 Aug 2009 16:36:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Magnet Hosting</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aplikasi Web]]></category>
		<category><![CDATA[Control Panel]]></category>
		<category><![CDATA[CentOS]]></category>
		<category><![CDATA[cPanel]]></category>
		<category><![CDATA[Fantastico]]></category>
		<category><![CDATA[Instalasi]]></category>
		<category><![CDATA[WHM]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://artikel.magnet-id.com/?p=1320</guid>
		<description><![CDATA[Fantastico De Luxe merupakan autoinstaller untuk server cPanel, dapat digunakan dalam bentuk plugin dengan lisensi yang terpisah dari lisensi cPanel. Fantastico De Luxe memungkinkan pengguna cPanel untuk melakukan instalasi puluhan aplikasi open source dengan sangat mudah.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Fantastico De Luxe merupakan autoinstaller untuk server cPanel, dapat digunakan dalam bentuk plugin dengan lisensi yang terpisah dari lisensi cPanel. Fantastico De Luxe memungkinkan pengguna cPanel untuk melakukan instalasi puluhan aplikasi open source dengan sangat mudah.</p>
<p><span id="more-1320"></span></p>
<p>Untuk melakukan instalasi plugin Fantastico De Luxe Autoinstaller di cPanel / WHM, pada prinsipnya ada 3 langkah yang harus kita lakukan sebagai berikut;</p>
<ul>
<li>Menggantikan Wget dengan versi yang dianjurkan oleh fantastico untuk memastikan bahwa instalasi di langkah ke 3 berhasil dilakukan.</li>
<li>Melakukan instalasi plugin ke dalam WHM.</li>
<li>Melakukan instalasi Fantastico De Luxe Autoinstallernya sendiri, yang akan mengambil / melakukan download terhadap aplikasi web yang nantinya dapat diinstall langsung oleh pengguna cPanel.</li>
</ul>
<blockquote><p>Tulisan ini mengasumsikan bahwa anda menggunakan cPanel / WHM dan CentOS 64 bit, untuk architecture yang lain mohon dipelajari melalui link di bagian referensi.</p></blockquote>
<h2>Reinstalasi Wget</h2>
<p>Apabila anda tidak melakukan reinstalasi wget, kemungkinan besar, setelah langkah ketiga (instalasi fantastico dilakukan) selesai, fantastico akan tetap menganggap bahwa instalasi belum dilakukan, hal ini diklaim sebagai bug dari wget yang datang bersama CentOS.</p>
<p>Untuk melakukan instalasi ulang wget, kita akan melakukan download source wget rilis terbaru;</p>
<pre class="brush: bash">cd /usr/local/src/
wget http://ftp.gnu.org/gnu/wget/wget-latest.tar.gz
tar xfz wget-latest.tar.gz</pre>
<p>Uninstall wget dari sistem kita;</p>
<pre class="brush: bash">yum remove wget</pre>
<p>Lakukan kompilasi wget yang sebelumnya kita download</p>
<pre class="brush: bash">cd wget-*
./configure --prefix=/usr
make
make test
make install
cd ../
rm -Rf wget-*</pre>
<p>Masukan wget sebagai paket yang diexclude oleh yum agar tidak akan diproses ketika kita misalnya menjalankan perintah yum install wget; buka file yum.conf</p>
<pre class="brush: bash">vi /etc/yum.conf</pre>
<p>Masukkan wget di akhir direktif exclude =</p>
<h2>Instalasi Plugin</h2>
<p>Kita akan mengaktifkan plugin Fantastico De Luxe agar selanjutnya langkah instalasi akan dilakukan melalui interface WHM;</p>
<pre class="brush: bash">cd /usr/local/cpanel/whostmgr/docroot/cgi
wget -N http://files.betaservant.com/files/free/fantastico_whm_admin.tgz
tar -xzpf fantastico_whm_admin.tgz
rm -rf fantastico_whm_admin.tgz</pre>
<p>Setelah langkah di atas selesai kita lakukan, interface Fantastico De Luxe akan dapat diakses melalui WHM.</p>
<h2>Instalasi Fantastico De Luxe</h2>
<p>Silahkan login ke WHM anda sebagai root, di sidebar WHM bagian Plugin anda akan menemukan link ke interface Fantastico De Luxe WHM Admin;</p>
<p><a  href="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/plugin-fantastico.gif" class="thickbox no_icon" rel="gallery-1320" title="plugin-fantastico"><img class="aligncenter size-full wp-image-1332" title="plugin-fantastico" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/plugin-fantastico.gif" alt="plugin-fantastico" width="220" height="168" /></a></p>
<p>Silahkan klik link tersebut, anda akan masuk ke dalam interface Admin Fantastico De Luxe.</p>
<p><a  href="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/clicktoinstall.jpg" class="thickbox no_icon" rel="gallery-1320" title="clicktoinstall"><img class="aligncenter size-full wp-image-1334" title="clicktoinstall" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/clicktoinstall.jpg" alt="clicktoinstall" width="620" height="475" /></a>Silahkan klik <em>Click Here to start the installation process,</em> anda akan di bawa ke halaman konfigurasi awal, secara default proses instalasi sudah dapat dilanjutkan, silahkan klik Install untuk memulai instalasi.</p>
<p><a  href="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/installstart.jpg" class="thickbox no_icon" rel="gallery-1320" title="installstart"><img class="aligncenter size-full wp-image-1336" title="installstart" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/installstart.jpg" alt="installstart" width="620" height="244" /></a></p>
<p>Proses instalasi akan melakukan download terhadap source file aplikasi yang nantinya akan dapat diinstall secara mudah melalui cPanel, pastikan bahwa server anda memiliki bandwidth internasional yang mencukupi, karena file tersebut akan didownload dari sisi internasional. Untuk pengguna layanan Dedicated Server  / VPS Magnet, dipersilahkan untuk melakukan <em>request</em> burst bandwidth sebelum melakukan instalasi.</p>
<p><a  href="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/prosesinstall.jpg" class="thickbox no_icon" rel="gallery-1320" title="prosesinstall"><img class="aligncenter size-full wp-image-1337" title="prosesinstall" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/prosesinstall.jpg" alt="prosesinstall" width="620" height="207" /></a></p>
<blockquote><p>Selama proses berlangsung, koneksi antara pc anda dengan server anda dan koneksi server anda dengan internet tidak boleh terputus, karena hal tersebut akan menyebabkan proses instalasi harus diulang dari awal.</p></blockquote>
<p>Setelah proses selesai, klik settings untuk melakukan konfigurasi Fantastico De Luxe yang baru saja kita install;</p>
<p><a  href="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/settingfantastico.jpg" class="thickbox no_icon" rel="gallery-1320" title="settingfantastico"><img class="aligncenter size-full wp-image-1339" title="settingfantastico" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/settingfantastico.jpg" alt="settingfantastico" width="620" height="198" /></a></p>
<p>Sesuaikan terutama direktif berikut;</p>
<ul>
<li>PHPSuExec Installed? (installed / not installed)</li>
<li>Is this server a VPS Server? (Yes / No)</li>
</ul>
<p>Jangan lupa juga untuk mengaktifkan Fantastico De Luxe di Default Feature WHM; WHM &gt; Feature Manager &gt; Default dan Klik Edit, periksa apakah Fantastico De Luxe sudah diberikan <em>checkmark</em>.</p>
<h2>Referensi</h2>
<ul>
<li><a  href="http://www.netenberg.com/forum/index.php?topic=950.0" target="_blank">http://www.netenberg.com/forum/index.php?topic=950.0</a></li>
<li><a  href="http://www.netenberg.com/forum/index.php?topic=5430.0" target="_self">http://www.netenberg.com/forum/index.php?topic=5430.0</a></li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://artikel.magnet-id.com/control-panel/instalasi-fantastico-de-luxe-di-server-cpanel-anda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Membatasi Pengiriman E-mail per Domain di cPanel</title>
		<link>http://artikel.magnet-id.com/control-panel/membatasi-pengiriman-e-mail-per-domain-di-cpanel/</link>
		<comments>http://artikel.magnet-id.com/control-panel/membatasi-pengiriman-e-mail-per-domain-di-cpanel/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 05 Aug 2009 06:36:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Magnet Hosting</dc:creator>
				<category><![CDATA[Control Panel]]></category>
		<category><![CDATA[cPanel]]></category>
		<category><![CDATA[E-mail]]></category>
		<category><![CDATA[Exim]]></category>
		<category><![CDATA[WHM]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://artikel.magnet-id.com/?p=1312</guid>
		<description><![CDATA[cPanel / WHM memungkinkan kita untuk membatasi jumlah e-mail yang dikirimkan oleh masing-masing domain per jam. Untuk merubah konfigurasi ini anda harus memiliki akses root.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>cPanel / WHM memungkinkan kita untuk membatasi jumlah e-mail yang dikirimkan oleh masing-masing domain per jam. Untuk merubah konfigurasi ini anda harus memiliki akses root.</p>
<p><span id="more-1312"></span>Apabila anda menggunakan server / vps anda untuk memberikan layanan <em>shared hosting </em>ataupun <em>reseller hosting</em>, ada baiknya anda memberikan batasan terhadap jumlah e-mail yang dikirimkan setiap jamnya. Hal ini untuk mencegah aktifitas SPAM yang terjadi secara sengaja ataupun tidak mengganggu kinerja server anda.</p>
<p>Apabila terdapat script pengiriman e-mail massal yang mengirimkan ratusan bahkan ribuan e-mail melalui server / vps anda, jumlah e-mail di dalam queue Exim akan bertambah dan otomatis akan mempertinggi load cpu server anda dan kemungkinan besar akan mengganggu kinerja services yang lain misalnya httpd maupun mysql.</p>
<h2>Memberikan Batasan Secara Keseluruhan</h2>
<p>Apabila anda sudah melakukan login sebagai root ke WHM anda, batasan per domain ini dapat anda setup melalui Menu Tweak Settings.</p>
<p><a  href="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/tweaksetting.jpg" class="thickbox no_icon" rel="gallery-1312" title="tweaksetting"><img class="aligncenter size-full wp-image-1315" title="tweaksetting" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/tweaksetting.jpg" alt="tweaksetting" width="620" height="94" /></a></p>
<p>Apabila anda sudah berada di dalam halaman Tweak Settings, silahkan ubah direktif &#8220;The Maximum Each Domain can send per hour&#8221;, secara default direktif tersebut memiliki nilai &#8220;0&#8243; yang artinya unlimited, dan tidak ada batasan jumlah e-mail yang dapat dikirimkan oleh masing-masing domain per jamnya.</p>
<p><a  href="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/maximumsend.jpg" class="thickbox no_icon" rel="gallery-1312" title="maximumsend"><img class="aligncenter size-full wp-image-1316" title="maximumsend" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/maximumsend.jpg" alt="maximumsend" width="620" height="105" /></a></p>
<p>Ubah nilai tersebut dan klik save.</p>
<h2>Memberikan Batasan per Domain</h2>
<p>Apabila anda ingin memberikan batasan berbeda untuk domain tertentu, bisa dilakukan melalui shell, silahkan tambahkan namadomain.com = limit di file /var/cpanel/maxemails.</p>
<p>Contohnya;</p>
<pre># cat /var/cpanel/maxemails
domain1.com=500</pre>
<p>Artinya anda memberikan batasan berbeda untuk domain1.com sebesar 500 e-mail per jam, berbeda dengan limit keseluruhan yang misalnya 100 e-mail per jam.</p>
<p>Setelah anda memasukkan namadomain.com = limit ataupun menambahkan, anda harus menjalankan terlebih dahulu script rebuild max email config sebagai berikut;</p>
<pre># /scripts/build_maxemails_config</pre>
<p>Script tersebut akan membuat file di /var/cpanel/maxemailsperdomain/, seperti contoh berikut;</p>
<pre># ls  /var/cpanel/maxemailsperdomain/
./  ../   domain1.com</pre>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://artikel.magnet-id.com/control-panel/membatasi-pengiriman-e-mail-per-domain-di-cpanel/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menggunakan Addon Domain di Account cPanel Anda</title>
		<link>http://artikel.magnet-id.com/control-panel/menggunakan-addon-domain-di-account-cpanel-anda/</link>
