<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Artikel Magnet &#187; cPanel</title>
	<atom:link href="http://artikel.magnet-id.com/tag/cpanel/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://artikel.magnet-id.com</link>
	<description>Kumpulan Panduan, Tutorial dan Informasi Magnet</description>
	<lastBuildDate>Fri, 02 Sep 2011 00:30:17 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3</generator>
		<item>
		<title>Mengupdate cPanel menggunakan Screen</title>
		<link>http://artikel.magnet-id.com/control-panel/mengupdate-cpanel-menggunakan-screen/</link>
		<comments>http://artikel.magnet-id.com/control-panel/mengupdate-cpanel-menggunakan-screen/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Jul 2010 12:41:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Magnet Hosting</dc:creator>
				<category><![CDATA[Control Panel]]></category>
		<category><![CDATA[cPanel]]></category>
		<category><![CDATA[WHM]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://artikel.magnet-id.com/?p=1516</guid>
		<description><![CDATA[GNU Screen atau screen adalah free terminal multiplesking yang memungkinkan user mengakses beberapa terminal session yang terpisah di dalam satu jendela terminal atau remote session terminal. screen berguna saat kita ingin menjalankan beberapa program dari command line dalam satu waktu, sehingga program-program tersebut nanti akan berjalan terpisah dari jendela terminal utama. Kegunaan paling penting dari [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">GNU Screen atau screen adalah free terminal multiplesking yang memungkinkan user mengakses beberapa terminal session yang terpisah di dalam satu jendela terminal atau remote session terminal. screen berguna saat kita ingin menjalankan beberapa program dari command line dalam satu waktu, sehingga program-program tersebut nanti akan berjalan terpisah dari jendela terminal utama.</p>
<p><span id="more-1516"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Kegunaan paling penting dari screen adalah untuk menyimpan terminal session jika dalam proses berlangsung kita logout atau koneksi remote tiba-tiba terputus, proses dalam terminal-terminal lainnya yang dibuka dibawah screen masih dapat terus berjalan. Amat sangat bermanfaat jika kita ingin melakukan proses yang berlangsung lama di server remote dimana kondisi koneksi internet yang tidak stabil.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Instalasi Screen</strong></p>
<p>Untuk Debian dan Ubuntu aplikasi screen dapat diinstall dengan menjalankan perintah berikut :</p>
<p><em>Debian</em>:</p>
<pre class="brush: bash">aptitude install screen</pre>
<p><em>Ubuntu</em>:</p>
<pre class="brush: bash">sudo aptitude install screen</pre>
<p>Jika menggunakan OS CentOS dapat diinstall dengan menjalankan perintah :</p>
<pre class="brush: bash">yum install screen</pre>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Menggunakan Screen</strong></p>
<p>Untuk menjalankan Screen, jalankan perintah berikut:</p>
<pre class="brush: bash">screen</pre>
<p>perintah tersebut akan membuka secara otomatis sebuah terminal baru yang merupakan sebuah halaman screen session.</p>
<pre><em>Shortcut </em>:
- CTRL + A C
digunakan untuk membuat sebuah screen session baru.
- CTRL + A N
digunakan untuk berpindah ke next screen session.
- CTRL + A P
digunakan untuk berpindah ke previous  screen session.
- CTRL + A D
digunakan untuk memisahkan terminal dari screen session (tanpa mematikan proses yang terdapat dalam session)
- CTRL + D
digunakan untuk mematikan/menterminasi session screen yang saat itu sedang dipilih
</pre>
<p>Untuk kembali masuk ke screen session dan melihat proses yang masih berlangsung, jalankan perintah berikut:</p>
<pre class="brush: bash">screen -r</pre>
<p>Apabila ingin keluar dari screen session terminal setelah proses di dalam screen session selesai, gunakan perintah berikut:</p>
<pre class="brush: bash">exit</pre>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Update cPanel menggunakan screen</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Akan sangat menyusahkan bila koneksi terputus pada saat kita melakukan update untuk mesin cPanel kita. Belum lagi jika cPanel kita mengalami error karena proses update yang gagal. Oleh karena itu berikut ini akan diberikan sedikit tips untuk melakukan update cPanel menggunakan screen.</p>
<p style="text-align: justify;">Seperti biasa untuk melakukan update cPanel cukup dengan menjalankan perintah berikut <em>/scripts/upcp</em>, namun bila dengan screen maka langkahnya akan sedikit berbeda.</p>
<p>Pertama buat session screen baru:</p>
<pre class="brush: bash">screen</pre>
<p style="text-align: justify;">Setelah itu bila layar sudah terbuat baru dan di judul window sudah berubah menjadi [screen 0: bash], maka tinggal jalankan perintah untuk melakukan update cPanel:</p>
<pre class="brush: bash">/scripts/upcp</pre>
</p>
<p>Tinggal menunggu sampai proses update selesai dan window SSH dapat ditutup jika diperlukan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://artikel.magnet-id.com/control-panel/mengupdate-cpanel-menggunakan-screen/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menggunakan PHP5 dan PHP4 pada Server cPanel</title>
		<link>http://artikel.magnet-id.com/control-panel/menggunakan-php5-dan-php4-pada-server-cpanel/</link>
		<comments>http://artikel.magnet-id.com/control-panel/menggunakan-php5-dan-php4-pada-server-cpanel/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 31 Aug 2009 07:55:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Magnet Hosting</dc:creator>
				<category><![CDATA[Control Panel]]></category>
		<category><![CDATA[cPanel]]></category>
		<category><![CDATA[PHP]]></category>
		<category><![CDATA[WHM]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://artikel.magnet-id.com/?p=1405</guid>
		<description><![CDATA[Easy Apache 3 (EA3), fasilitas yang disediakan oleh cPanel /WHM untuk melakukan pengelolaan konfigurasi Apache dan PHP menyediakan fitur bagi kita untuk menjalankan PHP versi 5 dan PHP versi 4 secara bersamaan.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Easy Apache 3 (EA3), fasilitas yang disediakan oleh cPanel /WHM untuk melakukan pengelolaan konfigurasi Apache dan PHP menyediakan fitur bagi kita untuk menjalankan PHP versi 5 dan PHP versi 4 secara bersamaan.</p>
<p><span id="more-1405"></span>Artikel ini mengasumsikan bahwa anda sudah memiliki pengalaman dengan EA, WHM dan cPanel, serta sudah mengetahui konfigurasi modul apa saja yang ingin dipanggil / load.</p>
<h2>Versi Default</h2>
<p>Dalam contoh ini kita akan menggunakan PHP 5 sebagai versi default, artinya apabila file yang diproses memiliki akhiran (<em>extension)</em> .php, maka PHP 5 yang akan memproses, sementara apabila file tersebut memiliki akhiran .php4, maka PHP 4 yang akan memproses.</p>
<h2>Easy Apache Versi PHP</h2>
<p>Jalankan perintah /scripts/easyapache pada shell</p>
<pre class="brush: bash">/scripts/easyapache</pre>
<p>Atau pada VPS akan membutuhkan parameter tambahan</p>
<pre class="brush: bash">/scripts/easyapache --skip-xen-broken-xm-check</pre>
<p>Apabila anda melanjutkan konfigurasi dari konfigurasi yang sudah ada silahkan mulai dari konfigurasi tersebut (pilihan default konfigurasi eksisting). Ikuti langkah konfigurasi awal, menentukan versi Apache yang ingin digunakan, kemudian pada saat anda diminta untuk memilih versi PHP yang ingin digunakan, pilih kedua-duanya (PHP 4 dan PHP 5).</p>
<p><a  href="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/php4danphp5.gif" class="thickbox no_icon" rel="gallery-1405" title="php4danphp5"><img class="aligncenter size-full wp-image-1413" title="php4danphp5" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/php4danphp5.gif" alt="php4danphp5" width="600" height="398" /></a></p>
<p>Kemudian pilih <em>minor </em>versi PHP, dalam contoh ini akan dikonfigurasikan untuk PHP 4.4.9 dan PHP 5.2.10.</p>
<p><a  href="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/versiphpminor.gif" class="thickbox no_icon" rel="gallery-1405" title="versiphpminor"><img class="aligncenter size-full wp-image-1414" title="versiphpminor" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/versiphpminor.gif" alt="versiphpminor" width="600" height="399" /></a></p>
<p>Pada langkah terakhir (option), masuk ke <em>Exhaustive Options List</em>, yang akan membuka semua direktif option yang tersedia.</p>
<p><a  href="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/exhaustiveoption.gif" class="thickbox no_icon" rel="gallery-1405" title="exhaustiveoption"><img class="aligncenter size-full wp-image-1415" title="exhaustiveoption" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/exhaustiveoption.gif" alt="exhaustiveoption" width="600" height="398" /></a></p>
<p>Pastikan bahwa anda memberikan tanda silang (memilih) pada modul-modul Apache dan PHP yang ingin diload.</p>
<h2>Concurrent DSO atau CGI?</h2>
<p>EA3 memungkinkan kita untuk memanggil libphp5 dan libphp4 secara berbarengan, direktif ini dapat anda temukan pada Option List Apache dan PHP di langkah akhir Easy Apache.</p>
<p><a  href="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/concurrent-dso.gif" class="thickbox no_icon" rel="gallery-1405" title="concurrent-dso"><img class="aligncenter size-full wp-image-1410" title="concurrent-dso" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/concurrent-dso.gif" alt="concurrent-dso" width="600" height="399" /></a></p>
<p>Apabila anda ingin menggunakan PHP sebagai Modul Apache, maka silahkan dipilih opsi ini, Kedua versi apache akan berjalan bersamaan sebagai modul Apache.</p>
<blockquote><p>Concurrent PHP Patch pada Easy Apache hanya perlu diaktifkan ketika anda ingin memanggil kedua versi PHP sebagai Modul Apache (DSO), apabila anda menggunakan SuPHP, CGI atau FCGI maka <em>option </em>ini harus didisable.</p></blockquote>
<p>Pada contoh ini kita akan menggunakan SuPHP, sehingga PHP akan berjalan sebagai proses terpisah (CGI) atas nama owner script, konfigurasi ini cukup umum digunakan meskipun memiliki kelemahan membutuhkan lebih banyak RAM, namun lebih aman karena proses berjalan sebagai user dan bukan sebagai <em>nobody</em>.</p>
<p><a  href="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/cgiphp.gif" class="thickbox no_icon" rel="gallery-1405" title="cgiphp"><img class="aligncenter size-full wp-image-1417" title="cgiphp" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/cgiphp.gif" alt="cgiphp" width="600" height="399" /></a></p>
<p>Silahkan dipilih SuPHP, dan klik OK pada layar konfirmasi. Setelah semua modul yang diperlukan sudah dipilih, silahkan lakukan kompilasi Apache dan PHP dan tunggu sampai proses selesai dilakukan.</p>
<h2>Konfigurasi Suexec dan PHP (WHM)</h2>
<p>Setelah Easy Apache selesai melakukan kompilasi ulang Apache dan PHP berserta modulnya, silahkan pastikan bahwa  penggunaan dua versi PHP sudah aktif, hal ini dapat dilakukan melalui melalui menu Main &gt;&gt; Service Configuration &gt;&gt; Apache Configuration &gt;&gt; Configure Suexec and PHP.</p>
<p><a  href="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/phphandler.gif" class="thickbox no_icon" rel="gallery-1405" title="phphandler"><img class="aligncenter size-full wp-image-1421" title="phphandler" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/phphandler.gif" alt="phphandler" width="600" height="248" /></a></p>
<p>Pilih SuPHP sebagai PHP4 dan PHP5 Handler (apabila belum) dan klik Save New Configuration.</p>
<h2>PHP Info</h2>
<p>Untuk melihat / melakukan pengetesan, silahkan buat dua buah file info.php dan info.php4 yang berisi perintah phpinfo(), kemudian panggil file tersebut melalui <em>browser</em>.</p>
<p><a  href="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/infophp.gif" class="thickbox no_icon" rel="gallery-1405" title="infophp"><img class="aligncenter size-full wp-image-1422" title="infophp" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/infophp.gif" alt="infophp" width="600" height="367" /></a></p>
<p>dan PHP4</p>
<p><a  href="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/infophp4.gif" class="thickbox no_icon" rel="gallery-1405" title="infophp4"><img class="aligncenter size-full wp-image-1423" title="infophp4" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/infophp4.gif" alt="infophp4" width="600" height="377" /></a></p>
<h2>Referensi</h2>
<ul>
<li><a  href="http://www.docs.cpanel.net/twiki/bin/view/AllDocumentation/AllFAQ/PerlFAQ#Can_I_run_PHP4_PHP5_at_the_same" target="_blank">http://www.docs.cpanel.net/twiki/bin/view/AllDocumentation/AllFAQ/PerlFAQ#Can_I_run_PHP4_PHP5_at_the_same</a></li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://artikel.magnet-id.com/control-panel/menggunakan-php5-dan-php4-pada-server-cpanel/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Implementasi Rule Modsec ASL / Gotroot di Server cPanel</title>
		<link>http://artikel.magnet-id.com/control-panel/implementasi-rule-modsec-asl-gotroot-di-server-cpanel/</link>
		<comments>http://artikel.magnet-id.com/control-panel/implementasi-rule-modsec-asl-gotroot-di-server-cpanel/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 10 Aug 2009 13:23:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Magnet Hosting</dc:creator>
				<category><![CDATA[Control Panel]]></category>
		<category><![CDATA[cPanel]]></category>
		<category><![CDATA[Modsec]]></category>
		<category><![CDATA[Security]]></category>
		<category><![CDATA[WHM]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://artikel.magnet-id.com/?p=1387</guid>
