Pada kasus-kasus khusus ketika misalnya server anda menerima E-mail bounce karena aktifitas spamming atau karena e-mail dikirimkan melalui web form maka kita harus menghapus pesan untuk alamat e-mail tersebut tersebut dari Queue Server.
Mod Security 2 tidak dapat di disable melalui .htaccess, hal ini cukup merepotkan untuk penyedia Layanan Shared Hosting yang harus menyediakan fleksibilitas kepada masing-masing pengguna servernya.
Apabila anda memiliki account blog di blogger.com dan ingin menggunakan domain anda sendiri untuk diarahka ke account tersebut, anda dapat mengikuti langkah-langkah berikut.
Sebuah server, termasuk cPanel melakukan pemeriksaan berbagai proses di server tersebut untuk memeriksa status proses tersebut, termasuk di dalam nya proses FTP. Untuk memeriksa status proses FTP, server melakukan login setiap 8 menit untuk kemudian logout, sehingga /var/log/messages kita akan dipenuhi oleh entry berikut;
Sebagai Hosting Reseller anda akan mendapatkan akses ke interface WHM (untuk pelanggan dengan server control panel cPanel), membuat account baru untuk pelanggan anda sangat mudah dilakukan terutama apabila anda sebelumnya telah membuat Paket layanan sesuai dengan fiturnya masing-masing.
Ikuti langkah-langkah berikut untuk menyembunyikan Versi Apache dan PHP baik pada signature web server anda maupun pada pemeriksaan header yang dapat dilakukan misalnya melalui fasilitas pemeriksaan header web based seperti http://www.webconfs.com/http-header-check.php. Hal ini termasuk wajib dilakukan untuk memperkuat keamanan server anda dan tidak terlalu sulit untuk diimplementasikan.
Apabila anda telah memiliki sebuah account reseller, khusus untuk server cPanel, anda akan mendapatkan akses ke WHM (Web Hosting Manager) sebuah interface pengelolaan layanan reseller hosting yang anda miliki.
Untuk mesin Linux yang menggunakan cPanel/ WHM public key yang anda buat ketika mengikuti panduan di artikel sebelumnya dapat diimport melalui interface WHM, baca lebih lanjut artikel ini apabila anda ingin mengoptimalkan pengamanan SSH pada mesin cPanel / WHM anda dengan menggunakan Key Based Authentication.
Panduan berikut akan menjelaskan lebih dalam tentang fasilitas File Manager yang terdapat di cPanel. File Manager merupakan aplikasi web based yang terintegrasi dengan cPanel anda untuk melakukan fungsi-fungsi yang berhubungan dengan pengelolaan file dan folder.
Pengelolaan E-mail melalui cPanel memungkinkan anda untuk melakukan hal-hal yang terkait dengan account E-mail seperti membuat, menghapus, dan mengatur forwarding.
Sebagai reseller yang mendapatkan account WHM, anda dapat merubah halaman default yang tergenerate secara otomatis ketika anda membuat account untuk pelanggan anda. Halaman tersebut (untuk http dan ftp) terdapat di home direktori account reseller anda dengan sub-direktori cpanel3-skel.
Masukkan file index.html yang anda inginkan tergenerate ketika anda membuat account baru di bawah account reseller anda.
Setup Account E-mail harus anda lakukan untuk dapat menerima E-mail dari pengguna internet lain dengan menggunakan namaanda@domainanda.com. Hal ini dapat dilakukan melalui interface cPanel anda bagian Mail > E-mail Accounts.
Web disk dapat digunakan untuk menghubungkan komputer rumah anda dengan account hosting. Setelah web disk disetup, anda dapat memindahkan, mengedit dan melakukan aktifitas pengelolaan lainnya seperti halnya folder hosting anda merupakan bagian dari komputer lokal anda.
Setelah anda mengenali struktur direktori account hosting anda, yang ingin anda lakukan berikutnya adalah melakukan upload file situs anda ke account hosting anda.
cPanel memungkinkan anda untuk melakukan pengelolaan terhadap semua aspek dari situs anda, termasuk files, keamanan, E-mail, aplikasi web dan banyak lagi. Tulisan ini akan memperkenalkan anda kepada sedikit mengenai konsep web hosting dan mengenai beberapa konfigurasi dasar untuk dapat mulai mengoperasionalkan situs anda.