		<comments>http://artikel.magnet-id.com/control-panel/menggunakan-addon-domain-di-account-cpanel-anda/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 03 Aug 2009 08:23:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Magnet Hosting</dc:creator>
				<category><![CDATA[Control Panel]]></category>
		<category><![CDATA[cPanel]]></category>
		<category><![CDATA[Domain]]></category>
		<category><![CDATA[Name Server]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://artikel.magnet-id.com/?p=1269</guid>
		<description><![CDATA[Addon domain merupakan fasilitas untuk menambahkan domain lain ke account utama kita dengan isi yang berbeda dengan situs / account utama. Addon domain akan menjadikan direktori di dalam homedir user anda sebagai base www-dir, sehingga apabila diakses akan langsung mengakses direktori tersebut.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Addon domain merupakan fasilitas untuk menambahkan domain lain ke account utama kita dengan isi yang berbeda dengan situs / account utama. Addon domain akan menjadikan direktori di dalam homedir user anda sebagai base www-dir, sehingga apabila diakses akan langsung mengakses direktori tersebut.</p>
<p><span id="more-1269"></span>Dengan menggunakan fasilitas Addon Domain, anda dapat memiliki 2 domain di dalam satu account cPanel. Untuk dapat memanfaatkan fasilitas Addon Domain di Account cPanel shared hosting yang anda miliki di Magnet Hosting, pastikan bahwa anda menggunakan layanan yang memperbolehkan Addon Domain yaitu <strong>Medium, Enterprise 500 dan Enterprise 1000</strong>. Fitur lengkap layanan shared hosting dapat anda pelajari melalaui <a  href="http://www.magnet-id.com/shared-hosting/" target="_self">http://www.magnet-id.com/shared-hosting/</a>.</p>
<blockquote><p>Pastikan bahwa anda menggunakan paket layanan <strong>Medium, Enterprise 500</strong> atau <strong>Enterprise 1000</strong> untuk dapat memanfaatkan fasilitas ini.</p></blockquote>
<p>Fasilitas ini juga dapat anda pelajari melalui sidebar <em>interface</em> cPanel anda yang dapat anda lihat ketika anda sudah melakukan login.</p>
<p><a  href="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/addondomaincpanel.gif" class="thickbox no_icon" rel="gallery-1269" title="addondomaincpanel"><img class="aligncenter size-full wp-image-1271" title="addondomaincpanel" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/addondomaincpanel.gif" alt="addondomaincpanel" width="235" height="191" /></a>Angka x/y menunjukkan anda sudah menggunakan berapa (x) dari batasan yang diberikan (y). Apabila anda masih memiliki sisa batasan maka anda dapat memanfaatkan fasilitas ini.</p>
<p>Menu Addon Domain dapat anda akses melalui <em>interface</em> cPanel di bagian Domains.</p>
<p><a  href="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/domainsection.gif" class="thickbox no_icon" rel="gallery-1269" title="domainsection"><img class="aligncenter size-full wp-image-1272" title="domainsection" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/domainsection.gif" alt="domainsection" width="508" height="114" /></a></p>
<h2>Menambah Domain Addon</h2>
<p>Klik pada button Addon Domains untuk masuk ke dalam menu fasilitas Addon Domain. Anda akan diminta untuk memasukkan Nama Domain yang baru, masukkan sesusai nama domain yang ingin anda gunakan, misalnya namadomainanda.com. Setelah itu FTP username dan Document Root akan tergenerate secara default.</p>
<p><a  href="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/createnewaddon.gif" class="thickbox no_icon" rel="gallery-1269" title="createnewaddon"><img class="aligncenter size-full wp-image-1274" title="createnewaddon" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/createnewaddon.gif" alt="createnewaddon" width="620" height="281" /></a><strong>FTP Username </strong>adalah user FTP khusus yang nantinya akan mendapatkan akses langsung dan hanya ke dalam Document Root. Document Root adalah tempat data website / situs addon domain tersebut diletakkan. Kedua <em>value default </em>ini dapat anda ubah sesuai dengan keinginan anda, misalnya anda ingin agar Document Root untuk Addon Domain tersebut terletak di luar direktori public_html, misalnya;</p>
<pre>addon/newdomain.com</pre>
<p>Domain tersebut akan berada di dalam Home Direktori user cPanel anda, misalkan username anda adalah username, maka full pathnya (di mesin cPanel) akan menjadi /home/username/addon/newdomain.com. Apabila Document Root direktori belum ada, maka cPanel akan membuat secara otomatis direktori tersebut.</p>
<p>Untuk password silahkan dimasukkan password yang anda inginkan sebanyak dua kali atau manfaatkan fitur <em>Generate Password</em> dari form tersebut. Setelah semua terisi dengan baik silahkan klik Add Domain.</p>
<h2>Menyesuaikan Name Server Domain</h2>
<p>Domain baru anda akan langsung aktif dan akan dapat digunakan apabila name server untuk domain tersebut sudah di arahkan ke Name Server Magnet Hosting sebagai berikut;</p>
<pre>ns1.magnet-id.com
ns2.magnet-id.com
ns3.magnet-id.com
ns4.magnet-id.com</pre>
<p>Name Server untuk domain dapat anda arahkan di tempat anda mendaftarkan domain, atau apabila anda mendaftarkan domain di Magnet Hosting, secara <em>default</em> name server nya sudah mengarah ke Name Server Magnet Hosting.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://artikel.magnet-id.com/control-panel/menggunakan-addon-domain-di-account-cpanel-anda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Konfigurasi DNS Cluster cPanel</title>
		<link>http://artikel.magnet-id.com/control-panel/konfigurasi-dns-cluster-cpanel/</link>
		<comments>http://artikel.magnet-id.com/control-panel/konfigurasi-dns-cluster-cpanel/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 02 Aug 2009 21:18:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Magnet Hosting</dc:creator>
				<category><![CDATA[Control Panel]]></category>
		<category><![CDATA[cPanel]]></category>
		<category><![CDATA[DNS]]></category>
		<category><![CDATA[Name Server]]></category>
		<category><![CDATA[WHM]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://artikel.magnet-id.com/?p=1248</guid>
		<description><![CDATA[DNS Cluster merupakan beberapa Server cPanel yang memiliki rekaman Zona Authoritative yang sama dan saling melakukan sinkronisasi.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>DNS Cluster merupakan beberapa Server cPanel yang memiliki rekaman Zona Authoritative yang sama dan saling melakukan sinkronisasi.</p>
<p><span id="more-1248"></span>Server cPanel tersebut tidak harus menggunakan cPanel Full yang anda gunakan juga sebagai server shared hosting untuk pelanggan anda, namun dapat menggunakan cPanel DNS Only yang dapat dimanfaatkan secara GRATIS.</p>
<p>Dengan memanfaatkan DNS Cluster yang dimungkinkan oleh Server cPanel, anda dapat memisahkan Server yang melayani fungsi DNS, dan dapat memiliki contohnya hanya 2-4 Server DNS yang melayani seluruh server cPanel anda, dimanapun account pelanggan anda diletakkan, name servernya tidak perlu diubah. Hal ini sangat memudahkan apabila kita ingin melakukan migrasi account antar server, dan menjamin berjalannya fungsi Name Server dengan lebih baik.</p>
<h2><strong>Enable DNS Cluster di Masing-Masing Server</strong></h2>
<p>Untuk mengenable DNS Cluster di server cPanel anda dapat dilakukan melalui WHM &gt; Configure Cluster , pilih enable DNS Clustering dan Klik Change.</p>
<p><a  href="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/dnscluster.jpg" class="thickbox no_icon" rel="gallery-1248" title="dnscluster"><img class="aligncenter size-full wp-image-1256" title="dnscluster" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/dnscluster.jpg" alt="dnscluster" width="545" height="128" /></a></p>
<p>DNS Cluster telah di enable di server tersebut. Kemudian anda akan menghubungkan server DNS tersebut dengan server DNS lainnya, melalui Add New Server.</p>
<h2>Menambahkan server lain ke dalam Cluster</h2>
<p>Silahkan masukkan IP Address server cPanel atau cPanel DNS Only anda yang lainnya pada form Add New Server.</p>
<p><a  href="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/addnew.jpg" class="thickbox no_icon" rel="gallery-1248" title="addnew"><img class="aligncenter size-full wp-image-1258" title="addnew" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/addnew.jpg" alt="addnew" width="394" height="77" /></a></p>
<p>Setelah anda memasukkan IP Address dan klik Configure, anda akan diminta untuk melakukan setup <em>Remote Access Key</em>. Hal ini dibutuhkan untuk mengamankan komunikasi antara kedua server. Untuk mengambil / membuat Key tersebut silahkan click Link di bagian bawah, anda akan diminta login sebagai root ke server yang akan ditambahkan ke dalam cluster.</p>
<p><a  href="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/createtrust.jpg" class="thickbox no_icon" rel="gallery-1248" title="createtrust"><img class="aligncenter size-full wp-image-1259" title="createtrust" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/createtrust.jpg" alt="createtrust" width="440" height="458" /></a>Kopi Key yang anda dapatkan dari remote server dan paste di dalam form yang disediakan, apabila sudah, silahkan klik Submit. Server akan memeriksa validitas key tersebut, ketika <em>Trust Relationship</em> di antara kedua server sudah terbangun, Server yang tadi anda tambahkan akan muncul di list Server Cluster.</p>
<h2>Peranan / Role Server</h2>
<p>Terdapat dua jenis Role yaitu Standalone dan Synchronize Changes. Pada Role Stand Alone, Server di dalam cluster tersebut tidak akan diupdate rekaman Zonenya ketika terjadi perubahan di server kita. Pada Synchronize Changes, server di dalam cluster dengan role tersebut akan di sinkronisasi setiap terjadi perubahan di server kita baik penghapusan maupun perubahan Zone.</p>
<p><a  href="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/dnsrole.jpg" class="thickbox no_icon" rel="gallery-1248" title="dnsrole"><img class="aligncenter size-full wp-image-1261" title="dnsrole" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/dnsrole.jpg" alt="dnsrole" width="592" height="78" /></a></p>
<p>Setiap server tidak harus memiliki role yang sama, misalkan anda memiliki Server cPanel Full yang digunakan untuk pelanggan Shared Hosting, di dalam cluster terdapat 4 buah Server cPanel DNS Only, maka di server Shared Hosting semua server di dalam cluster memiliki Role Synchronized Change, sementara di dalam masing-masing Server cPanel DNS Only, Server Shared Hosting memiliki role standalone.</p>
<p>Setelah Server masuk ke dalam cluster kita, dan Role sudah disesuaikan, silahkan klik save. Lakukan hal yang sama di dalam server yang satu lagi mungkin dengan role yang berbeda, atau tidak perlu dilakukan apabila anda menggunakan Server cPanel DNS Only, karena sinkronisasi terjadi satu arah.</p>
<p>Apabila sebelumnya sudah ada Zona Authoritative di dalam server kita, silahkan lakukan sinkronisasi Zona ke semua server di dalam cluster melalui WHM &gt; DNS Functions &gt; Synchronized DNS Records.</p>
<p><a  href="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/sync.jpg" class="thickbox no_icon" rel="gallery-1248" title="sync"><img class="aligncenter size-full wp-image-1262" title="sync" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/sync.jpg" alt="sync" width="550" height="426" /></a></p>
<p>Pilih Synchronize All Zones to All Server dan klik Synchronize.</p>
<h2>Contoh Konfigurasi Cluster</h2>
<p>Gambar berikut memberikan ilustrasi hubungan antara Server yang dapat dijadikan sebagai contoh.</p>