		<description><![CDATA[Modsec dapat membantu server kita menghalau abuse aplikasi web pada layer terakhir, sebagai firewall untuk http modsec juga tergantung pada rule-set yang digunakan.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Modsec dapat membantu server kita menghalau abuse aplikasi web pada layer terakhir, sebagai firewall untuk http modsec juga tergantung pada rule-set yang digunakan.</p>
<p><span id="more-1387"></span></p>
<p>Gotroot merupakan komunitas praktisi IT yang mengoperasikan situs gotroot.com untuk berbagi pengalaman sesama praktisi IT di seluruh dunia. Salah satu yang sering dimanfaatkan adalah rule firewall untuk modsec yang memberikan perlindungan di tatanan aplikasi web (http firewall). Kumpulan rule tersebut saat ini berdiri sendiri dalam bentuk di bawah bendera Prometheus Global dengan nama <strong>Atomic Secure Linux </strong>atau <strong>ASL</strong>.</p>
<p>ASL sebagai sebuah aplikasi berdiri sendiri / <em>standalone</em> memiliki prosedur instalasi terpisah dan tidak dapat digabungkan dengan mudah ke server dengan cPanel / WHM karena cPanel / WHM merupakan aplikasi independen yang berjalan di server kita serta melakukan penguncian terhadap beberapa paket aplikasi linux karena diatur sendiri oleh repo miliknya untuk disesuaikan dengan rilis aplikasi terkait.</p>
<h2>Mod Security</h2>
<p>Yang akan dilakukan saat ini adalah menggunakan rule yang dimiliki oleh ASL ke dalam modsec server cPanel yang kita kelola. ASL sendiri memberikan layanan cuma-cuma ataupun GRATIS terhadap rule modsec-nya meskipun <em>delay</em> 30 hari dari rule yang berbayar. Tentunya dengan implementasi manual ini kita tidak dapat menikmati <em>automatic update</em> yang ditawarkan oleh ASL.</p>
<blockquote><p>Pastikan bahwa modsec sudah terinstall di server cPanel anda, hal ini dapat dilakukan melalui <em>EasyApache</em> dan di WHM bagian plugin dapat kita akses interface ke pengaturan config modsec dan lognya.</p></blockquote>
<p>Apabila menu Modsec sudah ada, berarti fitur ini sudah diaktifkan melalui <em>easyapache</em>, Modsec sendiri merupakan modul dari Apache, sehingga instalasinya di server cpanel dapat dilakukan melalui <em>easyapache</em>.</p>
<p><a  href="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/modsec-menu.jpg" class="thickbox no_icon" rel="gallery-1387" title="modsec-menu"><img class="aligncenter size-full wp-image-1394" title="modsec-menu" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/modsec-menu.jpg" alt="modsec-menu" width="202" height="147" /></a>Apabila belum ada Mod Security, maka modul tersebut harus diinstall terlebih dahulu, silahkan mencari referensi di situs cpanel.net atau referensi lainnya di internet mengenai bagaimana melakukan instalasi modul Modsec di cpanel melalui <em>easyapache</em>.</p>
<h2>Layout Modsec cPanel</h2>
<p>Ketika diinstall melalui <em>easyapache</em> secara default modsec akan diisi rule default dari cpanel, hal ini dapat dilihat melalui WHM &gt; Plugins &gt; Mod Security, klik edit config.</p>
<p><a  href="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/rule-default.jpg" class="thickbox no_icon" rel="gallery-1387" title="rule-default"><img class="aligncenter size-full wp-image-1397" title="rule-default" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/rule-default.jpg" alt="rule-default" width="620" height="172" /></a></p>
<p>Rule ini nantinya akan kita abaikan, namun kita tetap memanfaatkan logging system cpanel yang diintegrasikan dengan WHM, dapat anda lihat ketika anda masuk ke dalam interface Mod Security.</p>
<p>Rule dan config apache di dalam cpanel disimpan di dalam direktori /usr/local/apache/conf/ di dalam dua file yaitu;</p>
<pre>/usr/local/apache/conf/modsec2.conf
/usr/local/apache/conf/modsec2.user.conf</pre>
<p>File modsec2.conf dipanggil ketika service httpd di load oleh cPanel, dan kita akan memanfaatkan file ini untuk memanggil rule dari ASL yang akan kita lakukan kemudian, secara default file ini akan berisi;</p>
<pre># cat modsec2.conf
LoadFile /opt/xml2/lib/libxml2.so
LoadFile /opt/lua/lib/liblua.so
LoadModule security2_module  modules/mod_security2.so
&lt;IfModule mod_security2.c&gt;
SecRuleEngine On
# See http://www.modsecurity.org/documentation/ModSecurity-Migration-Matrix.pdf
# "Add the rules that will do exactly the same as the directives"
# SecFilterCheckURLEncoding On
# SecFilterForceByteRange 0 255
SecAuditEngine RelevantOnly
SecAuditLog logs/modsec_audit.log
SecDebugLog logs/modsec_debug_log
SecDebugLogLevel 0
SecDefaultAction "phase:2,deny,log,status:406"
SecRule REMOTE_ADDR "^127.0.0.1$" nolog,allow
Include "/usr/local/apache/conf/modsec2.user.conf"
&lt;/IfModule&gt;</pre>
<p>Perhatikan direktif Include, yang memanggil file kedua yang kita sebutkan, apabila kita melakukan edit rule melalui interface WHM, di file modsec2.user.conf inilah rule tersebut diletakkan, dan akan dipanggil ulang ketika service httpd diload.</p>
<h2>ASL Modsec Rule</h2>
<p>Ikuti langkah berikut untuk menggunakan rule (delayed / gratis) dari ASL; Download rule tersebut;</p>
<pre class="brush: bash">cd /usr/local/src/
wget http://downloads.prometheus-group.com/delayed/rules/modsec-2.5-free-latest.tar.gz</pre>
<p>Extract file tersebut dan persiapkan layout untuk rule asl kita;</p>
<pre class="brush: bash">tar xzvf modsec-2.5-free-latest.tar.gz
mkdir /etc/asl
cp -Rv modsec/* /etc/asl/</pre>
<p>Perhatikan bahwa kita membuat direktori di dalam /etc/ untuk menempatkan file rule modsec dari asl, lakukan ulang langkah ini dan modifikasi selanjutnya apabila anda ingin mengupdate rule anda.</p>
<p>Disable asl_scanner rule apabila anda tidak menggunakannya;</p>
<pre class="brush: bash">cd /etc/asl/
vi 05_asl_scanner.conf</pre>
<p>Berikan tanda pagar / <em>comment</em> pada bagian rule di file tersebut menjadi seperti ini;</p>
<pre>#SecUploadFileMode 0644
#SecRule FILES_TMPNAMES "@inspectFile /usr/bin/modsec-clamscan.pl" \
#       "id:351000,rev:1,severity:2,msg:'Malicious File upload attempt',log,deny,auditlog,status:403,t:none"</pre>
<p>Kemudian kita disable rule rbl modsec, karena rule ini akan memeriksa apakah IP Address pengunjung server / situs kita masuk ke dalam database rbl / spamhouse, hal ini kita lakukan karena banyak IP Address dari Indonesia yang masuk ke dalam daftar rbl, sehingga besar kemungkinan pemeriksaan ini akan memunculkan <em>complaint</em> dari pengguna mengingat IP Address yang mereka gunakan adalah IP Address <em>dynamic</em> dari ISP.</p>
<pre class="brush: bash">vi 00_asl_rbl.conf</pre>
<p>Berikan pagar / <em>comment</em> pada rule Global RBL rules menjadi seperti ini;</p>
<pre>#Global RBL rules
#SecRule REMOTE_ADDR "!@pmFromFile /etc/asl/whitelist" \
#"chain,deny, log, id:350000,rev:2,msg:'Global RBL Match: IP is on the xbl.spamhaus.org Blacklist',severity:'1'"
#SecRule REMOTE_ADDR "@rbl xbl.spamhaus.org"</pre>
<p>Buat / kopi file whitelist.txt menjadi whitelist, file ini akan berisi url yang kita bypass dari pemeriksaan di rule selanjutnya, apabila kita tidak kopi maka mod_sec akan mengeluhkan bahwa file tersebut tidak ada;</p>
<pre class="brush: bash">cp whitelist.txt whitelist</pre>
<blockquote><p>Untuk mendisable rule di dalam kompilasi rule ASL ini kita dapat melakukan per rule, caranya adalah dengan memberikan tanda pagar di depan rule yang ingin kita disable seperti contoh di atas.</p></blockquote>
<h2>Integrasi dengan cPanel</h2>
<p>Secara sederhana hal ini dapat kita lakukan dengan memanggil kumpulan rule yang baru saja kita buat melalui file modsec2.conf.</p>
<pre class="brush: bash">vi /usr/local/apache/conf/modsec2.conf</pre>
<p>Buat menjadi sebagai berikut;</p>
<pre>LoadFile /opt/xml2/lib/libxml2.so
LoadFile /opt/lua/lib/liblua.so
LoadModule security2_module  modules/mod_security2.so
&lt;IfModule mod_security2.c&gt;
SecRuleEngine On
# See http://www.modsecurity.org/documentation/ModSecurity-Migration-Matrix.pdf
# "Add the rules that will do exactly the same as the directives"
# SecFilterCheckURLEncoding On
# SecFilterForceByteRange 0 255
SecAuditEngine RelevantOnly
SecAuditLog logs/modsec_audit.log
SecDebugLog logs/modsec_debug_log
SecDebugLogLevel 0
SecDefaultAction "phase:2,deny,log,status:406"
SecRule REMOTE_ADDR "^127.0.0.1$" nolog,allow
# Include "/usr/local/apache/conf/modsec2.user.conf"
Include "/etc/asl/*asl*.conf"
&lt;/IfModule&gt;</pre>
<p>Perhatikan direktif Include terakhir yang akan memanggil semua file dengan regex *asl*.conf dari dalam direktori /etc/asl/, kemudian restart service httpd.</p>
<pre class="brush: bash">/scripts/restartsrv_httpd</pre>
<p>Log dapat kita monitor melalui WHM, ataupun dengan melakukan <em>tailing</em> file modsec_audit.log;</p>
<pre class="brush: bash">tail -f /usr/local/apache/logs/modsec_audit.log</pre>
<p>Salah satu contoh log di WHM;</p>
<p><a  href="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/modsec-log.jpg" class="thickbox no_icon" rel="gallery-1387" title="modsec-log"><img class="aligncenter size-full wp-image-1399" title="modsec-log" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/modsec-log.jpg" alt="modsec-log" width="620" height="191" /></a></p>
<blockquote><p>Melalui log, kita dapat mengetahui rule mana yang bekerja ketika firewall aktif, log dapat kita manfaatkan untuk mencari rule yang terlalu galak dan mungkin tidak sesuai dengan kondisi yang kita inginkan.</p></blockquote>
<h2>Update Rule</h2>
<p>Rule update dapat kita ambil melalui http://downloads.prometheus-group.com/delayed/rules/, ulangi langkah di atas ketika anda melakukan update rule.</p>
<h2>Referensi</h2>
<ul>
<li><a  href="http://gotroot.com/" target="_blank">http://gotroot.com/</a></li>
<li><a  href="http://www.progllc.com/products/asl.html">http://www.progllc.com/products/asl.html</a></li>
<li><a  href="http://www.atomicorp.com/wiki/index.php/Atomic_ModSecurity_Rules" target="_blank">http://www.atomicorp.com/wiki/index.php/Atomic_ModSecurity_Rules</a></li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://artikel.magnet-id.com/control-panel/implementasi-rule-modsec-asl-gotroot-di-server-cpanel/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengupdate Lisensi cPanel di Server Anda</title>
		<link>http://artikel.magnet-id.com/control-panel/mengupdate-lisensi-cpanel-di-server-anda/</link>
		<comments>http://artikel.magnet-id.com/control-panel/mengupdate-lisensi-cpanel-di-server-anda/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 09 Aug 2009 08:55:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Magnet Hosting</dc:creator>
				<category><![CDATA[Control Panel]]></category>
		<category><![CDATA[cPanel]]></category>
		<category><![CDATA[License]]></category>
		<category><![CDATA[WHM]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://artikel.magnet-id.com/?p=1377</guid>
		<description><![CDATA[Apabila karena satu dan lain hal kita lupa untuk memperpanjang lisensi cPanel / WHM di server atau vps yang kita gunakan, ikuti langkah berikut untuk melakukan update lisensi sehingga server atau vps memperbaharui file lisensi cpanel.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Apabila karena satu dan lain hal kita lupa untuk memperpanjang lisensi cPanel / WHM di server atau vps yang kita gunakan, ikuti langkah berikut untuk melakukan update lisensi sehingga server atau vps memperbaharui file lisensi cpanel.</p>
<p><span id="more-1377"></span>Apabila lisensi cpanel kita expired, maka user tidak dapat melakukan login baik ke WHM maupun cPanel, anda akan dihadapkan pada pesan bahwa lisensi anda telah expired.</p>
<h2>Verifikasi Lisensi cPanel</h2>
<p>Apabila kita sudah melakukan perpanjangan, lakukan verifikasi terlebih dahulu melalui URL <a  href="http://www.cpanel.net/apps/verify/" target="_blank">http://www.cpanel.net/apps/verify/</a>, masukkan IP Address utama server (yang terdaftar sebagai pemilik lisensi cPanel) dan klik Verify.</p>
<p><a  href="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/verify-masukkan-ip.jpg" class="thickbox no_icon" rel="gallery-1377" title="verify-masukkan-ip"><img class="aligncenter size-full wp-image-1380" title="verify-masukkan-ip" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/verify-masukkan-ip.jpg" alt="verify-masukkan-ip" width="620" height="403" /></a></p>
<p>Perhatikan hasil dari query IP Address yang anda masukkan, secara garis besar, apabila berwarna Hijau, maka lisensi anda dalam keadaan aktif, apabila berwarna abu-abu, maka lisensi anda dalam keadaan disabled / non-aktif.</p>
<p><a  href="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/verify-history-license.jpg" class="thickbox no_icon" rel="gallery-1377" title="verify-history-license"><img class="aligncenter size-full wp-image-1383" title="verify-history-license" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/verify-history-license.jpg" alt="verify-history-license" width="620" height="167" /></a></p>
<p>Di halaman tersebut juga anda dapat memperhatikan hal-hal sebagai berikut;</p>
<ul>
<li>Sejarah / History License cPanel anda</li>
<li>Nama Paket (External, Internal, VPS / VZZO, YEAR dan TEST)</li>
<li>Partner cPanel tempat kita mendaftarkan lisensi</li>
<li>Dan tentunya Status (Active atau Expired / Deactivated)</li>
</ul>
<h2>Mengupdate Lisensi Server cPanel</h2>
<p>Apabila lisensi anda dalam keadaan aktif, silahkan login melalui ssh sebagai root, dan jalankan perintah berikut;</p>
<pre># /usr/local/cpanel/cpkeyclt
Updating Internal cPanel Information....................Done</pre>
<p>Buka kembali WHM anda, apabila semua berjalan lancar maka Lisensi Server cPanel anda sudah diperbaharui.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://artikel.magnet-id.com/control-panel/mengupdate-lisensi-cpanel-di-server-anda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Instalasi Fantastico De Luxe di Server cPanel Anda</title>
		<link>http://artikel.magnet-id.com/control-panel/instalasi-fantastico-de-luxe-di-server-cpanel-anda/</link>
		<comments>http://artikel.magnet-id.com/control-panel/instalasi-fantastico-de-luxe-di-server-cpanel-anda/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 06 Aug 2009 16:36:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Magnet Hosting</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aplikasi Web]]></category>
		<category><![CDATA[Control Panel]]></category>
		<category><![CDATA[CentOS]]></category>
		<category><![CDATA[cPanel]]></category>
		<category><![CDATA[Fantastico]]></category>
		<category><![CDATA[Instalasi]]></category>
		<category><![CDATA[WHM]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://artikel.magnet-id.com/?p=1320</guid>
		<description><![CDATA[Fantastico De Luxe merupakan autoinstaller untuk server cPanel, dapat digunakan dalam bentuk plugin dengan lisensi yang terpisah dari lisensi cPanel. Fantastico De Luxe memungkinkan pengguna cPanel untuk melakukan instalasi puluhan aplikasi open source dengan sangat mudah.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Fantastico De Luxe merupakan autoinstaller untuk server cPanel, dapat digunakan dalam bentuk plugin dengan lisensi yang terpisah dari lisensi cPanel. Fantastico De Luxe memungkinkan pengguna cPanel untuk melakukan instalasi puluhan aplikasi open source dengan sangat mudah.</p>
<p><span id="more-1320"></span></p>
<p>Untuk melakukan instalasi plugin Fantastico De Luxe Autoinstaller di cPanel / WHM, pada prinsipnya ada 3 langkah yang harus kita lakukan sebagai berikut;</p>
<ul>
<li>Menggantikan Wget dengan versi yang dianjurkan oleh fantastico untuk memastikan bahwa instalasi di langkah ke 3 berhasil dilakukan.</li>
<li>Melakukan instalasi plugin ke dalam WHM.</li>
<li>Melakukan instalasi Fantastico De Luxe Autoinstallernya sendiri, yang akan mengambil / melakukan download terhadap aplikasi web yang nantinya dapat diinstall langsung oleh pengguna cPanel.</li>
</ul>
<blockquote><p>Tulisan ini mengasumsikan bahwa anda menggunakan cPanel / WHM dan CentOS 64 bit, untuk architecture yang lain mohon dipelajari melalui link di bagian referensi.</p></blockquote>
<h2>Reinstalasi Wget</h2>
<p>Apabila anda tidak melakukan reinstalasi wget, kemungkinan besar, setelah langkah ketiga (instalasi fantastico dilakukan) selesai, fantastico akan tetap menganggap bahwa instalasi belum dilakukan, hal ini diklaim sebagai bug dari wget yang datang bersama CentOS.</p>
<p>Untuk melakukan instalasi ulang wget, kita akan melakukan download source wget rilis terbaru;</p>
<pre class="brush: bash">cd /usr/local/src/
wget http://ftp.gnu.org/gnu/wget/wget-latest.tar.gz
tar xfz wget-latest.tar.gz</pre>
<p>Uninstall wget dari sistem kita;</p>
<pre class="brush: bash">yum remove wget</pre>
<p>Lakukan kompilasi wget yang sebelumnya kita download</p>
<pre class="brush: bash">cd wget-*
./configure --prefix=/usr
make
make test
make install
cd ../
rm -Rf wget-*</pre>
<p>Masukan wget sebagai paket yang diexclude oleh yum agar tidak akan diproses ketika kita misalnya menjalankan perintah yum install wget; buka file yum.conf</p>
<pre class="brush: bash">vi /etc/yum.conf</pre>
<p>Masukkan wget di akhir direktif exclude =</p>
<h2>Instalasi Plugin</h2>
<p>Kita akan mengaktifkan plugin Fantastico De Luxe agar selanjutnya langkah instalasi akan dilakukan melalui interface WHM;</p>
<pre class="brush: bash">cd /usr/local/cpanel/whostmgr/docroot/cgi
wget -N http://files.betaservant.com/files/free/fantastico_whm_admin.tgz
tar -xzpf fantastico_whm_admin.tgz
rm -rf fantastico_whm_admin.tgz</pre>
<p>Setelah langkah di atas selesai kita lakukan, interface Fantastico De Luxe akan dapat diakses melalui WHM.</p>
<h2>Instalasi Fantastico De Luxe</h2>
<p>Silahkan login ke WHM anda sebagai root, di sidebar WHM bagian Plugin anda akan menemukan link ke interface Fantastico De Luxe WHM Admin;</p>
<p><a  href="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/plugin-fantastico.gif" class="thickbox no_icon" rel="gallery-1320" title="plugin-fantastico"><img class="aligncenter size-full wp-image-1332" title="plugin-fantastico" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/plugin-fantastico.gif" alt="plugin-fantastico" width="220" height="168" /></a></p>
<p>Silahkan klik link tersebut, anda akan masuk ke dalam interface Admin Fantastico De Luxe.</p>
<p><a  href="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/clicktoinstall.jpg" class="thickbox no_icon" rel="gallery-1320" title="clicktoinstall"><img class="aligncenter size-full wp-image-1334" title="clicktoinstall" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/clicktoinstall.jpg" alt="clicktoinstall" width="620" height="475" /></a>Silahkan klik <em>Click Here to start the installation process,</em> anda akan di bawa ke halaman konfigurasi awal, secara default proses instalasi sudah dapat dilanjutkan, silahkan klik Install untuk memulai instalasi.</p>
<p><a  href="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/installstart.jpg" class="thickbox no_icon" rel="gallery-1320" title="installstart"><img class="aligncenter size-full wp-image-1336" title="installstart" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/installstart.jpg" alt="installstart" width="620" height="244" /></a></p>
<p>Proses instalasi akan melakukan download terhadap source file aplikasi yang nantinya akan dapat diinstall secara mudah melalui cPanel, pastikan bahwa server anda memiliki bandwidth internasional yang mencukupi, karena file tersebut akan didownload dari sisi internasional. Untuk pengguna layanan Dedicated Server  / VPS Magnet, dipersilahkan untuk melakukan <em>request</em> burst bandwidth sebelum melakukan instalasi.</p>
<p><a  href="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/prosesinstall.jpg" class="thickbox no_icon" rel="gallery-1320" title="prosesinstall"><img class="aligncenter size-full wp-image-1337" title="prosesinstall" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/prosesinstall.jpg" alt="prosesinstall" width="620" height="207" /></a></p>
<blockquote><p>Selama proses berlangsung, koneksi antara pc anda dengan server anda dan koneksi server anda dengan internet tidak boleh terputus, karena hal tersebut akan menyebabkan proses instalasi harus diulang dari awal.</p></blockquote>
<p>Setelah proses selesai, klik settings untuk melakukan konfigurasi Fantastico De Luxe yang baru saja kita install;</p>
<p><a  href="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/settingfantastico.jpg" class="thickbox no_icon" rel="gallery-1320" title="settingfantastico"><img class="aligncenter size-full wp-image-1339" title="settingfantastico" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/settingfantastico.jpg" alt="settingfantastico" width="620" height="198" /></a></p>
<p>Sesuaikan terutama direktif berikut;</p>
<ul>
<li>PHPSuExec Installed? (installed / not installed)</li>
<li>Is this server a VPS Server? (Yes / No)</li>
</ul>
<p>Jangan lupa juga untuk mengaktifkan Fantastico De Luxe di Default Feature WHM; WHM &gt; Feature Manager &gt; Default dan Klik Edit, periksa apakah Fantastico De Luxe sudah diberikan <em>checkmark</em>.</p>
<h2>Referensi</h2>
<ul>
<li><a  href="http://www.netenberg.com/forum/index.php?topic=950.0" target="_blank">http://www.netenberg.com/forum/index.php?topic=950.0</a></li>
<li><a  href="http://www.netenberg.com/forum/index.php?topic=5430.0" target="_self">http://www.netenberg.com/forum/index.php?topic=5430.0</a></li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://artikel.magnet-id.com/control-panel/instalasi-fantastico-de-luxe-di-server-cpanel-anda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Membatasi Pengiriman E-mail per Domain di cPanel</title>
		<link>http://artikel.magnet-id.com/control-panel/membatasi-pengiriman-e-mail-per-domain-di-cpanel/</link>
		<comments>http://artikel.magnet-id.com/control-panel/membatasi-pengiriman-e-mail-per-domain-di-cpanel/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 05 Aug 2009 06:36:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Magnet Hosting</dc:creator>
				<category><![CDATA[Control Panel]]></category>
		<category><![CDATA[cPanel]]></category>
		<category><![CDATA[E-mail]]></category>
		<category><![CDATA[Exim]]></category>
		<category><![CDATA[WHM]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://artikel.magnet-id.com/?p=1312</guid>
		<description><![CDATA[cPanel / WHM memungkinkan kita untuk membatasi jumlah e-mail yang dikirimkan oleh masing-masing domain per jam. Untuk merubah konfigurasi ini anda harus memiliki akses root.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>cPanel / WHM memungkinkan kita untuk membatasi jumlah e-mail yang dikirimkan oleh masing-masing domain per jam. Untuk merubah konfigurasi ini anda harus memiliki akses root.</p>
<p><span id="more-1312"></span>Apabila anda menggunakan server / vps anda untuk memberikan layanan <em>shared hosting </em>ataupun <em>reseller hosting</em>, ada baiknya anda memberikan batasan terhadap jumlah e-mail yang dikirimkan setiap jamnya. Hal ini untuk mencegah aktifitas SPAM yang terjadi secara sengaja ataupun tidak mengganggu kinerja server anda.</p>
<p>Apabila terdapat script pengiriman e-mail massal yang mengirimkan ratusan bahkan ribuan e-mail melalui server / vps anda, jumlah e-mail di dalam queue Exim akan bertambah dan otomatis akan mempertinggi load cpu server anda dan kemungkinan besar akan mengganggu kinerja services yang lain misalnya httpd maupun mysql.</p>
<h2>Memberikan Batasan Secara Keseluruhan</h2>
<p>Apabila anda sudah melakukan login sebagai root ke WHM anda, batasan per domain ini dapat anda setup melalui Menu Tweak Settings.</p>
<p><a  href="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/tweaksetting.jpg" class="thickbox no_icon" rel="gallery-1312" title="tweaksetting"><img class="aligncenter size-full wp-image-1315" title="tweaksetting" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/tweaksetting.jpg" alt="tweaksetting" width="620" height="94" /></a></p>
<p>Apabila anda sudah berada di dalam halaman Tweak Settings, silahkan ubah direktif &#8220;The Maximum Each Domain can send per hour&#8221;, secara default direktif tersebut memiliki nilai &#8220;0&#8243; yang artinya unlimited, dan tidak ada batasan jumlah e-mail yang dapat dikirimkan oleh masing-masing domain per jamnya.</p>
<p><a  href="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/maximumsend.jpg" class="thickbox no_icon" rel="gallery-1312" title="maximumsend"><img class="aligncenter size-full wp-image-1316" title="maximumsend" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/maximumsend.jpg" alt="maximumsend" width="620" height="105" /></a></p>
<p>Ubah nilai tersebut dan klik save.</p>
<h2>Memberikan Batasan per Domain</h2>
<p>Apabila anda ingin memberikan batasan berbeda untuk domain tertentu, bisa dilakukan melalui shell, silahkan tambahkan namadomain.com = limit di file /var/cpanel/maxemails.</p>
<p>Contohnya;</p>
<pre># cat /var/cpanel/maxemails
domain1.com=500</pre>
<p>Artinya anda memberikan batasan berbeda untuk domain1.com sebesar 500 e-mail per jam, berbeda dengan limit keseluruhan yang misalnya 100 e-mail per jam.</p>
<p>Setelah anda memasukkan namadomain.com = limit ataupun menambahkan, anda harus menjalankan terlebih dahulu script rebuild max email config sebagai berikut;</p>
<pre># /scripts/build_maxemails_config</pre>
<p>Script tersebut akan membuat file di /var/cpanel/maxemailsperdomain/, seperti contoh berikut;</p>
<pre># ls  /var/cpanel/maxemailsperdomain/
./  ../   domain1.com</pre>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://artikel.magnet-id.com/control-panel/membatasi-pengiriman-e-mail-per-domain-di-cpanel/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menggunakan Addon Domain di Account cPanel Anda</title>
		<link>http://artikel.magnet-id.com/control-panel/menggunakan-addon-domain-di-account-cpanel-anda/</link>
		<comments>http://artikel.magnet-id.com/control-panel/menggunakan-addon-domain-di-account-cpanel-anda/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 03 Aug 2009 08:23:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Magnet Hosting</dc:creator>
				<category><![CDATA[Control Panel]]></category>
		<category><![CDATA[cPanel]]></category>
		<category><![CDATA[Domain]]></category>
		<category><![CDATA[Name Server]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://artikel.magnet-id.com/?p=1269</guid>
		<description><![CDATA[Addon domain merupakan fasilitas untuk menambahkan domain lain ke account utama kita dengan isi yang berbeda dengan situs / account utama. Addon domain akan menjadikan direktori di dalam homedir user anda sebagai base www-dir, sehingga apabila diakses akan langsung mengakses direktori tersebut.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Addon domain merupakan fasilitas untuk menambahkan domain lain ke account utama kita dengan isi yang berbeda dengan situs / account utama. Addon domain akan menjadikan direktori di dalam homedir user anda sebagai base www-dir, sehingga apabila diakses akan langsung mengakses direktori tersebut.</p>
<p><span id="more-1269"></span>Dengan menggunakan fasilitas Addon Domain, anda dapat memiliki 2 domain di dalam satu account cPanel. Untuk dapat memanfaatkan fasilitas Addon Domain di Account cPanel shared hosting yang anda miliki di Magnet Hosting, pastikan bahwa anda menggunakan layanan yang memperbolehkan Addon Domain yaitu <strong>Medium, Enterprise 500 dan Enterprise 1000</strong>. Fitur lengkap layanan shared hosting dapat anda pelajari melalaui <a  href="http://www.magnet-id.com/shared-hosting/" target="_self">http://www.magnet-id.com/shared-hosting/</a>.</p>