<p><a  href="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/directlink.jpg" class="thickbox no_icon" rel="gallery-1248" title="directlink"><img class="aligncenter size-full wp-image-1264" title="directlink" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/directlink.jpg" alt="directlink" width="335" height="233" /></a></p>
<p>Pada contoh gambar di atas, webserver.example.com adalah server cPanel Full yang kita gunakan untuk menyimpan account pelanggan shared hosting kita. Sementara ns1 dan ns2.example.com merupakan Server cPanel DNS only yang bertugas khusus untuk menyimpan data authoritative domain account yang berada di webserver.example.com.</p>
<p>Setiap terjadi perubahan Zone, di WHM melalui menu DNS Functions &gt; Edit DNS Zone, maka webserver.example.com akan mengupdate Zona yang berada di ns1 dan ns2.example.com.</p>
<p>Beberapa keuntungan dengan DNS Cluster ini di antaranya;</p>
<ul>
<li>Kita dapat membagi beban kerja Name Server ke Server terpisah</li>
<li>Apabila Web Server mengalami down time, maka Zona DNS domain account yang diletakkan di server tersebut tidak menghilang.</li>
<li>Kedua Name Server dapat dipisahkan letak secara geografisnya untuk menjamin ketersediaan DNS untuk domain pelanggan shared hosting kita.</li>
</ul>
<p><strong>Referensi</strong></p>
<ul>
<li><a  href="http://twiki.cpanel.net/twiki/bin/view/AllDocumentation/WHMDocs/ConfigureCluster">http://twiki.cpanel.net/twiki/bin/view/AllDocumentation/WHMDocs/ConfigureCluster</a></li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://artikel.magnet-id.com/control-panel/konfigurasi-dns-cluster-cpanel/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Melakukan Login SSL VPN untuk Akses HyperVM</title>
		<link>http://artikel.magnet-id.com/control-panel/melakukan-login-ssl-vpn-untuk-akses-hypervm/</link>
		<comments>http://artikel.magnet-id.com/control-panel/melakukan-login-ssl-vpn-untuk-akses-hypervm/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 22 Jul 2009 21:20:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Magnet Hosting</dc:creator>
				<category><![CDATA[Control Panel]]></category>
		<category><![CDATA[Hypervm]]></category>
		<category><![CDATA[Security]]></category>
		<category><![CDATA[VPN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://artikel.magnet-id.com/?p=876</guid>
		<description><![CDATA[Pengguna Layanan VPS Magnet Hosting saat ini sudah dapat melakukan login ke fasilitas HyperVM untuk mengelola VPS yang dimilikinya melalui koneksi SSL VPN (Web Based). ]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pengguna Layanan VPS Magnet Hosting saat ini sudah dapat melakukan login ke fasilitas HyperVM untuk mengelola VPS yang dimilikinya melalui koneksi SSL VPN (Web Based). Untuk melakukan login, anda harus terlebih dahulu melakukan login ke SSL VPN Magnet Hosting yang username dan passwordnya sudah diberikan melalui e-mail ke masing-masing pengguna layanan, apabila anda kehilangan / tidak mendapatkan e-mail tersebut, mohon minta untuk dikirimkan kembali melalui Support Ticket Magnet Hosting.</p>
<p><span id="more-876"></span><strong>Kebutuhan Untuk Akses SSL VPN</strong></p>
<p>Untuk mengakses SSL VPN Magnet Hosting, anda akan membutuhkan Java SE Runtime Environment (JRE) yang versi terbarunya dapat anda download di situs Java http://java.sun.com/javase/downloads/index.jsp (pilih Java SE Runtime Environment (JRE)). Sesuaikan dengan Operating System yang anda gunakan di PC anda.</p>
<p><a  href="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/07/001-download-JRE.jpg" class="thickbox no_icon" rel="gallery-876" title="001-download-JRE"><img class="aligncenter size-full wp-image-878" title="001-download-JRE" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/07/001-download-JRE.jpg" alt="001-download-JRE" width="500" height="130" /></a></p>
<p>Lakukan instalasi JRE sebagaimana layaknya anda melakukan instalasi software di PC anda. Bagi yang menggunakan aplikasi web yang menggunakan JRE seperti Facebook, maka biasanya JRE sudah terinstall di dalam PC anda.</p>
<p><strong>Login ke SSL VPN</strong></p>
<p>SSL VPN nantinya akan membuat Tunnel SSL dari PC yang anda gunakan ke fasilitas HyperVM Magnet Hosting, tunnel ini akan dilakukan melalui ip private, karena layanan HyperVM Magnet Hosting yang pada keadaan normal dapat anda akses melalui https://axe.magnet-id.com:8887 saat ini diblokir, dan akses hanya dapat dilakukan setelah anda melakukan login ke SSL VPN Magnet Hosting.</p>
<p>Untuk  login ke SSL VPN Magnet Hosting silahkan buka di browser anda URL berikut;</p>
<pre>http://vpn.magnet-id.com/</pre>
<p>Masukkan username yang anda terima di e-mail, formatnya adalah username.vm, username.vm ini sama dengan username.vm yang biasa anda gunakan untuk melakukan akses ke HyperVM, namun passwordnya berbeda. Untuk password akses ke HyperVM dengan username.vm silahkan pelajari E-mail Aktifasi layanan anda.</p>
<p><a  href="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/07/002-username.jpg" class="thickbox no_icon" rel="gallery-876" title="002-username"><img class="aligncenter size-full wp-image-884" title="002-username" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/07/002-username.jpg" alt="002-username" width="500" height="183" /></a></p>
<p>Setelah anda memasukkan username, silahkan klik login, dan anda akan ditanyakan password Akses ke SSL VPN, silahkan masukkan password akses yang anda terima melalui E-mail.</p>
<p><a  href="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/07/003-password.jpg" class="thickbox no_icon" rel="gallery-876" title="003-password"><img class="aligncenter size-full wp-image-885" title="003-password" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/07/003-password.jpg" alt="003-password" width="500" height="188" /></a></p>
<p>Kemudian anda akan diminta untuk mereset password anda, sesuaikan password dengan keinginan anda. Hal ini hanya perlu dilakukan satu kali yaitu ketika anda melakukan login pertama kali.</p>
<p><a  href="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/07/004-changepass.jpg" class="thickbox no_icon" rel="gallery-876" title="004-changepass"><img class="aligncenter size-full wp-image-886" title="004-changepass" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/07/004-changepass.jpg" alt="004-changepass" width="500" height="164" /></a></p>
<p>Masukkan password lama anda (yang anda gunakan untuk login) dan masukkan password baru anda, samakan confirm new password dengan password baru anda. Setelah anda menekan link Save, maka anda sudah melakukan login ke fasilitas SSL VPN Magnet Hosting. Untuk membuat tunnel agar bisa melakukan akses ke HyperVM, silahkan launch Adito Agent melalui halaman SSL VPN tersebut.</p>
<p><strong>Launch Adito Agent</strong></p>
<p>Adito Agent adalah program java yang akan membuat tunnel antara PC anda dengan fasilitas HyperVM Magnet. Adito Agent adalah program java, sehingga seperti yang telah diserbut sebelumnya, anda akan membutuhkan JRE untuk menjalankan Adito Agent.</p>
<p><a  href="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/07/005-launchagent.jpg" class="thickbox no_icon" rel="gallery-876" title="005-launchagent"><img class="aligncenter size-full wp-image-888" title="005-launchagent" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/07/005-launchagent.jpg" alt="005-launchagent" width="500" height="199" /></a></p>
<p>Untuk menjalan Adito Agent, silahkan klik button Launch Adito Agent di sebelah kanan atas interface SSL VPN. Adito Agent setelah dijalankan akan secara otomatis membuat SSL Tunnel dengan nama HyperVM antara PC anda dengan server HyperVM Magnet Hosting. Untuk menyalakan tunnel secara manual dapat dilakukan melalui Link Resources &gt; SSL Tunnels.</p>
<p><a  href="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/07/006-adito-tray.jpg" class="thickbox no_icon" rel="gallery-876" title="006-adito-tray"><img class="aligncenter size-full wp-image-890" title="006-adito-tray" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/07/006-adito-tray.jpg" alt="006-adito-tray" width="209" height="145" /></a></p>
<p>Setelah berjalan dengan baik, pada operating system Windows, akan muncul icon di taskbar anda di sebelah kanan bawah. Untuk memastikan bahwa tunnel sudah berjalan dengan baik, silahkan klik kanan di icon tray tersebut dan pilih Tunnerl Monitor.</p>
<p><a  href="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/07/007-tunnelmonitor.jpg" class="thickbox no_icon" rel="gallery-876" title="007-tunnelmonitor"><img class="aligncenter size-full wp-image-891" title="007-tunnelmonitor" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/07/007-tunnelmonitor.jpg" alt="007-tunnelmonitor" width="500" height="142" /></a></p>
<p>Apabila muncul gambar seperti di atas maka Tunnel SSL antara PC anda dengan fasilitas HyperVM magnet yang berjalan di port SSL 8887 sudah dengan sukses dibuat. Apabila tunnel tersebut mati karena session, silahkan nyalakan kembali melalui icon tray adito agent di task bar anda, klik kanan, pilih Tunnel dan Pilih HyperVM.</p>
<p><a  href="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/07/008-createtunnel-tray.jpg" class="thickbox no_icon" rel="gallery-876" title="008-createtunnel-tray"><img class="aligncenter size-full wp-image-892" title="008-createtunnel-tray" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/07/008-createtunnel-tray.jpg" alt="008-createtunnel-tray" width="208" height="137" /></a></p>
<p><strong>Akses HyperVM</strong></p>
<p>Setelah tunnel SSL aktif, anda dapat melakukan login ke fasilitas HyperVM dengan membuka URL berikut di browser anda.</p>
<pre>http://xm.magnet-id.com</pre>
<p>URL tersebut akan otomatis melakukan redirect ke URL HyperVM Magnet Hosting. Lakukan login seperti biasa dengan menggunakan username.vm dan password yang telah diberikan pada E-mail aktifasi layanan VPS anda.</p>
<p><a  href="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/07/009-login-hypervm.jpg" class="thickbox no_icon" rel="gallery-876" title="009-login-hypervm"><img class="aligncenter size-full wp-image-895" title="009-login-hypervm" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/07/009-login-hypervm.jpg" alt="009-login-hypervm" width="500" height="244" /></a></p>
<p>Silahkan ajukan pertanyaan lebih lanjut terkait hal ini melalui Support Ticket Magnet Hosting.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://artikel.magnet-id.com/control-panel/melakukan-login-ssl-vpn-untuk-akses-hypervm/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Instalasi Phusion Passenger Pada Mesin cPanel</title>
		<link>http://artikel.magnet-id.com/control-panel/instalasi-phusion-passenger-pada-mesin-cpanel/</link>
		<comments>http://artikel.magnet-id.com/control-panel/instalasi-phusion-passenger-pada-mesin-cpanel/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 15 May 2009 21:07:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Magnet Hosting</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aplikasi Linux]]></category>
		<category><![CDATA[Control Panel]]></category>
		<category><![CDATA[Programming dan Framework]]></category>
		<category><![CDATA[cPanel]]></category>
		<category><![CDATA[Instalasi]]></category>
		<category><![CDATA[Passenger]]></category>
		<category><![CDATA[Ruby]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://artikel.magnet-id.com/?p=844</guid>
		<description><![CDATA[Phusion Passenger atau mod_rails atau mod_rack merupakan modul untuk Apache HTTP Server dan Nginx untuk mendeploy aplikasi Ruby, termasuk aplikasi yang dikembangkan menggunakan Framework Ruby on Rails. Artikel ini akan memberikan panduan langkah demi langkah untuk melakukan instalasi Phusion Passenger pada mesin cPanel anda.