<blockquote><p>Pastikan bahwa anda menggunakan paket layanan <strong>Medium, Enterprise 500</strong> atau <strong>Enterprise 1000</strong> untuk dapat memanfaatkan fasilitas ini.</p></blockquote>
<p>Fasilitas ini juga dapat anda pelajari melalui sidebar <em>interface</em> cPanel anda yang dapat anda lihat ketika anda sudah melakukan login.</p>
<p><a  href="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/addondomaincpanel.gif" class="thickbox no_icon" rel="gallery-1269" title="addondomaincpanel"><img class="aligncenter size-full wp-image-1271" title="addondomaincpanel" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/addondomaincpanel.gif" alt="addondomaincpanel" width="235" height="191" /></a>Angka x/y menunjukkan anda sudah menggunakan berapa (x) dari batasan yang diberikan (y). Apabila anda masih memiliki sisa batasan maka anda dapat memanfaatkan fasilitas ini.</p>
<p>Menu Addon Domain dapat anda akses melalui <em>interface</em> cPanel di bagian Domains.</p>
<p><a  href="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/domainsection.gif" class="thickbox no_icon" rel="gallery-1269" title="domainsection"><img class="aligncenter size-full wp-image-1272" title="domainsection" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/domainsection.gif" alt="domainsection" width="508" height="114" /></a></p>
<h2>Menambah Domain Addon</h2>
<p>Klik pada button Addon Domains untuk masuk ke dalam menu fasilitas Addon Domain. Anda akan diminta untuk memasukkan Nama Domain yang baru, masukkan sesusai nama domain yang ingin anda gunakan, misalnya namadomainanda.com. Setelah itu FTP username dan Document Root akan tergenerate secara default.</p>
<p><a  href="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/createnewaddon.gif" class="thickbox no_icon" rel="gallery-1269" title="createnewaddon"><img class="aligncenter size-full wp-image-1274" title="createnewaddon" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/createnewaddon.gif" alt="createnewaddon" width="620" height="281" /></a><strong>FTP Username </strong>adalah user FTP khusus yang nantinya akan mendapatkan akses langsung dan hanya ke dalam Document Root. Document Root adalah tempat data website / situs addon domain tersebut diletakkan. Kedua <em>value default </em>ini dapat anda ubah sesuai dengan keinginan anda, misalnya anda ingin agar Document Root untuk Addon Domain tersebut terletak di luar direktori public_html, misalnya;</p>
<pre>addon/newdomain.com</pre>
<p>Domain tersebut akan berada di dalam Home Direktori user cPanel anda, misalkan username anda adalah username, maka full pathnya (di mesin cPanel) akan menjadi /home/username/addon/newdomain.com. Apabila Document Root direktori belum ada, maka cPanel akan membuat secara otomatis direktori tersebut.</p>
<p>Untuk password silahkan dimasukkan password yang anda inginkan sebanyak dua kali atau manfaatkan fitur <em>Generate Password</em> dari form tersebut. Setelah semua terisi dengan baik silahkan klik Add Domain.</p>
<h2>Menyesuaikan Name Server Domain</h2>
<p>Domain baru anda akan langsung aktif dan akan dapat digunakan apabila name server untuk domain tersebut sudah di arahkan ke Name Server Magnet Hosting sebagai berikut;</p>
<pre>ns1.magnet-id.com
ns2.magnet-id.com
ns3.magnet-id.com
ns4.magnet-id.com</pre>
<p>Name Server untuk domain dapat anda arahkan di tempat anda mendaftarkan domain, atau apabila anda mendaftarkan domain di Magnet Hosting, secara <em>default</em> name server nya sudah mengarah ke Name Server Magnet Hosting.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://artikel.magnet-id.com/control-panel/menggunakan-addon-domain-di-account-cpanel-anda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Konfigurasi DNS Cluster cPanel</title>
		<link>http://artikel.magnet-id.com/control-panel/konfigurasi-dns-cluster-cpanel/</link>
		<comments>http://artikel.magnet-id.com/control-panel/konfigurasi-dns-cluster-cpanel/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 02 Aug 2009 21:18:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Magnet Hosting</dc:creator>
				<category><![CDATA[Control Panel]]></category>
		<category><![CDATA[cPanel]]></category>
		<category><![CDATA[DNS]]></category>
		<category><![CDATA[Name Server]]></category>
		<category><![CDATA[WHM]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://artikel.magnet-id.com/?p=1248</guid>
		<description><![CDATA[DNS Cluster merupakan beberapa Server cPanel yang memiliki rekaman Zona Authoritative yang sama dan saling melakukan sinkronisasi.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>DNS Cluster merupakan beberapa Server cPanel yang memiliki rekaman Zona Authoritative yang sama dan saling melakukan sinkronisasi.</p>
<p><span id="more-1248"></span>Server cPanel tersebut tidak harus menggunakan cPanel Full yang anda gunakan juga sebagai server shared hosting untuk pelanggan anda, namun dapat menggunakan cPanel DNS Only yang dapat dimanfaatkan secara GRATIS.</p>
<p>Dengan memanfaatkan DNS Cluster yang dimungkinkan oleh Server cPanel, anda dapat memisahkan Server yang melayani fungsi DNS, dan dapat memiliki contohnya hanya 2-4 Server DNS yang melayani seluruh server cPanel anda, dimanapun account pelanggan anda diletakkan, name servernya tidak perlu diubah. Hal ini sangat memudahkan apabila kita ingin melakukan migrasi account antar server, dan menjamin berjalannya fungsi Name Server dengan lebih baik.</p>
<h2><strong>Enable DNS Cluster di Masing-Masing Server</strong></h2>
<p>Untuk mengenable DNS Cluster di server cPanel anda dapat dilakukan melalui WHM &gt; Configure Cluster , pilih enable DNS Clustering dan Klik Change.</p>
<p><a  href="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/dnscluster.jpg" class="thickbox no_icon" rel="gallery-1248" title="dnscluster"><img class="aligncenter size-full wp-image-1256" title="dnscluster" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/dnscluster.jpg" alt="dnscluster" width="545" height="128" /></a></p>
<p>DNS Cluster telah di enable di server tersebut. Kemudian anda akan menghubungkan server DNS tersebut dengan server DNS lainnya, melalui Add New Server.</p>
<h2>Menambahkan server lain ke dalam Cluster</h2>
<p>Silahkan masukkan IP Address server cPanel atau cPanel DNS Only anda yang lainnya pada form Add New Server.</p>
<p><a  href="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/addnew.jpg" class="thickbox no_icon" rel="gallery-1248" title="addnew"><img class="aligncenter size-full wp-image-1258" title="addnew" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/addnew.jpg" alt="addnew" width="394" height="77" /></a></p>
<p>Setelah anda memasukkan IP Address dan klik Configure, anda akan diminta untuk melakukan setup <em>Remote Access Key</em>. Hal ini dibutuhkan untuk mengamankan komunikasi antara kedua server. Untuk mengambil / membuat Key tersebut silahkan click Link di bagian bawah, anda akan diminta login sebagai root ke server yang akan ditambahkan ke dalam cluster.</p>
<p><a  href="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/createtrust.jpg" class="thickbox no_icon" rel="gallery-1248" title="createtrust"><img class="aligncenter size-full wp-image-1259" title="createtrust" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/createtrust.jpg" alt="createtrust" width="440" height="458" /></a>Kopi Key yang anda dapatkan dari remote server dan paste di dalam form yang disediakan, apabila sudah, silahkan klik Submit. Server akan memeriksa validitas key tersebut, ketika <em>Trust Relationship</em> di antara kedua server sudah terbangun, Server yang tadi anda tambahkan akan muncul di list Server Cluster.</p>
<h2>Peranan / Role Server</h2>
<p>Terdapat dua jenis Role yaitu Standalone dan Synchronize Changes. Pada Role Stand Alone, Server di dalam cluster tersebut tidak akan diupdate rekaman Zonenya ketika terjadi perubahan di server kita. Pada Synchronize Changes, server di dalam cluster dengan role tersebut akan di sinkronisasi setiap terjadi perubahan di server kita baik penghapusan maupun perubahan Zone.</p>
<p><a  href="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/dnsrole.jpg" class="thickbox no_icon" rel="gallery-1248" title="dnsrole"><img class="aligncenter size-full wp-image-1261" title="dnsrole" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/dnsrole.jpg" alt="dnsrole" width="592" height="78" /></a></p>
<p>Setiap server tidak harus memiliki role yang sama, misalkan anda memiliki Server cPanel Full yang digunakan untuk pelanggan Shared Hosting, di dalam cluster terdapat 4 buah Server cPanel DNS Only, maka di server Shared Hosting semua server di dalam cluster memiliki Role Synchronized Change, sementara di dalam masing-masing Server cPanel DNS Only, Server Shared Hosting memiliki role standalone.</p>
<p>Setelah Server masuk ke dalam cluster kita, dan Role sudah disesuaikan, silahkan klik save. Lakukan hal yang sama di dalam server yang satu lagi mungkin dengan role yang berbeda, atau tidak perlu dilakukan apabila anda menggunakan Server cPanel DNS Only, karena sinkronisasi terjadi satu arah.</p>
<p>Apabila sebelumnya sudah ada Zona Authoritative di dalam server kita, silahkan lakukan sinkronisasi Zona ke semua server di dalam cluster melalui WHM &gt; DNS Functions &gt; Synchronized DNS Records.</p>
<p><a  href="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/sync.jpg" class="thickbox no_icon" rel="gallery-1248" title="sync"><img class="aligncenter size-full wp-image-1262" title="sync" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/sync.jpg" alt="sync" width="550" height="426" /></a></p>
<p>Pilih Synchronize All Zones to All Server dan klik Synchronize.</p>
<h2>Contoh Konfigurasi Cluster</h2>
<p>Gambar berikut memberikan ilustrasi hubungan antara Server yang dapat dijadikan sebagai contoh.</p>
<p><a  href="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/directlink.jpg" class="thickbox no_icon" rel="gallery-1248" title="directlink"><img class="aligncenter size-full wp-image-1264" title="directlink" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/08/directlink.jpg" alt="directlink" width="335" height="233" /></a></p>
<p>Pada contoh gambar di atas, webserver.example.com adalah server cPanel Full yang kita gunakan untuk menyimpan account pelanggan shared hosting kita. Sementara ns1 dan ns2.example.com merupakan Server cPanel DNS only yang bertugas khusus untuk menyimpan data authoritative domain account yang berada di webserver.example.com.</p>
<p>Setiap terjadi perubahan Zone, di WHM melalui menu DNS Functions &gt; Edit DNS Zone, maka webserver.example.com akan mengupdate Zona yang berada di ns1 dan ns2.example.com.</p>
<p>Beberapa keuntungan dengan DNS Cluster ini di antaranya;</p>
<ul>
<li>Kita dapat membagi beban kerja Name Server ke Server terpisah</li>
<li>Apabila Web Server mengalami down time, maka Zona DNS domain account yang diletakkan di server tersebut tidak menghilang.</li>
<li>Kedua Name Server dapat dipisahkan letak secara geografisnya untuk menjamin ketersediaan DNS untuk domain pelanggan shared hosting kita.</li>
</ul>
<p><strong>Referensi</strong></p>
<ul>
<li><a  href="http://twiki.cpanel.net/twiki/bin/view/AllDocumentation/WHMDocs/ConfigureCluster">http://twiki.cpanel.net/twiki/bin/view/AllDocumentation/WHMDocs/ConfigureCluster</a></li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://artikel.magnet-id.com/control-panel/konfigurasi-dns-cluster-cpanel/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Instalasi Phusion Passenger Pada Mesin cPanel</title>
		<link>http://artikel.magnet-id.com/control-panel/instalasi-phusion-passenger-pada-mesin-cpanel/</link>
		<comments>http://artikel.magnet-id.com/control-panel/instalasi-phusion-passenger-pada-mesin-cpanel/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 15 May 2009 21:07:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Magnet Hosting</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aplikasi Linux]]></category>
		<category><![CDATA[Control Panel]]></category>
		<category><![CDATA[Programming dan Framework]]></category>
		<category><![CDATA[cPanel]]></category>
		<category><![CDATA[Instalasi]]></category>
		<category><![CDATA[Passenger]]></category>
		<category><![CDATA[Ruby]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://artikel.magnet-id.com/?p=844</guid>
		<description><![CDATA[Phusion Passenger atau mod_rails atau mod_rack merupakan modul untuk Apache HTTP Server dan Nginx untuk mendeploy aplikasi Ruby, termasuk aplikasi yang dikembangkan menggunakan Framework Ruby on Rails. Artikel ini akan memberikan panduan langkah demi langkah untuk melakukan instalasi Phusion Passenger pada mesin cPanel anda. Mesin cPanel menggunakan Apache sebagai HTTP Server, sebelum melakukan instalasi, pastikan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Phusion Passenger atau mod_rails atau mod_rack merupakan modul untuk Apache HTTP Server dan Nginx untuk mendeploy aplikasi Ruby, termasuk aplikasi yang dikembangkan menggunakan Framework Ruby on Rails. Artikel ini akan memberikan panduan langkah demi langkah untuk melakukan instalasi Phusion Passenger pada mesin cPanel anda.</p>
<p><span id="more-844"></span></p>
<p><a  href="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/05/passenger-rails.jpg" class="thickbox no_icon" rel="gallery-844" title="passenger-rails"><img class="aligncenter size-full wp-image-847" title="passenger-rails" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/05/passenger-rails.jpg" alt="passenger-rails" width="438" height="215" /></a></p>
<p>Mesin cPanel menggunakan Apache sebagai HTTP Server, sebelum melakukan instalasi, pastikan bahwa versi Apache yang digunakan oleh cpanel anda adalah versi 2.x. Hal ini dapat dilakukan melalui fasilitas easyapache di WHM, apabila belum, silahkan lakukan upgrade melalui fasilitas yang disediakan oleh easyapache.</p>
<p>cPanel sebenarnya telah mendukung aplikasi Ruby dan RoR dengan menggunakan Mongrel. Namun Phusion Passenger yang dapat dijalankan sebagai modul Apache menawarkan kelebihan yang dapat anda pelajari lebih lanjut di situs http://www.modrails.com/.</p>
<p><strong>Instalasi Ruby dan Ruby on Rails<br />
</strong></p>
<p>Lakukan instalasi Ruby dan Ruby on Rails terlebih dahulu.</p>
<pre class="brush: bash">/scripts/installruby
/usr/local/cpanel/bin/ror_setup</pre>
<p><strong>Instalasi Phusion Passenger</strong></p>
<pre class="brush: bash">gem install passenger
cd /usr/local/bin/
ln -s /usr/local/apache/bin/apxs
ln -s /usr/local/apache/include/ /usr/include/apr-1
export APR_CONFIG=/usr/local/apache/bin/apr-1-config
export APU_CONFIG=/usr/local/apache/bin/apu-1-config</pre>
<p>Install Passenger sebagai modul Apache;</p>
<pre class="brush: bash">passenger-install-apache2-module</pre>
<p><strong>Konfigurasi Apache<br />
</strong></p>
<p>Masukkan direktif berikut pada file /usr/local/apache/conf/includes/pre_virtualhost_global.conf (buat terlebih dahulu filenya);</p>
<pre class="brush: bash">vi /usr/local/apache/conf/includes/pre_virtualhost_global.conf</pre>
<p>Masukkan;</p>
<pre>LoadModule passenger_module /usr/lib/ruby/gems/1.8/gems/passenger-2.2.2/ext/apache2/mod_passenger.so
PassengerRoot /usr/lib/ruby/gems/1.8/gems/passenger-2.2.2
PassengerRuby /usr/bin/ruby</pre>
<p>Restart httpd server cpanel</p>
<pre class="brush: bash">/scripts/restartsrv_httpd</pre>
<p>Passenger sudah terinstall sebagai modul pada Apache anda.</p>
<p><strong>Deployment Ruby on Rails Application</strong></p>
<p>Untuk menjalankan aplikasi RoR, silahkan upload aplikasi anda ke home direktori user terkait, jalankan setup dan buat ulang public_html user terkait sebagai symbolic link ke folder public aplikasi yang ingin dijalankan.</p>
<p><strong><br />
</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://artikel.magnet-id.com/control-panel/instalasi-phusion-passenger-pada-mesin-cpanel/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Memanfaatkan ASSP Deluxe cPanel Front End</title>
		<link>http://artikel.magnet-id.com/control-panel/memanfaatkan-assp-deluxe-cpanel-front-end/</link>
		<comments>http://artikel.magnet-id.com/control-panel/memanfaatkan-assp-deluxe-cpanel-front-end/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 31 Jan 2009 12:06:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Magnet Hosting</dc:creator>
				<category><![CDATA[Control Panel]]></category>
		<category><![CDATA[cPanel]]></category>
		<category><![CDATA[E-mail]]></category>
		<category><![CDATA[SPAM]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://artikel.magnet-id.com/?p=730</guid>
		<description><![CDATA[Layanan Shared dan Reseller Hosting yang disediakan Magnet Hosting dilengkapi dengan fitur ASSP Front End cPanel yang menggantikan fitur Spam Asassin (default dari cPanel).]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Layanan Shared dan Reseller Hosting yang disediakan Magnet Hosting dilengkapi dengan fitur ASSP Front End cPanel yang menggantikan fitur Spam Asassin (default dari cPanel). Fitur ini menawarkan penanganan SPAM yang lebih efektif dengan tetap memberikan fleksibilitas kepada pengguna Layanan.</p>
<p><span id="more-730"></span>Artikel ini akan memberikan sedikit informasi untuk memanfaatkan beberapa kemudahan pengelolaan bisa didapatkan oleh pengguna layanan melalui front-end cPanel.</p>
<div id="attachment_739" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a  href="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/01/auth-scan-2008-10-20.jpg" class="thickbox no_icon" rel="gallery-730" title="auth-scan-2008-10-20"><img class="size-medium wp-image-739" title="auth-scan-2008-10-20" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/01/auth-scan-2008-10-20-300x109.jpg" alt="ASSP Deluxe for cPanel" width="300" height="109" /></a><p class="wp-caption-text">ASSP Deluxe for cPanel</p></div>
<p><span style="text-decoration: underline;"><strong>Apa itu ASSP</strong></span></p>
<p>ASSP, kependekan dari Anti SPAM SMTP Proxy merupakan sebuah SMTP Proxy yang mengkombinasikan beberapa teknologi dan metoda untuk melakukan identifikasi terhadap E-mail SPAM.</p>
<p><span style="text-decoration: underline;"><strong>ASSP Deluxe cPanel Front End</strong></span></p>
<p>CPanel Front End yang secara resmi disupport oleh cPanel untuk ASSP memungkinkan pengguna layanan melakukan pemeriksaan dan modifikasi pada tatanan tertentu terkait dengan penanganan SPAM.</p>
<p>Fasilitas ini dapat diakses melalui bagian Mail &gt; SPAM ASSP;</p>
<div id="attachment_740" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a  href="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/01/cpanel-assp-frontend.jpg" class="thickbox no_icon" rel="gallery-730" title="cpanel-assp-frontend"><img class="size-medium wp-image-740" title="cpanel-assp-frontend" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/01/cpanel-assp-frontend-300x106.jpg" alt="ASSP Deluxe cPanel Front End" width="300" height="106" /></a><p class="wp-caption-text">ASSP Deluxe cPanel Front End</p></div>
<p style="text-align: center;">
<p>Interface SPAM ASSP terbagi menjadi 5 bagian;</p>
<ul>
<li>SPAM Scoring</li>
<li>Delaying Filter</li>
<li>No Local Address Filter</li>
<li>Virus Protection</li>
<li>SPAMBOX</li>
</ul>
<p><span style="text-decoration: underline;"><strong>SPAM Scoring</strong></span></p>
<p>Fasilitas SPAM Scoring dinyalakan untuk tiap account dan tidak dapat dimatikan dari cPanel. Fitur ini memberikan Score / Nilai terhadap semua E-mail yang masuk dengan mengkombinasikan beberapa filter yaitu; Bayesian , MX/A , PTR , HELO , SPF , 			RBL , URIBL , BOMBre. Score kemudian akan dijadikan patokan untuk menentukan apakah e-mail tersebut termasuk SPAM atau bukan.</p>
<div id="attachment_737" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a  href="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/01/assp-spam-scoring.jpg" class="thickbox no_icon" rel="gallery-730" title="assp-spam-scoring"><img class="size-medium wp-image-737" title="assp-spam-scoring" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/01/assp-spam-scoring-300x89.jpg" alt="SPAM Scoring" width="300" height="89" /></a><p class="wp-caption-text">SPAM Scoring</p></div>
<p>Pengguna layanan <strong>tidak dapat </strong>menon-aktifkan fitur ini, namun dapat melihat log terhadap Score yang diberikan kepada E-mail yang ditujukan ke account anda. E-mail yang dianggap SPAM <strong>tidak akan langsung dihapus</strong>, namun akan disimpan terlebih dahulu <strong>selama 7 hari</strong>, apabila terjadi kesalahan identifikasi, anda dapat melakukan revisi dengan memasukkan pengirim E-mail yang dimaksud ke dalam <strong>White-List</strong> anda.</p>
<p>Alamat E-mail yang sudah masuk ke dalam <strong>White List</strong> akan langsung dikirimkan ke INBOX anda tanpa melalui Scoring dan Filtering lain di kemudian hari. Untuk memasukkan alamat e-mail tertentu ke White List silahkan lihat ke instruksi di bagian akhir tulisan ini.</p>
<p><span style="text-decoration: underline;"><strong>Delaying Filter</strong></span></p>
<p>Filter penundaan atau Delaying Filter atau juga dikenal dengan Greylisting merupakan fitur yang melakukan blocking sementara terhadap E-mail yang masuk dan memilki Score tertentu. ASSP akan menunggu SMTP pengirim melakukan redelivery / mengirimkan ulang pesan tersebut pada periode tertentu. Apabila server pengirim melakukan pengiriman ulang pada jangka waktu yang diijinkan, ASSP akan memasukkan <strong>IP Address SMTP Pengirim, E-mail Pengirim</strong> dan <strong>Domain Pengirim </strong>ke <strong>Delaying White List</strong>, sehingga apabila ada E-mail yang masuk dikemudian hari dari alamat e-mail, IP Address SMTP dan Domain tersebut tidak akan diproses oleh Delaying Filter.</p>
<div id="attachment_732" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a  href="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/01/assp-delaying-filter.jpg" class="thickbox no_icon" rel="gallery-730" title="assp-delaying-filter"><img class="size-medium wp-image-732" title="assp-delaying-filter" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/01/assp-delaying-filter-300x85.jpg" alt="ASSP Delaying Filter" width="300" height="85" /></a><p class="wp-caption-text">ASSP Delaying Filter</p></div>
<p>Delaying Filter secara default <strong>tidak aktif</strong> di account anda, untuk mengaktifkan silahkan klik button ENABLE di bagian Delaying Filter, gunakan fitur ini apabila anda menerima ASSP gagal mengidentifikasi SPAM ke domain / account anda. Untuk memasukkan secara manual pesan dan pengirim tertentu ke dalam delaying white list, silahkan klik Report di Halaman Log Delay Filter, atau silahkan pelajari melalui instruksi Whilte List di bagian akhir artikel ini.</p>
<p><span style="text-decoration: underline;"><strong>No Local Address Filter</strong></span></p>
<p>Filter ini akan menginstruksikan Mail Server untuk hanya menerima E-mail yang ditujukan kepada Alamat E-mail yang terdapat diaccount anda. Apabila diaktifkan akan secara otomatis menonaktifkan fitur catch all.</p>
<div id="attachment_735" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a  href="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/01/assp-no-local-filter.jpg" class="thickbox no_icon" rel="gallery-730" title="assp-no-local-filter"><img class="size-medium wp-image-735" title="assp-no-local-filter" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/01/assp-no-local-filter-300x98.jpg" alt="No Local Address Filter" width="300" height="98" /></a><p class="wp-caption-text">No Local Address Filter</p></div>
<p>Sangat efektif untuk menangkal SPAM yang melakukan dictionary attack ke domain / account milik pengguna. Secara default filter ini diaktifkan, pengguna layanan dapat menonaktifkan filter melalui button DISABLE di bagian filter ini.</p>
<p><span style="text-decoration: underline;"><strong>Virus Protection</strong></span></p>
<p>ASSP Deluxe terintegrasi secara otomatis dengan ClamAV yang akan melakukan pemeriksaan terhadap keberadaan virus di E-mail yang masuk ke account anda.</p>
<div id="attachment_738" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a  href="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/01/assp-virus-protection.jpg" class="thickbox no_icon" rel="gallery-730" title="assp-virus-protection"><img class="size-medium wp-image-738" title="assp-virus-protection" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/01/assp-virus-protection-300x74.jpg" alt="ASSP Virus Protection" width="300" height="74" /></a><p class="wp-caption-text">ASSP Virus Protection</p></div>
<p>Fitur ini secara default aktif di dalam account anda, pengguna layanan <strong>tidak dapat</strong> menonaktifkan fitur ini.</p>
<p><span style="text-decoration: underline;"><strong>SPAMBOX</strong></span></p>
<p>SPAMBOX merupakan Mail Box khusus yang akan menyimpan pesan / E-mail yang teridentifikasi sebagai SPAM untuk kurun waktu 7 hari.</p>
<div id="attachment_736" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a  href="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/01/assp-spambox.jpg" class="thickbox no_icon" rel="gallery-730" title="assp-spambox"><img class="size-medium wp-image-736" title="assp-spambox" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/01/assp-spambox-300x221.jpg" alt="SPAMBOX" width="300" height="221" /></a><p class="wp-caption-text">SPAMBOX</p></div>
<p>Anda dapat menonaktifkan fitur SPAMBOX, namun hal ini tidak dianjurkan, karena Mail Box akan menyimpan sementara E-mail yang dianggap SPAM sehingga anda dapat melakukan pemeriksaan apabila terjadi salah identifikasi.</p>
<p><strong><span style="text-decoration: underline;">White List dan False Positive</span></strong></p>
<p>White List adalah daftar alamat pengirim E-mail yang sudah anda nyatakan bukan pengirim SPAM. Alamat E-mail yang masuk ke dalam White List secara otomatis dikirimkan langsung ke INBOX anda tanpa melalui filter yang disediakan.</p>
<p>Untuk memasukkan sebuah alamat e-mail ke dalam White List silahkan; <strong>Kirimkan e-mail ke assp-white@domainanda.com;</strong></p>
<ul>
<li>Dengan subject / judul alamat E-mail yang ingin dimasukkan ke dalam White List.</li>
<li>Atau dengan menuliskan alamat E-mail yang ingin dimasukkan ke dalam White List di dalam isi E-mail.</li>
</ul>
<p><strong>Gantikan domainanda.com </strong>dengan nama domain anda, serta pastikan <strong><span style="text-decoration: underline;">bahwa anda melakukan pengiriman e-mail tersebut dari alamat E-mail @domainanda.com yang valid</span>, </strong>serta mengaktifkan / enable &#8220;My SMTP Server requires Authentication&#8221;.</p>
<div id="attachment_760" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a  href="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/01/white-list.gif" class="thickbox no_icon" rel="gallery-730" title="white-list"><img class="size-medium wp-image-760" title="white-list" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/01/white-list-300x231.gif" alt="Masukkan ke White List" width="300" height="231" /></a><p class="wp-caption-text">Masukkan ke White List</p></div>
<p>Melaporkan False Positive dapat anda lakukan untuk menghilangkan tag [SPAM] terhadap pesan tertentu yang sebenarnya Valid. Anda dapat melaporkan False Positive dengan melakukan;</p>
<ul>
<li>Forward Pesan tersebut ke assp-notspam@domainanda.com</li>