Mesin cPanel menggunakan Apache sebagai HTTP Server, sebelum melakukan instalasi, pastikan bahwa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Phusion Passenger atau mod_rails atau mod_rack merupakan modul untuk Apache HTTP Server dan Nginx untuk mendeploy aplikasi Ruby, termasuk aplikasi yang dikembangkan menggunakan Framework Ruby on Rails. Artikel ini akan memberikan panduan langkah demi langkah untuk melakukan instalasi Phusion Passenger pada mesin cPanel anda.</p>
<p><span id="more-844"></span></p>
<p><a  href="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/05/passenger-rails.jpg" class="thickbox no_icon" rel="gallery-844" title="passenger-rails"><img class="aligncenter size-full wp-image-847" title="passenger-rails" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/05/passenger-rails.jpg" alt="passenger-rails" width="438" height="215" /></a></p>
<p>Mesin cPanel menggunakan Apache sebagai HTTP Server, sebelum melakukan instalasi, pastikan bahwa versi Apache yang digunakan oleh cpanel anda adalah versi 2.x. Hal ini dapat dilakukan melalui fasilitas easyapache di WHM, apabila belum, silahkan lakukan upgrade melalui fasilitas yang disediakan oleh easyapache.</p>
<p>cPanel sebenarnya telah mendukung aplikasi Ruby dan RoR dengan menggunakan Mongrel. Namun Phusion Passenger yang dapat dijalankan sebagai modul Apache menawarkan kelebihan yang dapat anda pelajari lebih lanjut di situs http://www.modrails.com/.</p>
<p><strong>Instalasi Ruby dan Ruby on Rails<br />
</strong></p>
<p>Lakukan instalasi Ruby dan Ruby on Rails terlebih dahulu.</p>
<pre class="brush: bash">/scripts/installruby
/usr/local/cpanel/bin/ror_setup</pre>
<p><strong>Instalasi Phusion Passenger</strong></p>
<pre class="brush: bash">gem install passenger
cd /usr/local/bin/
ln -s /usr/local/apache/bin/apxs
ln -s /usr/local/apache/include/ /usr/include/apr-1
export APR_CONFIG=/usr/local/apache/bin/apr-1-config
export APU_CONFIG=/usr/local/apache/bin/apu-1-config</pre>
<p>Install Passenger sebagai modul Apache;</p>
<pre class="brush: bash">passenger-install-apache2-module</pre>
<p><strong>Konfigurasi Apache<br />
</strong></p>
<p>Masukkan direktif berikut pada file /usr/local/apache/conf/includes/pre_virtualhost_global.conf (buat terlebih dahulu filenya);</p>
<pre class="brush: bash">vi /usr/local/apache/conf/includes/pre_virtualhost_global.conf</pre>
<p>Masukkan;</p>
<pre>LoadModule passenger_module /usr/lib/ruby/gems/1.8/gems/passenger-2.2.2/ext/apache2/mod_passenger.so
PassengerRoot /usr/lib/ruby/gems/1.8/gems/passenger-2.2.2
PassengerRuby /usr/bin/ruby</pre>
<p>Restart httpd server cpanel</p>
<pre class="brush: bash">/scripts/restartsrv_httpd</pre>
<p>Passenger sudah terinstall sebagai modul pada Apache anda.</p>
<p><strong>Deployment Ruby on Rails Application</strong></p>
<p>Untuk menjalankan aplikasi RoR, silahkan upload aplikasi anda ke home direktori user terkait, jalankan setup dan buat ulang public_html user terkait sebagai symbolic link ke folder public aplikasi yang ingin dijalankan.</p>
<p><strong><br />
</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://artikel.magnet-id.com/control-panel/instalasi-phusion-passenger-pada-mesin-cpanel/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Instalasi Webmin pada Server Debian</title>
		<link>http://artikel.magnet-id.com/control-panel/instalasi-webmin-pada-server-debian/</link>
		<comments>http://artikel.magnet-id.com/control-panel/instalasi-webmin-pada-server-debian/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 15 May 2009 13:21:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Magnet Hosting</dc:creator>
				<category><![CDATA[Control Panel]]></category>
		<category><![CDATA[Debian]]></category>
		<category><![CDATA[Instalasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://artikel.magnet-id.com/?p=832</guid>
		<description><![CDATA[Webmin merupakan aplikasi pengelolaan mesin Linux berbasis web, yang dapat dibuka melalui browser modern. Aplikasi pengelolaan termasuk  pembuatan akun pengguna baru, konfigurasi Apache, DNS, file sharing dan lain lain.
Instalasi webmin pada Debian dapat dilakukan melalui paket .deb yang sudah disediakan oleh pengembang webmin.
Download terlebih dahulu paket .deb Webmin;
cd /usr/src/
wget http://www.magnet-id.com/download/webmin/debian-etch/webmin_1.470_all.deb
dpkg --install webmin_1.470_all.deb
Apabila instalasi gagal dilakukan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Webmin merupakan aplikasi pengelolaan mesin Linux berbasis web, yang dapat dibuka melalui browser modern. Aplikasi pengelolaan termasuk  pembuatan akun pengguna baru, konfigurasi Apache, DNS, file sharing dan lain lain.</p>
<p><span id="more-832"></span>Instalasi webmin pada Debian dapat dilakukan melalui paket .deb yang sudah disediakan oleh pengembang webmin.</p>
<p>Download terlebih dahulu paket .deb Webmin;</p>
<pre>cd /usr/src/
wget http://www.magnet-id.com/download/webmin/debian-etch/webmin_1.470_all.deb
dpkg --install webmin_1.470_all.deb</pre>
<p>Apabila instalasi gagal dilakukan karena permasalahan dependencies, silahkan lakukan perintah berikut;</p>
<pre class="brush: bash">apt-get install perl libnet-ssleay-perl openssl libauthen-pam-perl libpam-runtime libio-pty-perl libmd5-perl</pre>
<p>Setelah instalasi selesai, webmin dapat diakses melalui https://ip.address.anda:10000 atau melalui nama domain apabila sudah disetup DNS nya. Pastikan bahwa tidak ada firewall yang melakukan blokir pada port 10000.</p>
<p><a  href="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/05/webmin-interface.jpg" class="thickbox no_icon" rel="gallery-832" title="webmin-interface"><img class="aligncenter size-medium wp-image-833" title="webmin-interface" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/05/webmin-interface-300x153.jpg" alt="webmin-interface" width="300" height="153" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://artikel.magnet-id.com/control-panel/instalasi-webmin-pada-server-debian/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Instalasi HyperVM untuk Xen VPS di Server Anda</title>
		<link>http://artikel.magnet-id.com/control-panel/instalasi-hypervm-untuk-xen-vps-di-server-anda/</link>
		<comments>http://artikel.magnet-id.com/control-panel/instalasi-hypervm-untuk-xen-vps-di-server-anda/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 15 May 2009 12:18:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Magnet Hosting</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aplikasi Linux]]></category>
		<category><![CDATA[Control Panel]]></category>
		<category><![CDATA[Hypervm]]></category>
		<category><![CDATA[Instalasi]]></category>
		<category><![CDATA[Xen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://artikel.magnet-id.com/?p=816</guid>
		<description><![CDATA[HyperVM merupakan control panel untuk melakukan pengelolaan account vps (guest / domU) anda yang saat ini sangat digemari karena harganya yang tergolong murah. HyperVM dapat digunakan dengan kernel Xen dan openVZ (salah satu), meskipun masih terus dikembangkan, namun sudah sangat layak digunakan pada lingkungan produksi. Tulisan ini akan memberikan langkah sederhana untuk melakukan instalasi HyperVM [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>HyperVM merupakan control panel untuk melakukan pengelolaan account vps (guest / domU) anda yang saat ini sangat digemari karena harganya yang tergolong murah. HyperVM dapat digunakan dengan kernel Xen dan openVZ (salah satu), meskipun masih terus dikembangkan, namun sudah sangat layak digunakan pada lingkungan produksi. Tulisan ini akan memberikan langkah sederhana untuk melakukan instalasi HyperVM tanpa harus melakukan download template file.</p>
<p><span id="more-816"></span></p>
<p>Secara default, proses instalasi akan melakukan download file template ke server lxlabs.com, meskipun ada parameter yang bisa diberikan pada saat instalasi sehingga hal ini tidak terjadi namun sepertinya parameter tersebut belum / tidak dapat digunakan.</p>
<p><strong>Persiapan Partisi</strong></p>
<p>Untuk menggunakan Xen, server anda harus dipersiapkan skema partisinya, berbeda openVZ yang menggunakan file base storage, Xen pada hypervm menggunakan partisi LVM untuk menyimpan data guest VPS yang ada di dalamnya.</p>
<p>Yang harus kita lakukan pada saat instalasi adalah menyediakan Volume Group kosong (tanpa Logical Volume) untuk nantinya digunakan oleh guest VPS. Secara general HyperVM tidak membutuhkan space besar, yang terbesar dibutuhkan adalah untuk menyimpan file template operating system. Selain itu secara <em>temporary</em>, HyperVM membutuhkan partisi /tmp yang besar jika ingin melakukan pemindahan guest vps dari satu server ke server yang lain (master &#8211; slave move server).</p>
<p>Apabila anda memiliki HDD 250 GB silahkan buat skema partisi sebagai berikut;</p>
<pre>/boot 100 MB
swap 2-4 GB
/ 40 GB
sisanya buat VG kosong, misal beri nama VG-Xen sebesar kurang lebih 180 GB (sisa)</pre>
<p><strong>Operating System</strong></p>
<p>Operating System yang dapat anda gunakan untuk keperluan ini adalah CentOS dan Fedora, CentOS lebih dipilih oleh Magnet karena beberapa alasan. Lakukan instalasi seperti biasa, pilih virtualization group ketika melakukan instalasi. Di dalam langkah ini kita akan melakukan instalasi kernel Xen berdasarkan preferensi CentOS, pada CentOS 5.2 versi yang digunakan adalah  Xen version 3.1.2-92.1.22.el5 dengan kernel 2.6.18-92.1.22.el5xen.</p>
<p>Apabila sudah terinstall tanpa group Virtualization, silahkan lakukan yum groupinstall Virtualization, dan ubah entry pada /boot/grub/menu.lst, ubah default di bagian atas sesuaikan dengan kernel Xen seperti kernel /xen.gz-2.6.18-92.1.22.el5. Urutan booting dimulai dari 0, jadi kalau entry kernel Xen terletak di paling atas, silahkan ubah default menjadi 0.</p>
<p><strong>Instalasi HyperVM</strong></p>
<p>Setelah instalasi Operating System selesai dilakukan silahkan ikuti langkah berikut;</p>
<p><span style="text-decoration: underline;">Disable SE Linux</span></p>
<p><strong> </strong>
<pre class="brush: bash">setenforce 0</pre>
<p><span style="text-decoration: underline;">Download OS Template</span></p>
<p>Agar pada saat instalasi HyperVM tidak melakukan download ke server download LxLabs, silahkan kopi terlebih dahulu file OS template baik untuk Xen maupun untuk OpenVZ. Apabila server anda terletak di Indonesia dan terhubung dengan Jaringan IIX / OpenIXP, anda bisa melakukan download ke url yang disediakan oleh Magnet Hosting sebagai berikut.</p>
<p>File template Xen pada HyperVM diletakkan di dalam /home/hypervm/xen/template, dan untuk OpenVZ ada di /vz/template/cache, buat terlebih dahulu kedua direktori tersebut.</p>
<pre class="brush: bash">mkdir -p /home/hypervm/xen/template
mkdir -p /vz/template/cache</pre>
<p>Lakukan download ke Server Magnet Hosting, mohon diperhatikan bahwa template yang ada di Server Magnet Hosting belum tentu selalu update, apabila pada versi terbaru HyperVM ada ostemplate baru yang belum masuk di Server Magnet, maka installer akan melakukan download ke Server Download LxLabs.</p>
<p>Server download LxLabs bisa diakses di <a  title="Download URL LxLabs" href="http://download.lxlabs.com/download/">http://download.lxlabs.com/download/</a>, template Xen ada di vmtemplate, sementara template OpenVZ ada di direktori vps template. Untuk Server Magnet, template Xen dapat didownload melalui <a  href="http://www.magnet-id.com/download/HyperVM-template/xen/">http://www.magnet-id.com/download/HyperVM-template/xen/</a>,  dan template OpenVZ di <a  href="http://www.magnet-id.com/download/HyperVM-template/vz/">http://www.magnet-id.com/download/HyperVM-template/vz/</a>.</p>
<p>Perintah download</p>
<pre class="brush: bash">cd /home/hypervm/xen/template/
wget http://www.magnet-id.com/download/HyperVM-template/xen/centos-4-i386-afull.tar.gz
wget http://www.magnet-id.com/download/HyperVM-template/xen/centos-5-i386-afull.tar.gz
wget http://www.magnet-id.com/download/HyperVM-template/xen/centos-5-i386-hostinabox574.tar.gz
wget http://www.magnet-id.com/download/HyperVM-template/xen/debian-3.1-i386-default.tar.gz
wget http://www.magnet-id.com/download/HyperVM-template/xen/fedora-core-6-i386.tar.gz
wget http://www.magnet-id.com/download/HyperVM-template/xen/gentoo-2006-i386-default.tar.gz
wget http://www.magnet-id.com/download/HyperVM-template/xen/windows-lxblank.img

cd /vz/template/cache
wget http://www.magnet-id.com/download/HyperVM-template/vz/centos-5-i386-afull.tar.gz
wget http://www.magnet-id.com/download/HyperVM-template/vz/centos-5-i386-hostinabox574.tar.gz
wget http://www.magnet-id.com/download/HyperVM-template/vz/debian-4.0-i386-minimal.tar.gz
wget http://www.magnet-id.com/download/HyperVM-template/vz/fedora-core-5-i386-afull.tar.gz
wget http://www.magnet-id.com/download/HyperVM-template/vz/gentoo-20060317-i686-stage3.tar.gz
wget http://www.magnet-id.com/download/HyperVM-template/vz/opensuse-10-i386-default.tar.gz
wget http://www.magnet-id.com/download/HyperVM-template/vz/ubuntu-6.06-i386-minimal.tar.gz</pre>
<p><span style="text-decoration: underline;">Download Installer HyperVM</span></p>
<pre class="brush: bash">cd /root/
wget http://download.lxlabs.com/download/hypervm/production/hypervm-install-master.sh</pre>
<p><span style="text-decoration: underline;">Lakukan Instalasi HyperVM</span></p>
<pre class="brush: bash">chmod 0700 hypervm-install-master.sh
sh ./hypervm-install-master.sh --virtualization-type=NONE</pre>
<p>Instalasi HyperVM akan berlangsung sesuai dengan kecepatan download server anda. Setelah selesai silahkan reboot server anda.</p>
<p><span style="text-decoration: underline;">Paska Instalasi</span></p>
<p>Setelah server direboot silahkan lakukan hal-hal berikut;</p>
<pre class="brush: bash">cd /usr/local/lxlabs/hypervm/httpdocs/
lphp.exe ../bin/misc/fixcentos5xen.php</pre>
<p>Apabila driver Xen tidak secara otomatis dikenali;</p>
<pre class="brush: bash">cd /usr/local/lxlabs/hypervm/httpdocs/
lphp.exe ../bin/common/setdriver.php --server=localhost --class=vps --driver=xen</pre>
<p>HyperVM anda dapat diakses melalui http://ip.address.anda:8888 atau https://ip.address.anda:8887 atau dengan menggunakan hostname / domain apabila Zona DNS anda sudah diatur.</p>
<p><span style="text-decoration: underline;">Pendaftaran Lisensi</span></p>
<p>Untuk mendaftarkan lisensi HyperVM anda silahkan register terlebih dahulu ke http://lxlabs.com/register/. Setelah login anda akan dapat membuat lisensi untuk IP Server anda, dan bisa menentukan sendiri untuk berapa VPS lisensi anda berlaku (dapat diupdate sesuai perkembangan). Lisensi HyperVM akan termasuk lisensi LxAdmin (sekarang bernama Kloxo Hosting Platform), dengan harga yang sangat murah (0.5 USD @ Guest VPS).</p>
<p>Untuk server lainnya anda tidak perlu melakukan instalasi master, HyperVM dapat dibuat dalam format kelompok master &#8211; slave yang terintegrasi dengan fungsi-fungsi cluster seperti pemindahan VPS dari satu Node ke Node yang lain.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://artikel.magnet-id.com/control-panel/instalasi-hypervm-untuk-xen-vps-di-server-anda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Additional Listening Port untuk Exim Pada Server cPanel</title>
		<link>http://artikel.magnet-id.com/control-panel/additional-listening-port-untuk-exim-pada-server-cpanel/</link>
		<comments>http://artikel.magnet-id.com/control-panel/additional-listening-port-untuk-exim-pada-server-cpanel/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Feb 2009 08:05:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Magnet Hosting</dc:creator>
				<category><![CDATA[Control Panel]]></category>
		<category><![CDATA[E-mail]]></category>
		<category><![CDATA[Exim]]></category>
		<category><![CDATA[Mail Server]]></category>
		<category><![CDATA[WHM]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://artikel.magnet-id.com/?p=765</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa ISP (Internet Service Provider) melakukan blokir terhadap port 25 yang menyebabkan pengguna hosting pada server cpanel yang anda sediakan tidak dapat menggunakan jasa SMTP yang merupakan salah satu service yang disediakan oleh cPanel melalui Exim MTA.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa <strong>ISP</strong> (<em>Internet Service Provider</em>) melakukan blokir terhadap port 25 yang menyebabkan pengguna hosting pada server cpanel yang anda sediakan tidak dapat menggunakan jasa SMTP yang merupakan salah satu <em>service</em> yang disediakan oleh cPanel melalui Exim MTA.</p>
<p><span id="more-765"></span></p>
<p>Exim dapat dikonfigurasi untuk *mendengar* pada port lain selain port 25, secara default, port yang digunakan adalah port 26, anda direkomendasikan untuk tidak merubah additional port menjadi port lain terkecuali port tersebut juga diblokir oleh ISP anda. Apabila anda melakukan perubahan port, pastikan bahwa port tersebut tidak digunakan oleh <em>service</em> lain dan tidak diblokir oleh firewall server anda.</p>
<p>Ikuti langkah berikut untuk membuka port tambahan Exim pada cPanel;</p>
<ul>
<li>Log in ke WHM anda sebagai root.</li>
<li>Di menu sebelah kiri WHM (side bar) masuk kebagian <strong>Service Configuration &gt;&gt; Service Manager.</strong></li>
</ul>
<p><a  href="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/02/exim-add-port-1.jpg" class="thickbox no_icon" rel="gallery-765" title="exim-add-port-1"><img class="aligncenter size-full wp-image-771" title="exim-add-port-1" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/02/exim-add-port-1.jpg" alt="exim-add-port-1" width="281" height="214" /></a></p>
<ul>
<li>Di Sebelah kanan berikan tanda contreng / check mark pada <strong>Enabled dan Monitor</strong>, <strong>Exim on Another Port.</strong></li>
</ul>
<p><a  href="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/02/exim-add-port-2.jpg" class="thickbox no_icon" rel="gallery-765" title="exim-add-port-2"><img class="aligncenter size-medium wp-image-772" title="exim-add-port-2" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/02/exim-add-port-2-300x77.jpg" alt="exim-add-port-2" width="300" height="77" /></a></p>
<ul>
<li>Klik Save, Exim akan *mendengar* di Additional Port.</li>
<li>Lakukan pemeriksaan dengan menggunakan telnet ke port tersebut.</li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://artikel.magnet-id.com/control-panel/additional-listening-port-untuk-exim-pada-server-cpanel/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Memanfaatkan ASSP Deluxe cPanel Front End</title>
		<link>http://artikel.magnet-id.com/control-panel/memanfaatkan-assp-deluxe-cpanel-front-end/</link>
		<comments>http://artikel.magnet-id.com/control-panel/memanfaatkan-assp-deluxe-cpanel-front-end/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 31 Jan 2009 12:06:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Magnet Hosting</dc:creator>
				<category><![CDATA[Control Panel]]></category>
		<category><![CDATA[cPanel]]></category>
		<category><![CDATA[E-mail]]></category>
		<category><![CDATA[SPAM]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://artikel.magnet-id.com/?p=730</guid>
		<description><![CDATA[Layanan Shared dan Reseller Hosting yang disediakan Magnet Hosting dilengkapi dengan fitur ASSP Front End cPanel yang menggantikan fitur Spam Asassin (default dari cPanel).]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Layanan Shared dan Reseller Hosting yang disediakan Magnet Hosting dilengkapi dengan fitur ASSP Front End cPanel yang menggantikan fitur Spam Asassin (default dari cPanel). Fitur ini menawarkan penanganan SPAM yang lebih efektif dengan tetap memberikan fleksibilitas kepada pengguna Layanan.</p>
<p><span id="more-730"></span>Artikel ini akan memberikan sedikit informasi untuk memanfaatkan beberapa kemudahan pengelolaan bisa didapatkan oleh pengguna layanan melalui front-end cPanel.</p>
<div id="attachment_739" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a  href="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/01/auth-scan-2008-10-20.jpg" class="thickbox no_icon" rel="gallery-730" title="auth-scan-2008-10-20"><img class="size-medium wp-image-739" title="auth-scan-2008-10-20" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/01/auth-scan-2008-10-20-300x109.jpg" alt="ASSP Deluxe for cPanel" width="300" height="109" /></a><p class="wp-caption-text">ASSP Deluxe for cPanel</p></div>
<p><span style="text-decoration: underline;"><strong>Apa itu ASSP</strong></span></p>
<p>ASSP, kependekan dari Anti SPAM SMTP Proxy merupakan sebuah SMTP Proxy yang mengkombinasikan beberapa teknologi dan metoda untuk melakukan identifikasi terhadap E-mail SPAM.</p>
<p><span style="text-decoration: underline;"><strong>ASSP Deluxe cPanel Front End</strong></span></p>
<p>CPanel Front End yang secara resmi disupport oleh cPanel untuk ASSP memungkinkan pengguna layanan melakukan pemeriksaan dan modifikasi pada tatanan tertentu terkait dengan penanganan SPAM.</p>
<p>Fasilitas ini dapat diakses melalui bagian Mail &gt; SPAM ASSP;</p>
<div id="attachment_740" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a  href="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/01/cpanel-assp-frontend.jpg" class="thickbox no_icon" rel="gallery-730" title="cpanel-assp-frontend"><img class="size-medium wp-image-740" title="cpanel-assp-frontend" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/01/cpanel-assp-frontend-300x106.jpg" alt="ASSP Deluxe cPanel Front End" width="300" height="106" /></a><p class="wp-caption-text">ASSP Deluxe cPanel Front End</p></div>
<p style="text-align: center;">
<p>Interface SPAM ASSP terbagi menjadi 5 bagian;</p>
<ul>
<li>SPAM Scoring</li>
<li>Delaying Filter</li>
<li>No Local Address Filter</li>
<li>Virus Protection</li>
<li>SPAMBOX</li>
</ul>
<p><span style="text-decoration: underline;"><strong>SPAM Scoring</strong></span></p>
<p>Fasilitas SPAM Scoring dinyalakan untuk tiap account dan tidak dapat dimatikan dari cPanel. Fitur ini memberikan Score / Nilai terhadap semua E-mail yang masuk dengan mengkombinasikan beberapa filter yaitu; Bayesian , MX/A , PTR , HELO , SPF , 			RBL , URIBL , BOMBre. Score kemudian akan dijadikan patokan untuk menentukan apakah e-mail tersebut termasuk SPAM atau bukan.</p>
<div id="attachment_737" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a  href="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/01/assp-spam-scoring.jpg" class="thickbox no_icon" rel="gallery-730" title="assp-spam-scoring"><img class="size-medium wp-image-737" title="assp-spam-scoring" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/01/assp-spam-scoring-300x89.jpg" alt="SPAM Scoring" width="300" height="89" /></a><p class="wp-caption-text">SPAM Scoring</p></div>