<li>Atau dengan melakukan Reply ke assp-notspam@domainanda.com</li>
</ul>
<p><strong>Gantikan domainanda.com </strong>dengan nama domain anda, serta pastikan <strong><span style="text-decoration: underline;">bahwa anda melakukan pengiriman e-mail tersebut dari alamat E-mail @domainanda.com yang valid</span>, </strong>serta mengaktifkan / enable &#8220;My SMTP Server requires Authentication&#8221;.</p>
<p><span style="text-decoration: underline;"><strong>Referensi</strong></span></p>
<ul>
<li>ASSP Deluxe for cPanel http://www.grscripts.com/</li>
<li>cPanel &#8211; WHM http://www.cpanel.net</li>
<li>ASSP http://assp.sourceforge.net/</li>
<li>http://en.wikipedia.org/wiki/Anti-Spam_SMTP_Proxy</li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://artikel.magnet-id.com/control-panel/memanfaatkan-assp-deluxe-cpanel-front-end/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Instalasi Ruby on Rails, Phusion Passenger dan Ruby Enterprise Edition pada Mesin cPanel</title>
		<link>http://artikel.magnet-id.com/aplikasi-linux/instalasi-ruby-on-rails-phusion-passenger-dan-ruby-enterprise-edition-pada-mesin-cpanel/</link>
		<comments>http://artikel.magnet-id.com/aplikasi-linux/instalasi-ruby-on-rails-phusion-passenger-dan-ruby-enterprise-edition-pada-mesin-cpanel/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Jan 2009 11:28:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Magnet Hosting</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aplikasi Linux]]></category>
		<category><![CDATA[Programming dan Framework]]></category>
		<category><![CDATA[CentOS]]></category>
		<category><![CDATA[cPanel]]></category>
		<category><![CDATA[RoR]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://artikel.magnet-id.com/?p=712</guid>
		<description><![CDATA[Hosting Control Panel cPanel sejak Versi 11, memungkinkan account yang terdapat di dalamnya mengembangkan aplikasi dengan menggunakan Ruby on Rails (RoR). Secara default instalasi RoR pada cPanel akan menggunakan Mongrel, namun melalui konfigurasi manual pengguna server dapat menggunakan Phusion Passenger yang juga dikenal sebagai mod_rails atau mod_rack dan Ruby Enterprise Edition.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hosting Control Panel cPanel sejak Versi 11, memungkinkan account yang terdapat di dalamnya mengembangkan aplikasi dengan menggunakan <strong>Ruby on Rails (RoR)</strong>. Secara default instalasi RoR pada cPanel akan menggunakan Mongrel, namun melalui konfigurasi manual pengguna server dapat menggunakan <strong>Phusion Passenger</strong> yang juga dikenal sebagai mod_rails atau mod_rack dan <strong>Ruby Enterprise Edition</strong>.</p>
<p><span id="more-712"></span></p>
<div id="attachment_716" class="wp-caption aligncenter" style="width: 360px"><a  href="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/01/phusion-passenger.jpg" class="thickbox no_icon" rel="gallery-712" title="phusion-passenger"><img class="size-full wp-image-716" title="phusion-passenger" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2009/01/phusion-passenger.jpg" alt="Phusion Passenger" width="350" height="50" /></a><p class="wp-caption-text">Phusion Passenger</p></div>
<p>Artikel berikut akan menguraikan langkah demi langkah instalasi dan konfigurasi pada sebuah mesin cPanel yang telah berjalan dengan baik di Operating System CentOS 5.2 x86_64.</p>
<p><strong>Instalasi Ruby dan RubyGems</strong></p>
<p>Pada cPanel hal ini dapat dilakukan dengan menggunakan script yang disediakan;</p>
<pre class="brush: bash">/scripts/installruby
/usr/local/cpanel/bin/ror_setup</pre>
<p>Script tersebut akan melakukan instalasi Ruby, RubyGems, Mongrel dan mengaktifkan interface Ruby pada cPanel masing-masing account di dalam server anda. Script ror_setup akan melakukan setup Ruby on Rails dan akan mengaktifkan begitu sistem di start.</p>
<p><strong>Instalasi Phusion Passenger</strong></p>
<p>Jalankan perintah-perintah berikut;</p>
<pre class="brush: bash">gem install passenger
cd /usr/local/bin/
ln -s /usr/local/apache/bin/apxs
ln -s /usr/local/apache/include/ /usr/include/apr-1
export APR_CONFIG=/usr/local/apache/bin/apr-1-config
export APU_CONFIG=/usr/local/apache/bin/apu-1-config</pre>
<p>Lakukan instalasi Phusion Passenger sebagai modul Apache;</p>
<pre class="brush: bash">passenger-install-apache2-module</pre>
<p><strong>Instalasi Ruby Enterprise Edition (REE)<br />
</strong></p>
<p>Download file isntaller REE dan jalankan script installer yang disediakan; Sesuaikan keterangan versi dengan versi yang anda gunakan;</p>
<pre class="brush: bash">cd /usr/src/

http://www.magnet-id.com/download/framework/ror/ruby-enterprise/ruby-enterprise-1.8.6-20090113.tar.gz

tar xzvf ruby-enterprise-1.8.6-20090113.tar.gz
./ruby-enterprise-1.8.6-20090113/installer</pre>
<p>Ikuti instruksi pada saat menjalankan script installer dan pelajari keterangan yang disediakan.</p>
<p><strong>Konfigurasi Apache</strong></p>
<p>Apache kemudian harus dikonfigurasi agar menggunakan module Phusion Passenger. Edit file konfigurasi Apache anda, dan pastikan bahwa cpanel mengaktifkan penambahan konfigurasi tersebut;</p>
<pre class="brush: bash">vi /usr/local/apache/conf/httpd.conf</pre>
<p>Tambahkan baris berikut; Sesuaikan dengan folder instalasi Ruby Enterprise Edition anda;</p>
<pre>LoadModule passenger_module /opt/ruby-enterprise-1.8.6-20090113/lib/ruby/gems/1.8/gems/passenger-2.0.6/ext/apache2/mod_passenger.so
PassengerRoot /opt/ruby-enterprise-1.8.6-20090113/lib/ruby/gems/1.8/gems/passenger-2.0.6
PassengerRuby /opt/ruby-enterprise-1.8.6-20090113/bin/ruby</pre>
<p>Simpan file tersebut dan pastikan bahwa cPanel mengaktifkan tambahan tersebut.</p>
<pre class="brush: bash">/usr/local/cpanel/bin/apache_conf_distiller --update
/usr/local/cpanel/bin/build_apache_conf
/scripts/restartsrv_httpd</pre>
<p><strong>Deployment Aplikasi RoR</strong></p>
<p>Untuk mulai mengembangkan aplikasi RoR di server anda, silahkan buat user account yang memilki akses shell; Pindah ke account tersebut dengan menggunakan su.</p>
<p>Sesuaikan keterangan username dengan username yang telah anda buat melalui WHM. Dalam contoh ini kita akan membuat folder rails di dalam home direktori username.</p>
<pre class="brush: bash">su username
cd ~
mkdir rails &amp;amp;amp;amp;amp;amp;&amp;amp;amp;amp;amp;amp; cd rails
rails testapp
ln -s  /home/username/rails/testapp/public/ /home/username/public_html
exit</pre>
<p>Tambahkan konfigurasi virtual host untuk domain tersebut, sesuaikan username dan domain_name.</p>
<pre class="brush: bash">mkdir -p /usr/local/apache/conf/userdata/std/2/username/domain_name/
touch /usr/local/apache/conf/userdata/std/2/username/domain_name/rails.conf</pre>
<p>Masukkan keterangan berikut pada file rails.conf, sesuaikan dengan folder yang anda gunakan di dalam public_html;</p>
<pre>RailsBaseURI /public</pre>
<p>Panggil rails.conf tersebut di konfigurasi Virtual Host Apache milik domain terkait. Edit file httpd.conf;</p>
<pre class="brush: bash">vi /usr/local/apache/conf/httpd.conf</pre>
<p>Masukkan keterangan include di dalam tag VirtualHost domain terkait.</p>
<pre>Include "/usr/local/apache/conf/userdata/std/2/username/domain_name/*.conf"</pre>
<p>Aktifkan kedalam konfigurasi cPanel dan restart httpd;</p>
<pre class="brush: bash">/usr/local/cpanel/bin/apache_conf_distiller --update
/usr/local/cpanel/bin/build_apache_conf
/scripts/restartsrv_httpd</pre>
<p>Untuk merestart aplikasi dapat dilakukan dengan merestart Apache atau dengan membuat file restart.txt di dalam folder tmp aplikasi terkait;</p>
<pre class="brush: bash">touch /home/username/rails/testapp/tmp/restart.txt</pre>
<p>Jangan menggunakan fasilitas Ruby on Rails yang terdapat di dalam cPanel, karena hal ini akan mengaktifkan konfigurasi Mongrel di account terkait.</p>
<p><strong>Referensi</strong></p>
<ul>
<li>cPanel &#8211; Ruby on Rails http://www.cpanel.net/docs/ror/index.html</li>
<li>Phusion Passenger http://www.modrails.com/</li>
<li>Ruby Enterprise Edition (REE) http://www.rubyenterpriseedition.com/</li>
<li>http://bobcares.com/index.php/blog/?p=174</li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://artikel.magnet-id.com/aplikasi-linux/instalasi-ruby-on-rails-phusion-passenger-dan-ruby-enterprise-edition-pada-mesin-cpanel/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Disable Mod Security 2 di Mesin cPanel per Account</title>
		<link>http://artikel.magnet-id.com/control-panel/disable-mod-security-2-di-mesin-cpanel-per-account/</link>
		<comments>http://artikel.magnet-id.com/control-panel/disable-mod-security-2-di-mesin-cpanel-per-account/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 19 Nov 2008 19:16:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Magnet Hosting</dc:creator>
				<category><![CDATA[Control Panel]]></category>
		<category><![CDATA[cPanel]]></category>
		<category><![CDATA[Security]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://artikel.magnet-id.com/?p=641</guid>
		<description><![CDATA[Mod Security 2 tidak dapat di disable melalui .htaccess, hal ini cukup merepotkan untuk penyedia Layanan Shared Hosting yang harus menyediakan fleksibilitas kepada masing-masing pengguna servernya.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mod Security 2 tidak dapat di disable melalui .htaccess, hal ini cukup merepotkan untuk penyedia Layanan Shared Hosting yang harus menyediakan fleksibilitas kepada masing-masing pengguna servernya.</p>
<p><span id="more-641"></span></p>
<div id="attachment_645" class="wp-caption aligncenter" style="width: 410px"><a  href="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2008/11/modsec-illus.jpg" class="thickbox no_icon" rel="gallery-641" title="modsec-illus"><img class="size-full wp-image-645" title="modsec-illus" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2008/11/modsec-illus.jpg" alt="" width="400" height="138" /></a><p class="wp-caption-text">Mod Security 2.5</p></div>
<p>Pada cPanel / WHM rilis stabil saat ini, apabila diaktifkan Apache 2.2.x akan menggunakan mod security 2.x, dan untuk mendisable per account seperti pada mod security versi sebelumnya, tidak dapat melalui .htaccess seperti berikut;</p>
<pre>&lt;IfModule mod_security.c&gt;
SecFilterEngine Off
SecFilterScanPOST Off
&lt;/IfModule&gt;</pre>
<p>Pengecualian per account tetap dapat dilakukan, namun harus dimasukkan langsung di konfigurasi apache, artinya tidak dapat dilakukan sendiri oleh user.</p>
<p>Terkait dengan cPanel, kita juga harus memastikan bahwa perubahan konfigurasi ini tidak akan hilang secara tiba-tiba karena cPanel memiliki mekanisme tersendiri dalam mempertahankan integritas konfigurasi apache yang dimilikinya.</p>
<p><strong>Untuk itu silahkan lakukan langkah berikut;</strong></p>
<p>Edit file template yang digunakan oleh cPanel untuk mengenerati httpd.conf, dalam hal ini adalah /var/cpanel/templates/apache2/vhost.default , tambahkan entry berikut di bagian akhir file tersebut;</p>
<pre>[% IF vhost.servername == 'domain.com' || vhost.servername == 'domain2.com' -%]
## ADDED BY POLURNET TO BYPASS MOD_SECURITY2 FOR SPECIFIC DOMAINS
&lt;IfModule mod_security2.c&gt;
SecRuleEngine Off
&lt;/IfModule&gt;
[% END -%]</pre>
<p>Gantikan domain1.com dan domain2.com dengan domain yang ingin didisable mod securitynya, dan lakukan hal yang sama untuk seterusnya untuk domain lainnya.</p>
<p>Kemudian generate ulang file konfigurasi httpd cPanel dengan menjalankan command berikut;</p>
<pre class="brush: bash">/usr/local/cpanel/bin/build_apache_conf</pre>
<p>Dan restart httpd;</p>
<pre class="brush: bash">/scripts/restartsrv_httpd</pre>
<p><strong>Referensi</strong></p>
<ul>
<li>Situs Mod Security <a  href="http://www.modsecurity.org/" target="_blank">http://www.modsecurity.org/</a></li>
<li><a  href="http://forums.polurnet.com/index.php?showtopic=660" target="_blank">http://forums.polurnet.com/index.php?showtopic=660</a></li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://artikel.magnet-id.com/control-panel/disable-mod-security-2-di-mesin-cpanel-per-account/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Memisahkan Log FTP untuk Server / VPS cPanel</title>
		<link>http://artikel.magnet-id.com/control-panel/memisahkan-log-ftp-untuk-server-vps-cpanel/</link>
		<comments>http://artikel.magnet-id.com/control-panel/memisahkan-log-ftp-untuk-server-vps-cpanel/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 05 Sep 2008 11:40:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Magnet Hosting</dc:creator>
				<category><![CDATA[Control Panel]]></category>
		<category><![CDATA[Pengelolaan Server Linux]]></category>
		<category><![CDATA[cPanel]]></category>
		<category><![CDATA[Log]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://artikel.magnet-id.com/?p=491</guid>
		<description><![CDATA[Sebuah server, termasuk cPanel melakukan pemeriksaan berbagai proses di server tersebut untuk memeriksa status proses tersebut, termasuk di dalam nya proses FTP.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebuah server, termasuk cPanel melakukan pemeriksaan berbagai proses di server tersebut untuk memeriksa status proses tersebut, termasuk di dalam nya proses FTP. Untuk memeriksa status proses FTP, server melakukan login setiap 8 menit untuk kemudian logout, sehingga /var/log/messages kita akan dipenuhi oleh entry berikut;</p>
<p><span id="more-491"></span>
<pre class="brush: bash">pure-ftpd: (?@127.0.0.1) [INFO] New connection from 127.0.0.1
pure-ftpd: (?@127.0.0.1) [INFO] Logout.
pure-ftpd: (?@127.0.0.1) [INFO] New connection from 127.0.0.1
pure-ftpd: (?@127.0.0.1) [INFO] Logout.
pure-ftpd: (?@127.0.0.1) [INFO] New connection from 127.0.0.1
pure-ftpd: (?@127.0.0.1) [INFO] Logout.