<p>Pengguna layanan <strong>tidak dapat </strong>menon-aktifkan fitur ini, namun dapat melihat log terhadap Score yang diberikan kepada E-mail yang ditujukan ke account anda. E-mail yang dianggap SPAM <strong>tidak akan langsung dihapus</strong>, namun akan disimpan terlebih dahulu <strong>selama 7 hari</strong>, apabila terjadi kesalahan identifikasi, anda dapat melakukan revisi dengan memasukkan pengirim E-mail yang dimaksud ke dalam <strong>White-List</strong> anda.</p>
<p>Alamat E-mail yang sudah masuk ke dalam <strong>White List</strong> akan langsung dikirimkan ke INBOX anda tanpa melalui Scoring dan Filtering lain di kemudian hari. Untuk memasukkan alamat e-mail tertentu ke White List silahkan lihat ke instruksi di bagian akhir tulisan ini.</p>
<p><span style="text-decoration: underline;"><strong>Delaying Filter</strong></span></p>
<p>Filter penundaan atau Delaying Filter atau juga dikenal dengan Greylisting merupakan fitur yang melakukan blocking sementara terhadap E-mail yang masuk dan memilki Score tertentu. ASSP akan menunggu SMTP pengirim melakukan redelivery / mengirimkan ulang pesan tersebut pada periode tertentu. Apabila server pengirim melakukan pengiriman ulang pada jangka waktu yang diijinkan, ASSP akan memasukkan <strong>IP Address SMTP Pengirim, E-mail Pengirim</strong> dan <strong>Domain Pengirim </strong>ke <strong>Delaying White List</strong>, sehingga apabila ada E-mail yang masuk dikemudian hari dari alamat e-mail, IP Address SMTP dan Domain tersebut tidak akan diproses oleh Delaying Filter.</p>
<div id="attachment_732" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a  href="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/01/assp-delaying-filter.jpg" class="thickbox no_icon" rel="gallery-730" title="assp-delaying-filter"><img class="size-medium wp-image-732" title="assp-delaying-filter" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/01/assp-delaying-filter-300x85.jpg" alt="ASSP Delaying Filter" width="300" height="85" /></a><p class="wp-caption-text">ASSP Delaying Filter</p></div>
<p>Delaying Filter secara default <strong>tidak aktif</strong> di account anda, untuk mengaktifkan silahkan klik button ENABLE di bagian Delaying Filter, gunakan fitur ini apabila anda menerima ASSP gagal mengidentifikasi SPAM ke domain / account anda. Untuk memasukkan secara manual pesan dan pengirim tertentu ke dalam delaying white list, silahkan klik Report di Halaman Log Delay Filter, atau silahkan pelajari melalui instruksi Whilte List di bagian akhir artikel ini.</p>
<p><span style="text-decoration: underline;"><strong>No Local Address Filter</strong></span></p>
<p>Filter ini akan menginstruksikan Mail Server untuk hanya menerima E-mail yang ditujukan kepada Alamat E-mail yang terdapat diaccount anda. Apabila diaktifkan akan secara otomatis menonaktifkan fitur catch all.</p>
<div id="attachment_735" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a  href="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/01/assp-no-local-filter.jpg" class="thickbox no_icon" rel="gallery-730" title="assp-no-local-filter"><img class="size-medium wp-image-735" title="assp-no-local-filter" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/01/assp-no-local-filter-300x98.jpg" alt="No Local Address Filter" width="300" height="98" /></a><p class="wp-caption-text">No Local Address Filter</p></div>
<p>Sangat efektif untuk menangkal SPAM yang melakukan dictionary attack ke domain / account milik pengguna. Secara default filter ini diaktifkan, pengguna layanan dapat menonaktifkan filter melalui button DISABLE di bagian filter ini.</p>
<p><span style="text-decoration: underline;"><strong>Virus Protection</strong></span></p>
<p>ASSP Deluxe terintegrasi secara otomatis dengan ClamAV yang akan melakukan pemeriksaan terhadap keberadaan virus di E-mail yang masuk ke account anda.</p>
<div id="attachment_738" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a  href="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/01/assp-virus-protection.jpg" class="thickbox no_icon" rel="gallery-730" title="assp-virus-protection"><img class="size-medium wp-image-738" title="assp-virus-protection" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/01/assp-virus-protection-300x74.jpg" alt="ASSP Virus Protection" width="300" height="74" /></a><p class="wp-caption-text">ASSP Virus Protection</p></div>
<p>Fitur ini secara default aktif di dalam account anda, pengguna layanan <strong>tidak dapat</strong> menonaktifkan fitur ini.</p>
<p><span style="text-decoration: underline;"><strong>SPAMBOX</strong></span></p>
<p>SPAMBOX merupakan Mail Box khusus yang akan menyimpan pesan / E-mail yang teridentifikasi sebagai SPAM untuk kurun waktu 7 hari.</p>
<div id="attachment_736" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a  href="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/01/assp-spambox.jpg" class="thickbox no_icon" rel="gallery-730" title="assp-spambox"><img class="size-medium wp-image-736" title="assp-spambox" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/01/assp-spambox-300x221.jpg" alt="SPAMBOX" width="300" height="221" /></a><p class="wp-caption-text">SPAMBOX</p></div>
<p>Anda dapat menonaktifkan fitur SPAMBOX, namun hal ini tidak dianjurkan, karena Mail Box akan menyimpan sementara E-mail yang dianggap SPAM sehingga anda dapat melakukan pemeriksaan apabila terjadi salah identifikasi.</p>
<p><strong><span style="text-decoration: underline;">White List dan False Positive</span></strong></p>
<p>White List adalah daftar alamat pengirim E-mail yang sudah anda nyatakan bukan pengirim SPAM. Alamat E-mail yang masuk ke dalam White List secara otomatis dikirimkan langsung ke INBOX anda tanpa melalui filter yang disediakan.</p>
<p>Untuk memasukkan sebuah alamat e-mail ke dalam White List silahkan; <strong>Kirimkan e-mail ke assp-white@domainanda.com;</strong></p>
<ul>
<li>Dengan subject / judul alamat E-mail yang ingin dimasukkan ke dalam White List.</li>
<li>Atau dengan menuliskan alamat E-mail yang ingin dimasukkan ke dalam White List di dalam isi E-mail.</li>
</ul>
<p><strong>Gantikan domainanda.com </strong>dengan nama domain anda, serta pastikan <strong><span style="text-decoration: underline;">bahwa anda melakukan pengiriman e-mail tersebut dari alamat E-mail @domainanda.com yang valid</span>, </strong>serta mengaktifkan / enable &#8220;My SMTP Server requires Authentication&#8221;.</p>
<div id="attachment_760" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a  href="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/01/white-list.gif" class="thickbox no_icon" rel="gallery-730" title="white-list"><img class="size-medium wp-image-760" title="white-list" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/01/white-list-300x231.gif" alt="Masukkan ke White List" width="300" height="231" /></a><p class="wp-caption-text">Masukkan ke White List</p></div>
<p>Melaporkan False Positive dapat anda lakukan untuk menghilangkan tag [SPAM] terhadap pesan tertentu yang sebenarnya Valid. Anda dapat melaporkan False Positive dengan melakukan;</p>
<ul>
<li>Forward Pesan tersebut ke assp-notspam@domainanda.com</li>
<li>Atau dengan melakukan Reply ke assp-notspam@domainanda.com</li>
</ul>
<p><strong>Gantikan domainanda.com </strong>dengan nama domain anda, serta pastikan <strong><span style="text-decoration: underline;">bahwa anda melakukan pengiriman e-mail tersebut dari alamat E-mail @domainanda.com yang valid</span>, </strong>serta mengaktifkan / enable &#8220;My SMTP Server requires Authentication&#8221;.</p>
<p><span style="text-decoration: underline;"><strong>Referensi</strong></span></p>
<ul>
<li>ASSP Deluxe for cPanel http://www.grscripts.com/</li>
<li>cPanel &#8211; WHM http://www.cpanel.net</li>
<li>ASSP http://assp.sourceforge.net/</li>
<li>http://en.wikipedia.org/wiki/Anti-Spam_SMTP_Proxy</li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://artikel.magnet-id.com/control-panel/memanfaatkan-assp-deluxe-cpanel-front-end/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menggunakan Template CentOS 32 bit di Dom0 64 bit HyperVM Xen</title>
		<link>http://artikel.magnet-id.com/control-panel/menggunakan-template-centos-32-bit-di-dom0-64-bit-hypervm-xen/</link>
		<comments>http://artikel.magnet-id.com/control-panel/menggunakan-template-centos-32-bit-di-dom0-64-bit-hypervm-xen/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 29 Dec 2008 18:01:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Magnet Hosting</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aplikasi Linux]]></category>
		<category><![CDATA[Control Panel]]></category>
		<category><![CDATA[CentOS]]></category>
		<category><![CDATA[Hypervm]]></category>
		<category><![CDATA[Xen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://artikel.magnet-id.com/?p=694</guid>
		<description><![CDATA[Apabila anda menggunakan Operating System 64 bit (x86_64) pada Dom0 / master VPS anda, maka modifikasi manual harus terlebih dahulu dilakukan apabila anda ingin menggunakan template operating system 32 bit, untuk menghindari error pada saat menggunakan yum package management.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Apabila anda menggunakan <em>Operating System</em> 64 bit (x86_64) pada Dom0 / master VPS anda, maka modifikasi manual harus terlebih dahulu dilakukan apabila anda ingin menggunakan template <em>operating system</em> 32 bit, untuk menghindari error pada saat menggunakan <em>yum package management</em>.</p>
<p><span id="more-694"></span>Contoh kasus dalam artikel ini adalah penggunaan template <em>Operating System </em>32 bit CentOS pada HyperVM dengan <em>Xen Hypervisor driver </em>yang dijalankan di <em>Operating System </em>64 bit.</p>
<p>Error yang terjadi adalah karena guest vps / DomU menganggap bahwa <em>base arch </em>sesuai dengan <em>operating system </em>Dom0 dalam hal ini X86_64;</p>
<pre class="brush: bash">-bash-3.1# uname -m
x86_64
-bash-3.1# arch
x86_64</pre>
<p>Sehingga ketika anda melakukan instalasi melalui <em>yum</em>, yum akan mencari ke repository untuk x86_64 sesuai dengan nilai <em>arch</em> pada /etc/yum.repos.d/CentOS-Base.repo.</p>
<p>Hal ini bisa diatasi dengan dua cara;</p>
<p><strong>Merubah Secara Manual Entry Repo</strong></p>
<p>Pada file /etc/yum.repos.d/CentOS-Base.repo, anda bisa menggantikan secara manual variabel $basearch menjadi i386, sehingga pada saat menggunakan yum, akan *dipaksa* mencari ke repo i386.</p>
<p><strong>Menggunakan /etc/rpm/platform</strong></p>
<p>Anda bisa memasukkan entry, atau membuat file baru /etc/rpm/platform yang berisikan keterangan platform rpm yang akan digunakan oleh yum, dalam hal ini adalah i386-redhat-linux;</p>
<pre>echo i386-redhat-linux&gt; /etc/rpm/platform</pre>
<p>Dengan demikian anda akan secara otomatis menggunakan repositori untuk arch i386 di guest vps / DomU anda.</p>
<p><strong>Menggunakan Repositori Lokal</strong></p>
<p>Sekedar tambahan, template bawaan dari lxlabs, pembuat HyperVM menggunakan repositori standar, kita bisa *memaksa* yum menggunakan repositori lokal yang disediakan oleh penyedia seperti cbn ataupun indika. Berikut contoh repositori yang menggunakan indika, silahkan sesuaikan dengan entry di /etc/yum.repos.d/CentOS-Base.repo;</p>
<pre>[base]
name=CentOS-$releasever - Base
baseurl=http://centos.indika.net.id/$releasever/os/$basearch/
gpgcheck=1
gpgkey=http://centos.indika.net.id/RPM-GPG-KEY-CentOS-5
[updates]
name=CentOS-$releasever - Updates
baseurl=http://centos.indika.net.id/$releasever/updates/$basearch/
gpgcheck=1
gpgkey=http://centos.indika.net.id/RPM-GPG-KEY-CentOS-5
[addons]
name=CentOS-$releasever - Addons
baseurl=http://centos.indika.net.id/$releasever/addons/$basearch/