pure-ftpd: (?@127.0.0.1) [INFO] New connection from 127.0.0.1
pure-ftpd: (?@127.0.0.1) [INFO] Logout.</pre>
<p>Yang akan mengganggu proses kita dalam melakukan pemeriksaan /var/log/messages. Lakukan langkah berikut untuk memisahkan entry log FTP ke file lain, langkah ini dibuat untuk diimplementasikan pada server atau virtual private server (VPS) yang menggunakan cPanel &#8211; WHM Control Panel.</p>
<p><strong>Edit /etc/syslog.conf</strong></p>
<p>Ubah ini;</p>
<pre>*.info;mail.none;authpriv.none;cron.none       -/var/log/messages</pre>
<p>Menjadi;</p>
<pre>*.info;mail.none;authpriv.none;cron.none;ftp.none       -/var/log/messages</pre>
<p>Dan tambahkan baris berikut di akhir file;</p>
<pre>ftp.*                                                   -/var/log/ftp</pre>
<p><strong>Edit /etc/logrotate.d/syslog</strong></p>
<p>Ubah ini;</p>
<pre>/var/log/messages /var/log/secure /var/log/maillog /var/log/spooler /var/log/boot.log /var/log/cron {</pre>
<p>Menjadi ini;</p>
<pre>/var/log/messages /var/log/secure /var/log/maillog /var/log/spooler /var/log/boot.log /var/log/cron /var/log/ftp {</pre>
<p><strong>Restart syslog</strong></p>
<pre class="brush: bash">service syslog restart</pre>
<p>Semua log mengenai FTP akan ditulis pada file /var/log/ftp.</p>
<p><strong>Referensi</strong></p>
<ul>
<li><a  href="http://www.jaguarpc.com/forums/showthread.php?t=17091" target="_blank">http://www.jaguarpc.com/forums/showthread.php?t=17091</a></li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://artikel.magnet-id.com/control-panel/memisahkan-log-ftp-untuk-server-vps-cpanel/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bagaimana Melakukan Generate CSR untuk cPanel?</title>
		<link>http://artikel.magnet-id.com/faq/digital-certificate/bagaimana-melakukan-generate-csr-untuk-cpanel/</link>
		<comments>http://artikel.magnet-id.com/faq/digital-certificate/bagaimana-melakukan-generate-csr-untuk-cpanel/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Sep 2008 19:26:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Magnet Hosting</dc:creator>
				<category><![CDATA[Digital Certificate]]></category>
		<category><![CDATA[Frequently Asked Question]]></category>
		<category><![CDATA[cPanel]]></category>
		<category><![CDATA[Security]]></category>
		<category><![CDATA[SSL]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://artikel.magnet-id.com/?p=487</guid>
		<description><![CDATA[Apabila server hosting yang anda gunakan menggunakan cPanel, anda dapat mengikuti langkah berikut untuk melakukan generate Certificate Signing Request (CSR) melalui cPanel anda.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Apabila server hosting yang anda gunakan menggunakan <a  title="cpanel" href="http://www.cpanel.net" target="_blank">cPanel</a>, anda dapat mengikuti langkah berikut untuk melakukan generate <em>Certificate Signing Request (CSR)</em> melalui cPanel anda.</p>
<p><span id="more-487"></span></p>
<p>CSR harus anda kirimkan ke thawte agar <em>digital certificate</em> anda dapat diterbitkan, hal ini merupakan bagian dari proses <em>enrollment</em> yang harus anda jalankan. Informasi mengenai proses enrollment dapat anda <a  title="Enrollment Guide" href="http://artikel.magnet-id.com/knowledge-base/digital-certificate-knowledge-base/proses-enrollment-digital-certificate-dari-thawte/" target="_blank">pelajari melalui artikel yang berbeda</a>.</p>
<p>Proses ini hanya dapat dilakukan oleh pihak yang memiliki akses ke WHM, artinya anda minimal harus menjadi reseller untuk melakukan proses ini sendiri, apabila anda tidak memiliki akses ke WHM, silahkan ajukan permohonan ke pihak web hosting yang anda gunakan untuk melakukan hal ini.</p>
<p>Apabila anda memiliki akses ke WHM silahkan login ke WHM anda dan lakukan langkah-langkah berikut;</p>
<ul>
<li>Klik link Generate SSL Certificate and Signing Request pada bagian SSL/TLS.</li>
</ul>
<div>
<div id="attachment_488" class="wp-caption aligncenter" style="width: 509px"><a  href="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2008/09/001-generatecsr.gif" class="thickbox no_icon" rel="gallery-487" title="001-generatecsr"><img class="size-full wp-image-488" title="001-generatecsr" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2008/09/001-generatecsr.gif" alt="Generate SSL dan CSR" width="499" height="252" /></a><p class="wp-caption-text">Generate SSL dan CSR</p></div>
</div>
<ul>
<li>Isikan informasi yang dibutuhkan dan klik Create di bagian bawah;</li>
</ul>
<div>
<div id="attachment_489" class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><a  href="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2008/09/002-generateform.gif" class="thickbox no_icon" rel="gallery-487" title="002-generateform"><img class="size-full wp-image-489" title="002-generateform" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2008/09/002-generateform.gif" alt="Generate CSR Form" width="500" height="482" /></a><p class="wp-caption-text">Generate CSR Form</p></div>
</div>
<ul>
<li>CSR anda akan di generate dan dikirimkan ke alamat E-mail yang anda masukkan sebelumnya, gunakan text editor untuk mengkopi isi CSR dan kirimkan ke thawte melalui form <em>enrollment</em> di control panel order anda.</li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://artikel.magnet-id.com/faq/digital-certificate/bagaimana-melakukan-generate-csr-untuk-cpanel/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menyembunyikan Versi Apache dan PHP pada Header</title>
		<link>http://artikel.magnet-id.com/umum/menyembunyikan-versi-apache-dan-php-pada-header/</link>
		<comments>http://artikel.magnet-id.com/umum/menyembunyikan-versi-apache-dan-php-pada-header/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 14 Aug 2008 05:49:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Magnet Hosting</dc:creator>
				<category><![CDATA[Control Panel]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[Apache]]></category>
		<category><![CDATA[cPanel]]></category>
		<category><![CDATA[PHP]]></category>
		<category><![CDATA[Security]]></category>
		<category><![CDATA[Web Server]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://artikel.magnet-id.com/?p=408</guid>
		<description><![CDATA[Ikuti langkah-langkah berikut untuk menyembunyikan Versi Apache dan PHP baik pada signature web server anda maupun pada pemeriksaan header yang dapat dilakukan misalnya melalui fasilitas pemeriksaan header web based seperti http://www.webconfs.com/http-header-check.php. Hal ini termasuk wajib dilakukan untuk memperkuat keamanan server anda dan tidak terlalu sulit untuk diimplementasikan.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ikuti langkah-langkah berikut untuk menyembunyikan Versi <a  title="Apache" href="http://httpd.apache.org" target="_blank">Apache</a> dan <a  title="PHP" href="http://www.php.net" target="_blank">PHP</a> baik pada signature web server anda maupun pada pemeriksaan header yang dapat dilakukan misalnya melalui fasilitas pemeriksaan header web based seperti <a  title="Header Check" href="http://www.webconfs.com/http-header-check.php" target="_blank">http://www.webconfs.com/http-header-check.php</a>. Hal ini termasuk <strong>wajib</strong> dilakukan untuk memperkuat keamanan server anda <strong>dan tidak terlalu sulit untuk diimplementasikan</strong>.</p>
<p><span id="more-408"></span>Fasilitas komentar untuk artikel ini dimatikan, feedback dan error yang anda dapatkan saat menjalankan langkah-langkah yang diuraikan disini silahkan diutarakan melalui <a  title="Forum Magnet Hosting" href="http://forum.magnet-id.com/" target="_blank">Forum Magnet http://forum.magnet-id.com/</a>.</p>
<p>Berikut hasil pemeriksaan pada sebuah situs yang tidak melakukan hal ini;</p>
<pre><span class="defaultfont"><strong>HTTP/1.1 200 OK</strong> =&gt;
</span> <span class="defaultfont"><strong>Date</strong> =&gt; Sun, 07 Sep 2008 10:53:27 GMT
</span> <span class="defaultfont"><strong>Server</strong> =&gt; Apache/2.0.61 (FreeBSD) PHP/4.4.7 with Suhosin-Patch mod_fastcgi/2.4.2
</span> <span class="defaultfont"><strong>X-Powered-By</strong> =&gt; PHP/4.4.7
</span> <span class="defaultfont"><strong>Set-Cookie</strong> =&gt; PHPSESSID=f69b312af5467aeaff79524c73fe3490; path=/
</span> <span class="defaultfont"><strong>Expires</strong> =&gt; Thu, 19 Nov 1981 08:52:00 GMT
</span> <span class="defaultfont"><strong>Cache-Control</strong> =&gt; no-store, no-cache, must-revalidate, post-check=0, pre-check=0
</span> <span class="defaultfont"><strong>Pragma</strong> =&gt; no-cache
</span> <span class="defaultfont"><strong>Connection</strong> =&gt; close
</span> <span class="defaultfont"><strong>Content-Type</strong> =&gt; text/html</span></pre>
<p>Berikut hasil pemeriksaan terhadap situs yang telah melakukan implementasi;</p>
<pre><span class="defaultfont"><strong>HTTP/1.1 200 OK</strong> =&gt;
</span> <span class="defaultfont"><strong>Date</strong> =&gt; Sun, 07 Sep 2008 10:54:37 GMT
</span> <span class="defaultfont"><strong>Server</strong> =&gt; Apache
</span> <span class="defaultfont"><strong>Connection</strong> =&gt; close
</span> <span class="defaultfont"><strong>Content-Type</strong> =&gt; text/html; charset=UTF-8</span></pre>
<p>Perhatikan tereksposenya versi dan modul apache yang terinstall serta versi PHP yang digunakan.</p>
<p><strong>Apache</strong></p>
<p>Pada konfigurasi apache (httpd.conf) yang anda gunakan tinggal tambahkan / modifikasi direktif berikut;</p>
<pre class="brush: bash">ServerSignature Off
ServerTokens Prod</pre>
<p>Kemudian restart apache;</p>
<pre class="brush: bash">service httpd restart</pre>
<p><strong>PHP</strong></p>
<p>Untuk PHP anda tinggal menyisipkan / memodifikasi entry berikut pada konfigurasi php.ini yang dipanggil;</p>
<pre class="brush: bash">expose_php = Off</pre>
<p>Kemudian restart apache;</p>
<pre class="brush: bash">service httpd restart</pre>
<p><strong>Khusus untuk cPanel / WHM</strong></p>
<p>cPanel dan WHM memiliki metoda khusus yang melakukan penghapusan entry manual apabila kita tidak terlebih dahulu memberitahukan perubahan tersebut, lakukan perintah berikut agar direktif yang anda sisipkan secara manual dapat terus bertahan ketika melewati proses kompilasi ulang dan reboot / restart web server;</p>
<p>Setelah httd di restart;</p>
<pre class="brush: bash">/usr/local/cpanel/bin/apache_conf_distiller –update
/usr/local/cpanel/bin/build_apache_conf</pre>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://artikel.magnet-id.com/umum/menyembunyikan-versi-apache-dan-php-pada-header/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Import SSH Keys Melalui WHM</title>
		<link>http://artikel.magnet-id.com/control-panel/import-ssh-keys-melalui-whm/</link>
		<comments>http://artikel.magnet-id.com/control-panel/import-ssh-keys-melalui-whm/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 09 Aug 2008 16:34:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Magnet Hosting</dc:creator>
				<category><![CDATA[Control Panel]]></category>
		<category><![CDATA[cPanel]]></category>
		<category><![CDATA[Key]]></category>
		<category><![CDATA[Security]]></category>
		<category><![CDATA[SSH]]></category>
		<category><![CDATA[WHM]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://artikel.magnet-id.com/?p=377</guid>
		<description><![CDATA[Untuk mesin Linux yang menggunakan cPanel/ WHM public key yang anda buat ketika mengikuti panduan di artikel sebelumnya dapat diimport melalui interface WHM, baca lebih lanjut artikel ini apabila anda ingin mengoptimalkan pengamanan SSH pada mesin cPanel / WHM anda dengan menggunakan Key Based Authentication.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Untuk mesin Linux yang menggunakan cPanel/ WHM public key yang anda buat ketika <a  title="SSH Key Based Authentication" href="http://artikel.magnet-id.com/knowledge-base/vps-knowledge-base/ssh-login-dengan-menggunakan-key/" target="_blank">mengikuti panduan di artikel sebelumnya</a> dapat diimport melalui interface WHM, baca lebih lanjut artikel ini apabila anda ingin mengoptimalkan pengamanan SSH pada mesin cPanel / WHM anda dengan menggunakan Key Based Authentication.</p>
<p><span id="more-377"></span></p>
<p>Fasilitas komentar untuk artikel ini dimatikan, feedback dan error yang anda dapatkan saat menjalankan langkah-langkah yang diuraikan disini silahkan diutarakan melalui <a  title="Forum Magnet Hosting" href="http://forum.magnet-id.com/" target="_blank">Forum Magnet http://forum.magnet-id.com/</a>.</p>
<p>Masuk ke dalam WHM anda, pilih menu Security;</p>
<div id="attachment_378" class="wp-caption aligncenter" style="width: 325px"><img class="size-full wp-image-378" title="Security" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2008/08/keycpanel001.gif" alt="Menu Security di Home WHM root" width="315" height="346" /><p class="wp-caption-text">Menu Security di Home WHM root</p></div>
<p>Kemudian pilih Manage SSH Keys;</p>
<div id="attachment_379" class="wp-caption aligncenter" style="width: 410px"><img class="size-full wp-image-379" title="ManageKey" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2008/08/keycpanel002.gif" alt="Manage SSH Keys" width="400" height="150" /><p class="wp-caption-text">Manage SSH Keys</p></div>
<p>Pilih Import Key;</p>
<div id="attachment_380" class="wp-caption aligncenter" style="width: 410px"><img class="size-full wp-image-380" title="importkey" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2008/08/keycpanel003.gif" alt="Import Key" width="400" height="373" /><p class="wp-caption-text">Import Key</p></div>
<p>Buka Puttygen di PC anda, <strong>load File Private Key anda</strong> (.ppk) dan <strong>kopi Public Key</strong> yang ditampilkan;</p>
<div id="attachment_381" class="wp-caption aligncenter" style="width: 493px"><img class="size-full wp-image-381" title="publickey" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2008/08/keycpanel004.gif" alt="Copy Public Key" width="483" height="471" /><p class="wp-caption-text">Copy Public Key</p></div>
<p>Paste Public Key yang anda kopi sebelumnya di kolom Public Key fasilitas Import Key WHM dan <strong>klik Import</strong>;</p>
<div id="attachment_382" class="wp-caption aligncenter" style="width: 410px"><img class="size-full wp-image-382" title="PublicKeypaste" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2008/08/keycpanel005.gif" alt="Paste Public Key" width="400" height="338" /><p class="wp-caption-text">Paste Public Key</p></div>
<p>Kembali ke Manage SSH Keys WHM, klik Manage Authorization dan klik Authorize.</p>
<div id="attachment_383" class="wp-caption aligncenter" style="width: 410px"><img class="size-full wp-image-383" title="authorization" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2008/08/keycpanel006.gif" alt="Manage Authorization" width="400" height="56" /><p class="wp-caption-text">Manage Authorization</p></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://artikel.magnet-id.com/control-panel/import-ssh-keys-melalui-whm/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Fasilitas Pengelolaan Account Hosting di Magnet</title>
		<link>http://artikel.magnet-id.com/umum/fasilitas-pengelolaan-account-hosting-di-magnet/</link>
		<comments>http://artikel.magnet-id.com/umum/fasilitas-pengelolaan-account-hosting-di-magnet/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 13 Apr 2008 20:27:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Magnet Hosting</dc:creator>
				<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[cPanel]]></category>
		<category><![CDATA[Kelola]]></category>
		<category><![CDATA[WHMCS]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://magnet-id.com/dukungan/?p=155</guid>
		<description><![CDATA[Pengelolaan sederhana account hosting anda di Magnet juga dapat dilakukan melalui Fasilitas Pengelolaan Layanan Magnet. ]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pengelolaan sederhana account hosting anda di Magnet juga dapat dilakukan melalui <a  title="Fasilitas Pengelolaan Layanan Magnet" href="http://manage.magnet-id.com" target="_blank">Fasilitas Pengelolaan Layanan Magnet</a>. Melalui Fasilitas ini anda dapat melakukan;</p>
<ol></ol>
<ul>
<li>Akses ke cPanel dan Webmail</li>
<li>Merubah password cPanel</li>
<li>Melakukan Upgrade / Downgrade Paket layanan anda</li>
</ul>
<ol></ol>
<p><span id="more-273"></span></p>