gpgcheck=1
gpgkey=http://centos.indika.net.id/RPM-GPG-KEY-CentOS-5
[extras]
name=CentOS-$releasever - Extras
baseurl=http://centos.indika.net.id/$releasever/extras/$basearch/
gpgcheck=1
gpgkey=http://centos.indika.net.id/RPM-GPG-KEY-CentOS-5<
[centosplus]
name=CentOS-$releasever - Plus
baseurl=http://centos.indika.net.id/$releasever/centosplus/$basearch/
gpgcheck=1
enabled=0
gpgkey=http://centos.indika.net.id/RPM-GPG-KEY-CentOS-5
[contrib]
name=CentOS-$releasever - Contrib
baseurl=http://centos.indika.net.id/$releasever/contrib/$basearch/
gpgcheck=1
enabled=0
gpgkey=http://mirror.centos.org/centos/RPM-GPG-KEY-CentOS-5</pre>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://artikel.magnet-id.com/control-panel/menggunakan-template-centos-32-bit-di-dom0-64-bit-hypervm-xen/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menggunakan Self Signed Certificate pada Qmailtoaster &#8211; LxAdmin</title>
		<link>http://artikel.magnet-id.com/control-panel/menggunakan-self-signed-certificate-pada-qmailtoaster-lxadmin/</link>
		<comments>http://artikel.magnet-id.com/control-panel/menggunakan-self-signed-certificate-pada-qmailtoaster-lxadmin/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 24 Dec 2008 18:45:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Magnet Hosting</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aplikasi Linux]]></category>
		<category><![CDATA[Control Panel]]></category>
		<category><![CDATA[LXAdmin]]></category>
		<category><![CDATA[QMail]]></category>
		<category><![CDATA[Security]]></category>
		<category><![CDATA[SMTP]]></category>
		<category><![CDATA[SSL]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://artikel.magnet-id.com/?p=680</guid>
		<description><![CDATA[Pengguna LxAdmin melalui Host In a Box (HiB) yang disediakan cuma-cuma untuk digunakan pada Layanan VPS Magnet, dapat mengganti default SSL Certificate yang digunakan oleh SMTP melalui qmailtoaster dari defaultnya, qmailtoaster.com.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pengguna <strong>LxAdmin</strong> melalui Host In a Box (HiB) yang disediakan cuma-cuma untuk digunakan pada <a  title="Layanan VPS Magnet" href="http://www.magnet-id.com/vps/" target="_blank">Layanan VPS Magnet</a>, dapat mengganti default SSL Certificate yang digunakan oleh SMTP melalui qmailtoaster dari defaultnya, qmailtoaster.com.</p>
<p><span id="more-680"></span></p>
<p>Namun hal ini harus dilakukan secara manual karena belum didukung oleh interface yang disediakan LxAdmin HiB.</p>
<p>Artikel berikut berasumsi bahwa anda menggunakan LxAdmin Host In A Box sebagai <em>Operating System</em> VPS anda yang disediakan melalui HyperVM dan secara gratis dapat anda gunakan.</p>
<p>Hal yang kurang lebih serupa juga dapat anda lakukan untuk menggunakan layanan SSL berbayar, misalnya yang ditawarkan oleh Magnet Hosting (Thawte Digital Certificate).</p>
<p><strong>Menyiapkan Direktori</strong></p>
<p>Login ke VPS anda menggunakan SSH Client, seperti PUTTY, asumsi bahwa anda telah login sebagai root;</p>
<pre class="brush: bash">cd ~
mkdir qmailtoaster-ssl
cd qmailtoaster-ssl</pre>
<p><strong>Generate Private Key,  Certificate Request (CSR) dan Self Signed Certificate</strong></p>
<p>Generate private key;</p>
<pre class="brush: bash">openssl genrsa -des3 -out servercert.key.enc 1024</pre>
<p>Menghilangkan pass phrase dari private key</p>
<pre class="brush: bash">openssl rsa -in servercert.key.enc -out servercert.key</pre>
<p>Generate Certificate Request (CSR)</p>
<pre class="brush: bash">openssl req -new -key servercert.key -out servercert.csr</pre>
<p>Anda akan diminta memasukkan informasi terkait dengan CSR anda, silahkan sesuaikan dengan keinginan anda; samakan common name dengan hostname VPS anda agar tidak muncul error Domain Mismatch;</p>
<pre>You are about to be asked to enter information that will be incorporated
into your certificate request.
What you are about to enter is what is called a Distinguished Name or a DN.
There are quite a few fields but you can leave some blank
For some fields there will be a default value,
If you enter '.', the field will be left blank.
-----
Country Name (2 letter code) [GB]:ID
State or Province Name (full name) [Berkshire]:DKI Jakarta
Locality Name (eg, city) [Newbury]:Utan Kayu
Organization Name (eg, company) [My Company Ltd]:Magnet Hosting
Organizational Unit Name (eg, section) []:Mail Services
Common Name (eg, your name or your server's hostname) []:mail.magnet-id.com
Email Address []:postmaster@magnet-id.com</pre>
<p>Sign CSR untuk self signed certificate</p>
<pre class="brush: bash">openssl x509 -req -days 3650 -in servercert.csr -signkey servercert.key -out servercert.crt </pre>
<p><strong>Generate PEM (Privacy Enhanced Mail)</strong></p>
<p>Dalam kasus ini, File PEM hanya akan berisi self signed certificate dan private key yang telah kita generate sebelumnya;</p>
<pre>cat servercert.key servercert.crt &gt; servercert.pem</pre>
<p><strong>Pindahkan File PEM ke Ditektori Qmail</strong></p>
<p>Kemudian kita akan memindahkan file PEM yang sebelumnya kita generate ke direktori Qmail di LxAdmin Host in A Box, sebelumnya kita ubah dahulu ownershipnya;</p>
<pre class="brush: bash">chown root.qmail servercert.pem
cp servercert.pem /var/qmail/control/servercert.pem</pre>
<p>Ketika anda akan memindahkan file PEM anda akan diminta untuk mereplace file yang lama, tekan Yes atau Y.</p>
<p>Restart Qmail</p>
<pre class="brush: bash">/etc/init.d/qmail restart</pre>
<p><strong>Referensi</strong></p>
<ul>
<li>Forum LxLabs <a  href="http://forum.lxlabs.com" target="_blank">http://forum.lxlabs.com</a></li>
<li>Qmailtoaster Wiki <a  href="http://wiki.qmailtoaster.com/index.php?title=Certificate" target="_blank">http://wiki.qmailtoaster.com/index.php?title=Certificate</a></li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://artikel.magnet-id.com/control-panel/menggunakan-self-signed-certificate-pada-qmailtoaster-lxadmin/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Disable Mod Security 2 di Mesin cPanel per Account</title>
		<link>http://artikel.magnet-id.com/control-panel/disable-mod-security-2-di-mesin-cpanel-per-account/</link>
		<comments>http://artikel.magnet-id.com/control-panel/disable-mod-security-2-di-mesin-cpanel-per-account/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 19 Nov 2008 19:16:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Magnet Hosting</dc:creator>
				<category><![CDATA[Control Panel]]></category>
		<category><![CDATA[cPanel]]></category>
		<category><![CDATA[Security]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://artikel.magnet-id.com/?p=641</guid>
		<description><![CDATA[Mod Security 2 tidak dapat di disable melalui .htaccess, hal ini cukup merepotkan untuk penyedia Layanan Shared Hosting yang harus menyediakan fleksibilitas kepada masing-masing pengguna servernya.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mod Security 2 tidak dapat di disable melalui .htaccess, hal ini cukup merepotkan untuk penyedia Layanan Shared Hosting yang harus menyediakan fleksibilitas kepada masing-masing pengguna servernya.</p>
<p><span id="more-641"></span></p>
<div id="attachment_645" class="wp-caption aligncenter" style="width: 410px"><a  href="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2008/11/modsec-illus.jpg" class="thickbox no_icon" rel="gallery-641" title="modsec-illus"><img class="size-full wp-image-645" title="modsec-illus" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2008/11/modsec-illus.jpg" alt="" width="400" height="138" /></a><p class="wp-caption-text">Mod Security 2.5</p></div>
<p>Pada cPanel / WHM rilis stabil saat ini, apabila diaktifkan Apache 2.2.x akan menggunakan mod security 2.x, dan untuk mendisable per account seperti pada mod security versi sebelumnya, tidak dapat melalui .htaccess seperti berikut;</p>
<pre>&lt;IfModule mod_security.c&gt;
SecFilterEngine Off
SecFilterScanPOST Off
&lt;/IfModule&gt;</pre>
<p>Pengecualian per account tetap dapat dilakukan, namun harus dimasukkan langsung di konfigurasi apache, artinya tidak dapat dilakukan sendiri oleh user.</p>
<p>Terkait dengan cPanel, kita juga harus memastikan bahwa perubahan konfigurasi ini tidak akan hilang secara tiba-tiba karena cPanel memiliki mekanisme tersendiri dalam mempertahankan integritas konfigurasi apache yang dimilikinya.</p>
<p><strong>Untuk itu silahkan lakukan langkah berikut;</strong></p>
<p>Edit file template yang digunakan oleh cPanel untuk mengenerati httpd.conf, dalam hal ini adalah /var/cpanel/templates/apache2/vhost.default , tambahkan entry berikut di bagian akhir file tersebut;</p>
<pre>[% IF vhost.servername == 'domain.com' || vhost.servername == 'domain2.com' -%]
## ADDED BY POLURNET TO BYPASS MOD_SECURITY2 FOR SPECIFIC DOMAINS
&lt;IfModule mod_security2.c&gt;
SecRuleEngine Off
&lt;/IfModule&gt;
[% END -%]</pre>
<p>Gantikan domain1.com dan domain2.com dengan domain yang ingin didisable mod securitynya, dan lakukan hal yang sama untuk seterusnya untuk domain lainnya.</p>
<p>Kemudian generate ulang file konfigurasi httpd cPanel dengan menjalankan command berikut;</p>
<pre class="brush: bash">/usr/local/cpanel/bin/build_apache_conf</pre>
<p>Dan restart httpd;</p>
<pre class="brush: bash">/scripts/restartsrv_httpd</pre>
<p><strong>Referensi</strong></p>
<ul>
<li>Situs Mod Security <a  href="http://www.modsecurity.org/" target="_blank">http://www.modsecurity.org/</a></li>
<li><a  href="http://forums.polurnet.com/index.php?showtopic=660" target="_blank">http://forums.polurnet.com/index.php?showtopic=660</a></li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://artikel.magnet-id.com/control-panel/disable-mod-security-2-di-mesin-cpanel-per-account/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Membuat Customer di LxAdmin</title>
		<link>http://artikel.magnet-id.com/control-panel/membuat-customer-di-lxadmin/</link>
		<comments>http://artikel.magnet-id.com/control-panel/membuat-customer-di-lxadmin/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 25 Sep 2008 00:09:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Magnet Hosting</dc:creator>
				<category><![CDATA[Control Panel]]></category>
		<category><![CDATA[Account]]></category>
		<category><![CDATA[LXAdmin]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://artikel.magnet-id.com/?p=522</guid>
		<description><![CDATA[Customer pada LxAdmin dapat memiliki 1 atau lebih domain di dalamnya, tergantung kepada fitur yang kita berikan melalui resource plan.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Customer pada LxAdmin dapat memiliki 1 atau lebih domain di dalamnya, tergantung kepada fitur yang kita berikan melalui resource plan.</p>
<p><span id="more-522"></span></p>
<p><strong>Resource Plan</strong></p>
<p>Sebelum kita membuat Customer yang akan memiliki akses non administrator ke Control Panel, kita dapat terlebih dahulu membuat Resource Plan. Resource Plan ini yang nantinya akan menentukan batasan-batasan yang dimiliki oleh seorang Customer, misalnya berapa jumlah domain yang dapat dia buat di dalam account terkait, quota space dan berapa quota bandwidth per bulan yang dapat digunakan.</p>
<p>Untuk membuat Resource Plan, silahkan login terlebih dahulu sebagai admin ke LxAdmin anda sesuai dengan metoda yang telah diuraikan pada <a  title="LxAdmin Pengenalan" href="http://artikel.magnet-id.com/knowledge-base/lxadmin/pengenalan-lxadmin-control-panel/" target="_blank">artikel sebelumnya</a>.</p>