<p>Fasilitas ini dapat diakses melalui Paket Hosting Saya setelah anda melakukan login di Fasilitas Pengelolaan Layanan Magnet, kemudian klik View Detail pada layanan hosting yang ingin anda kelola.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="alignnone size-full wp-image-156" title="001-detilproduk" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2008/04/001-detilproduk.jpg" alt="Detil Produk Magnet" width="400" height="300" /></p>
<p><strong>Upgrade / Downgrade</strong></p>
<p>Untuk melakukan upgrade downgrade silahkan klik button Upgrade / Downgrade Paket, pilih paket yang anda inginkan serta periode pembayarannya dan pilih klik untuk melanjutkan. Ikuti prosesnya sama seperti ketika anda melakukan pendaftaran pertama kali, juga masukkan Promotion Code yang masih berlaku apabila ada.</p>
<p>Promotion Code yang bersifat recurring tidak akan berlaku lagi apabila anda melakukan upgrade / downgrade. Tagihan paket baru akan mengikuti harga yang berlaku ketika anda melakukan hal ini.</p>
<p><strong>Detil Login</strong></p>
<p>Melalui detil login, anda dapat melakukan akses ke cPanel dan webmail dengan melakukan klik button yang tersedia.</p>
<p><strong>Ubah Password</strong></p>
<p>Perubahan password cPanel dapat anda lakukan di fasilitas ini maupun di cPanelnya secara langsung, sangat berguna karena password awal ketika aktifasi bersifat random dan sangat sulit untuk diingat.</p>
<p>Masukkan password baru anda, juga dengan konfirmasinya dan klik Update.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://artikel.magnet-id.com/umum/fasilitas-pengelolaan-account-hosting-di-magnet/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>cPanel &#8211; Backup dan Restore</title>
		<link>http://artikel.magnet-id.com/control-panel/cpanel-backup-dan-restore/</link>
		<comments>http://artikel.magnet-id.com/control-panel/cpanel-backup-dan-restore/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 13 Apr 2008 18:55:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Magnet Hosting</dc:creator>
				<category><![CDATA[Control Panel]]></category>
		<category><![CDATA[Backup]]></category>
		<category><![CDATA[cPanel]]></category>
		<category><![CDATA[Data]]></category>
		<category><![CDATA[Restore]]></category>
		<category><![CDATA[Transfer]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://magnet-id.com/dukungan/?p=131</guid>
		<description><![CDATA[Fasilitas Backup dan Restore cPanel dapat dilakukan untuk keperluan menyimpan salinan data situs anda di komputer anda atau untuk melakukan pemindahan hosting.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Fasilitas Backup dan Restore cPanel dapat dilakukan untuk keperluan menyimpan salinan data situs anda di komputer anda atau untuk melakukan pemindahan hosting. Untuk control panel yang sama (cPanel), Magnet menyediakan fasilitas untuk transfer total (keseluruhan situs anda) dilakukan oleh Magnet, silahkan baca melalui <a  title="Transfer oleh Magnet" href="http://magnet-id.com/dukungan/tanya-jawab/shared-hosting/dapatkan-magnet-membantu-perpindahan-hosting/" target="_blank">panduan berikut</a>.</p>
<p><span id="more-268"></span></p>
<p>Anda juga dapat melakukan hal ini sendiri (secara manual) namun harap diperhatikan bahwa backup dan restore untuk memindahkan hosting tidak dapat secara langsung dan mudah dilakukan. Terutama adalah untuk keperluan data base MySQL anda yang harus diberikan username dan password baru, apabila anda menggunakan MySQL untuk situs anda.</p>
<p><strong>Melakukan Backup</strong></p>
<p>Untuk melakukan backup di cPanel dapat diakses melalui bagian Files &gt; Backup</p>
<p style="text-align: center;"><a  href="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2008/04/001-files-backup.jpg" class="thickbox no_icon" rel="gallery-268" title="001-files-backup"><img class="alignnone size-full wp-image-132" title="001-files-backup" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2008/04/001-files-backup.jpg" alt="Files - Backup cPanel" width="400" height="140" /></a></p>
<p>Klik Backup atau Backup Wizard, pada panduan ini kita akan menjelaskan mengenai Backups.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="alignnone size-full wp-image-133" title="002-download-generate" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2008/04/002-download-generate.jpg" alt="Full Backup Download / Generate" width="400" height="121" /></p>
<p>Pilih Download or Generate Full Backup, pilihan ini akan membuatkan full backup terhadap account anda, file-file yang terdapat di dalam account hosting, alamat e-mail dan isi e-mail, sub domain dan Database MySQL.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="alignnone size-full wp-image-134" title="003-generate-backup" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2008/04/003-generate-backup.jpg" alt="Generate Backup" width="400" height="243" /></p>
<p>Pilih Backup Destination Home Directory, dan masukkan Alamat E-mail anda, cPanel akan mengirimkan e-mail kepada anda apabila proses backup sudah selesai dilakukan. Apabila anda memilih backup Home Directory maka ketika proses backup telah selesai, file backup (terkompresi) dapat anda download melalui File Manager cPanel atau menggunakan FTP Client.</p>
<p>Anda juga dapat mengirimkan file backup ini langsung ke account hosting anda yang baru, dengan cara memilih Remote FTP Server pada backup destination, hal ini dengan asumsi bahwa anda telah memiliki FTP account dan account di server hosting yang baru serta telah diaktifasi.</p>
<p>Hasil Full backup dapat anda ekstrak di komputer anda, dan berisikan file, keterangan e-mail dan database yang dapat anda restore di hosting anda yang baru.</p>
<p>Backup juga dapat dilakukan secara partial, dan mungkin pilihan ini lebih mudah untuk anda, melalui partial backup anda melakukan backup terpisah per home directory, database MySQL E-mail serta Keterangan Sub Domain apabila ada.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="alignnone size-full wp-image-135" title="004-partial-backup" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2008/04/004-partial-backup.jpg" alt="Partial Backup" width="400" height="282" /></p>
<p><strong>Melakukan Restore</strong></p>
<p>Restore dapat dilakukan juga melalui bagian Files &gt; Backup. Di bagian partial Backup anda dapat melakukan restore terpisah terhadap file backup yang sudah anda download  sebelumnya.</p>
<ol></ol>
<ul>
<li>Klik browse, pilih file backup di direktori lokal anda</li>
<li>Klik dua kali pada file tersebut (terkompresi)</li>
<li>Klik Upload</li>
</ul>
<ol></ol>
<p>Lakukan penyesuaian MySQL user dan password pada hosting anda yang baru, karena prefix database dan username MySQL akan berbeda, tergantung kepada username hosting anda.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://artikel.magnet-id.com/control-panel/cpanel-backup-dan-restore/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>cPanel &#8211; File Manager</title>
		<link>http://artikel.magnet-id.com/control-panel/cpanel-file-manager/</link>
		<comments>http://artikel.magnet-id.com/control-panel/cpanel-file-manager/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 13 Apr 2008 17:47:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Magnet Hosting</dc:creator>
				<category><![CDATA[Control Panel]]></category>
		<category><![CDATA[cPanel]]></category>
		<category><![CDATA[Data]]></category>
		<category><![CDATA[File]]></category>
		<category><![CDATA[Upload]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://magnet-id.com/dukungan/?p=114</guid>
		<description><![CDATA[Panduan berikut akan menjelaskan lebih dalam tentang fasilitas File Manager yang terdapat di cPanel. File Manager merupakan aplikasi web based yang terintegrasi dengan cPanel anda untuk melakukan fungsi-fungsi yang berhubungan dengan pengelolaan file dan folder.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Panduan berikut akan menjelaskan lebih dalam tentang fasilitas File Manager yang terdapat di cPanel. File Manager merupakan aplikasi web based yang terintegrasi dengan cPanel anda untuk melakukan fungsi-fungsi yang berhubungan dengan pengelolaan file dan folder.</p>
<p><span id="more-267"></span></p>
<p><strong>Mengakses File Manager</strong></p>
<p>File manager dapat diakses di bagian Files di cPanel anda (anda pastinya harus login terlebih dahulu);</p>
<p style="text-align: center;"><img class="alignnone size-full wp-image-115" title="file-manager" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2008/04/file-manager.jpg" alt="Files Section" width="400" height="214" /></p>
<p>Setelah anda mengklik File Manager, anda akan ditanyakan direktori mana yang ingin anda buka (dapat dirubah kemudian setelah anda berada di dalam File Manager)</p>
<p style="text-align: center;"><img class="alignnone size-full wp-image-116" title="file-manager-pilih-directory" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2008/04/file-manager-pilih-directory.jpg" alt="Pilih Directory" width="400" height="214" /></p>
<p>Yang dimaksud dengan Home Directory adalah /home/username/ anda, Web Root adalah /home/username/public_html atau www/, Public FTP Root adalah /home/username/puclic_ftp dan Document Root for adalah web root directori untuk sub domain yang anda miliki.</p>
<p><strong>Membuat Folder Baru</strong></p>
<p>Direktori / folder akan memudahkan anda melakukan pengelolaan situs anda di kemudian hari, misalnya anda membuat folder images untuk meletakkan gambar-gambar anda.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="alignnone size-full wp-image-117" title="file-manager-buat-folder" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2008/04/file-manager-buat-folder.jpg" alt="Membuat Folder Baru" width="400" height="214" /></p>
<p>Klik link Create New Folder, masukkan nama folder yang ingin anda buat, masukkan lokasi folder tersebut (relatif terhadap direktori yang sedang anda buka) dan klik Create New Folder.</p>
<p><strong>Melakukan Upload File Melalui File Manager</strong></p>
<p>Anda dapat melakukan upload file melalui File Manager dengan mengklik Icon Upload;</p>
<p style="text-align: center;"><img class="alignnone size-full wp-image-118" title="file-manager-upload" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2008/04/file-manager-upload.jpg" alt="Upload File" width="400" height="214" /></p>
<p>Langkah untuk melakukan upload;</p>
<ol>
<li>Navigasikan file manager ke folder tempat anda ingin melakukan upload file</li>
<li>Klik Icon Upload</li>
<li>Browse file yang ingin anda upload</li>
<li>Pilih file di komputer anda dan lakukan double click</li>
<li>Lakukan hal yang sama untuk melakukan upload file lain</li>
<li>Klik Add Another Upload Box untuk menambah kotak upload</li>
<li>Check Overwrite existing files apabila anda ingin melakukan overwrite terhadap file dengan nama yang sama yang terdapat di server hosting anda.</li>
</ol>
<p><strong>Membuat File Baru</strong></p>
<p>Untuk file-file kecil dapat anda buat melalui file manager secara online, dibandingkan misalnya dengan membuat file tersebut di komputer rumah dan melakukan upload kemudian. File Manager cPanel dapat membuat file dengan tipe HTML, perl, shell atau Plain TXT.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="alignnone size-full wp-image-119" title="file-manager-file-baru" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2008/04/file-manager-file-baru.jpg" alt="Create File Baru" width="400" height="214" /></p>
<p>Untuk membuat file baru, silahkan ikuti langkah-langkah berikut;</p>
<ol>
<li>Klik link New File</li>
<li>Masukkan nama file dengan extension yang sesuai misalnya; produk.html apabila anda ingin membuat sebuah file HTML</li>
<li>Pilih tipe File yang ingin anda buat</li>
<li>Pilih posisi tempat file baru anda diletakkan</li>
</ol>
<p><strong>Mengedit File</strong></p>
<p>Editing file juga dapat dilakukan melalui File Manager, sangat efektif apabila anda ingin melakukan perubahan kecil yang langsung dapat anda liat hasilnya di situs anda.</p>
<p>Ikuti langkah berikut untuk melakukan edit file;</p>
<ol>
<li>Navigasikan File Manager ke lokasi file yang ingin anda edit</li>
<li>Klik di nama file</li>
<li>Klik edit di menu yang berada di atas File Manager</li>
<li>Lakukan perubahan yang anda inginkan</li>
<li>Klik save changer apabila perubahan telah selesai anda lakukan</li>
</ol>
<p><strong>Extract / Compress File dan Folder</strong></p>
<p>Anda dapat melakukan extract terhadap file anda yang terkompresi dan terletak di server hosting anda. Tipe kompresi yang didukung oleh cPanel adalah <strong>Zip, Tar, GZipped tar, BZip2ed tar</strong>.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="alignnone size-full wp-image-120" title="file-manager-extract-compress" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2008/04/file-manager-extract-compress.jpg" alt="Extract File terkompresi" width="400" height="214" /></p>
<p>Klik pada nama file terkompresi yang ingin anda ekstrak dan klik Extract di bagian atas File Manager cPanel.</p>
<p>Anda juga dapat melakukan Kompresi terhadap file atau folder yang berada di server hosting anda, pilih file / folder yang ingin anda kompres dan Klik Link Compress yang terletak di bagian atas File Manager cPanel (Pilih terlebih dahulu jenis kompresi yang anda inginkan).</p>
<p style="text-align: center;"><img class="alignnone size-full wp-image-121" title="file-manager-compress" src="http://artikel.magnet-id.com/wp-content/uploads/2008/04/file-manager-compress.jpg" alt="Compress File atau Folder" width="400" height="214" /></p>
<p style="text-align: center;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://artikel.magnet-id.com/control-panel/cpanel-file-manager/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dapatkan Magnet Membantu Perpindahan Hosting?</title>
		<link>http://artikel.magnet-id.com/faq/shared-hosting/dapatkan-magnet-membantu-perpindahan-hosting/</link>
		<comments>http://artikel.magnet-id.com/faq/shared-hosting/dapatkan-magnet-membantu-perpindahan-hosting/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 07 Apr 2008 23:33:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Magnet Hosting</dc:creator>
				<category><![CDATA[Frequently Asked Question]]></category>
		<category><![CDATA[Shared Hosting]]></category>
		<category><![CDATA[cPanel]]></category>
		<category><![CDATA[Data]]></category>
		<category><![CDATA[Hosting]]></category>
		<category><![CDATA[Transfer]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://magnet-id.com/dukungan/?p=113</guid>
		<description><![CDATA[Magnet dapat membantu proses perpindahan hosting baik untuk pelanggan shared hosting maupun reseller hosting. Harap diingat bahwa perpindahan yang dapat kami bantu adalah perpindahan data (bukan perpindahan domain, kecuali anda memang berniat melakukan transfer domain ke Magnet).]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Magnet dapat membantu proses perpindahan hosting baik untuk pelanggan <em>shared hosting </em>maupun <em>reseller hosting</em>. Harap diingat bahwa perpindahan yang dapat kami bantu adalah perpindahan data (bukan perpindahan domain, kecuali anda memang berniat melakukan transfer domain ke Magnet). Selain itu, agar kami dapat melakukan restore penuh terhadap data anda, hosting lama anda juga harus menggunakan cPanel dan Magnet tidak bertanggungjawab apabila terjadi ketidakcocokan versi server, misalnya versi PHP atau MySQL yang anda gunakan di hosting lama.<span id="more-266"></span></p>
<p>Untuk meminta kami membantu anda melakukan perpindahan data dari account lama anda, silahkan ajukan permohonan melalui <a  title="Support Ticket Magnet" href="http://manage.magnet-id.com/supportticket.php" target="_blank"><em>support ticket</em></a>, dengan Judul Bantuan Transfer Hosting untuk Accont domainanda.com, di dalam tiket tersebut agar diisikan informasi;</p>
<ul>
<li>IP Server hosting anda sebelumnya (dapat anda ketahui dengan melakukan ping ke domain anda)</li>
<li>username dan password</li>
</ul>
<p>Tiket anda akan direply apabila Tim Support Magnet sudah mulai melakukan proses perpindahan, dan akan dikonfirmasi kembali melalui tiket tersebut apabila perpindahan telah selesai dilakukan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://artikel.magnet-id.com/faq/shared-hosting/dapatkan-magnet-membantu-perpindahan-hosting/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