<p>Fasilitas untuk membuat resource plan dapat anda akses melalui Home, Box Resources dan Menu Resource Plan.</p>
<div id="attachment_524" class="wp-caption aligncenter" style="width: 488px"><a  href="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2008/09/resource-plan.gif" class="thickbox no_icon" rel="gallery-522" title="resource-plan"><img class="size-full wp-image-524" title="resource-plan" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2008/09/resource-plan.gif" alt="Menu Resource Plan" width="478" height="127" /></a><p class="wp-caption-text">Menu Resource Plan</p></div>
<p>Klik Add Resource Plan, isikan parameter yang akan membatasi Customer tersebut dan klik Add setelah selesai, Resource Plan ini dapat anda edit di kemudian hari melalui halaman yang sama.</p>
<div id="attachment_527" class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><a  href="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2008/09/resource-plan-add.gif" class="thickbox no_icon" rel="gallery-522" title="resource-plan-add"><img class="size-full wp-image-527" title="resource-plan-add" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2008/09/resource-plan-add.gif" alt="Add Resource Plan" width="500" height="467" /></a><p class="wp-caption-text">Add Resource Plan</p></div>
<p>Resource Plan ini juga dapat digunakan untuk membatasi Reseller, namun perbedaannya adalah apabila anda membuat Account Reseller, maka account tersebut dapat membuat account Customer yang masing-masing memiliki login tersendiri didalamnya. Sementara Account Customer hanya dapat membuat domain di dalam accountnya.</p>
<p>Berikut adalah parameter yang harus anda isikan ketika membuat sebuah resource plan;</p>
<blockquote><p>Resource Plan<br />
Description<br />
Number Of Clients<br />
Number Of Domains<br />
Number Of Subdomains<br />
Traffic (MB/Month)<br />
Total Disk Usage (MB)<br />
Number Of Ruby Process<br />
Number Of Ftp Users<br />
Number Of Rails Apps<br />
Number Of Fastcgi Process<br />
Mail Disk Usage (MB)<br />
Mail Account Num<br />
Number Of Mailing Lists<br />
Mysql Databases<br />
Number Of Pointer Domains<br />
Can Add Domains<br />
Can Change Limit<br />
Can Set Disabled Url<br />
Can Set Document Root<br />
Enable Ssl<br />
Can Change Logo<br />
Enable Frontpage<br />
Enable Statistics<br />
Enable Installapp<br />
Enable Cgi<br />
Enable Php<br />
Enable Asp.net (ignored On Linux)<br />
Allow Minute Management For Cron<br />
Allow Scheduler Management<br />
Enable Php Fastcgi<br />
Allow Backup Scheduling<br />
Allow Backing Up<br />
Can Manage Dns</p></blockquote>
<p><strong>Membuat Customer</strong></p>
<p>Pada saat anda membuat customer, anda akan diminta untuk mengisikan Nama Domain, Template DNS yang ingin digunakan, serta Resource Plan yang dimiliki oleh account tersebut.</p>
<p>Untuk membuat Account Customer, silahkan klik Menu Client di Box Resources pada halaman depan administrasi LxAdmin.</p>
<div id="attachment_529" class="wp-caption aligncenter" style="width: 492px"><a  href="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2008/09/clients.gif" class="thickbox no_icon" rel="gallery-522" title="clients"><img class="size-full wp-image-529" title="clients" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2008/09/clients.gif" alt="Clients" width="482" height="129" /></a><p class="wp-caption-text">Clients</p></div>
<p>Kemudian Klik menu Add Customer di Tab atas halaman tersebut. Isikan keterangan yang dibutuhkan, Nama Customer, Nama Domain, Template DNS yang ingin digunakan, password akses dan Resource Plan yang ingin digunakan, kemudian Klik Add.</p>
<div id="attachment_530" class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><a  href="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2008/09/clients-add-cust.gif" class="thickbox no_icon" rel="gallery-522" title="clients-add-cust"><img class="size-full wp-image-530" title="clients-add-cust" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2008/09/clients-add-cust.gif" alt="Add Customer" width="500" height="543" /></a><p class="wp-caption-text">Add Customer</p></div>
<p>Berikan tanda Check pada Send Welcome Message, agar E-mail pemberitahuan detil login dan account dikirimkan ke alamat E-mail yang anda masukkan di atasnya.</p>
<p><strong>Account Customer</strong></p>
<p>Setelah account tersebut diaktifkan, customer dapat melalakukan akses melalui browser baik melalui domain dan melalui IP Address server LxAdmin di port 7778 (http) dan 7777 (https). Username dan password yang sama juga dapat digunakan untuk melakukan login ke layanan lain seperti FTP, apabila belum dibuat account FTP terpisah.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://artikel.magnet-id.com/control-panel/membuat-customer-di-lxadmin/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pengenalan LxAdmin Control Panel</title>
		<link>http://artikel.magnet-id.com/control-panel/pengenalan-lxadmin-control-panel/</link>
		<comments>http://artikel.magnet-id.com/control-panel/pengenalan-lxadmin-control-panel/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 24 Sep 2008 23:41:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Magnet Hosting</dc:creator>
				<category><![CDATA[Control Panel]]></category>
		<category><![CDATA[LXAdmin]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://artikel.magnet-id.com/?p=509</guid>
		<description><![CDATA[LxAdmin "Host In A Box" adalah control panel (bagian dari LxAdmin) untuk keperluan web hosting dari lxlabs, dikenal karena menggunakan RAM sangat kecil (lightweight), sehingga cocok digunakan di VPS dengan RAM terbatas.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a  title="LxAdmin" href="http://lxlabs.com/software/lxadmin-sse/" target="_blank">LxAdmin</a> &#8220;Host In A Box&#8221; adalah control panel (bagian dari LxAdmin) untuk keperluan web hosting dari <a  title="LxLabs" href="http://www.lxlabs.com/" target="_blank">lxlabs</a>, dikenal karena menggunakan RAM sangat kecil (<em>lightweight</em>), sehingga cocok digunakan di <a  title="Magnet VPS" href="http://www.magnet-id.com/vps/" target="_blank">VPS</a> dengan RAM terbatas.</p>
<p><span id="more-509"></span></p>
<p>Control panel ini memiliki integrasi yang sangat baik dengan <a  title="HyperVM" href="http://lxlabs.com/software/hypervm/" target="_blank">HyperVM</a> yang digunakan untuk mengelola VPS anda, dan dapat diinstall dengan mudah melalui HyperVM. Namun demikian saat artikel ini ditulis, template yang disediakan masih untuk mesin 32 bit sehingga harus dimodifikasi agar dapat tetap berfungsi dengan baik ketika diinstall di Node VPS Magnet yang menggunakan Operating System 64 bit.</p>
<p>Secara default LxAdmin &#8220;Host In A Box&#8221; menggunakan <a  title="Lighthttpd" href="http://www.lighttpd.net/" target="_blank">lighthttpd web server</a> yang secara general mengkonsumsi RAM lebih sedikit di bandingkan <a  title="Apache" href="http://httpd.apache.org/" target="_blank">Apache HTTP Server</a>, namun hal ini dapat diubah dengan mudah melalui interface pengelolaan server di control panel terkait.</p>
<p><strong>Akses ke Control Panel</strong></p>
<p>LxAdmin dapat diakses melalui beberapa cara;</p>
<ul>
<li>http://www.domainanda.tld:7778</li>
<li>https://www.domainanda.tld:7777</li>
<li>http://ipaddressanda:7778 atau https://ipaddressanda:7777</li>
</ul>
<p>Masukkan username dan password admin yang diberikan kepada anda melalui pesan aktifasi yang dikirimkan ketika layanan anda diaktifkan. Secara default username dan password untuk LxAdmin adalah &#8220;admin&#8221; tanpa tanda kutip.</p>
<p><strong>Hirarki User</strong></p>
<p>Pada LxAdmin, hirarki user yang dapat melakukan login ke control panel terbagi menjadi tiga;</p>
<ul>
<li>administrator</li>
<li>reseller</li>
<li>customer</li>
</ul>
<p>Seperti yang mungkin lebih dikenal sebelumnya, cpanel memiliki WHM sebagai interface untuk melakukan aktifitas administrasi server (root) dan akses terbatas untuk reseller. LxAdmin, seperti halnya Direct Admin, hanya memiliki satu interface dengan fungsi-fungsi yang disesuaikan dengan otorisasi user terkait.</p>
<p><strong>Merubah Password</strong></p>
<p>Apabila anda login sebagai admin, anda dapat melakukan perubahan password melalui menu Home dan pilih Box Administration &gt; Password.</p>
<p>Apabila anda login sebagai <em>client</em> anda dapat melakukan perubahan password dengan memilih menu Client Home dan tab <em>passsword</em>.</p>
<div id="attachment_513" class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><a  href="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2008/09/lxadmin-ubah-password.gif" class="thickbox no_icon" rel="gallery-509" title="lxadmin-ubah-password"><img class="size-full wp-image-513" title="lxadmin-ubah-password" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2008/09/lxadmin-ubah-password.gif" alt="LxAdmin ubah password" width="500" height="171" /></a><p class="wp-caption-text">LxAdmin ubah password</p></div>
<p><strong>Template DNS</strong></p>
<p>Ketika login pertama kali sebagai administrator, anda akan diminta untuk membuat DNS Template. DNS template adalah &#8220;kerangka&#8221; yang dapat anda pilih untuk digunakan ketika domain baru di buat di dalam account anda. Dalam proses pembuatannya anda akan diminta untuk memasukkan Name Server Primary dan Secondary yang akan digunakan oleh domain yang dibuat dengan menggunakan template ini. Sebagai contoh adalah ns1.lxlabs.com dan ns2.lxlabs.com.</p>
<p>Fitur untuk membuat template DNS dapat anda akses melalui Home, Box Resources, DNS Template dan Add DNS Template.</p>
<div id="attachment_516" class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><a  href="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2008/09/add-dns-template.jpg" class="thickbox no_icon" rel="gallery-509" title="add-dns-template"><img class="size-full wp-image-516" title="add-dns-template" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2008/09/add-dns-template.jpg" alt="Membuat Template DNS" width="500" height="172" /></a><p class="wp-caption-text">Membuat Template DNS</p></div>
<p>Isikan informasi yang diminta dan Klik Add, DNS Template anda akan dapat dilihat pada halaman utama DNS Template.</p>
<div id="attachment_518" class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><a  href="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2008/09/dns-template-view.jpg" class="thickbox no_icon" rel="gallery-509" title="dns-template-view"><img class="size-full wp-image-518" title="dns-template-view" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2008/09/dns-template-view.jpg" alt="View DNS Template" width="500" height="93" /></a><p class="wp-caption-text">View DNS Template</p></div>
<p>Untuk melakukan modifikasi terhadap DNS template tersebut, silahkan klik judul template.</p>
<div id="attachment_519" class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><a  href="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2008/09/dns-template-modif.jpg" class="thickbox no_icon" rel="gallery-509" title="dns-template-modif"><img class="size-full wp-image-519" title="dns-template-modif" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2008/09/dns-template-modif.jpg" alt="Modifikasi DNS Template" width="500" height="308" /></a><p class="wp-caption-text">Modifikasi DNS Template</p></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://artikel.magnet-id.com/control-panel/pengenalan-lxadmin-control-panel/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
